Pemkab Bagi Tali Asih kepada Mantan Kades dan Perangkat Desa PDF Cetak Surel
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Ditulis oleh Admin2   
Jumat, 03 Agustus 2012 02:59

(BANJARNEGARA) - Pemkab melalui Bagian Pemerintah Desa, Rabu (01/08), bertempat di Aula Lantai II Setda membagikan Tali Asih kepada Mantan Kepala Desa dan Perangkat Desa, serta kompensasi kepada Sekretaris Desa yang tidak memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS. Mereka terdiri dari 29 Kepala Desa, 5 Sekretaris Desa, 38 Kaur/Kadus, dan 6 Staf Urusan.

“Total besaran uang tali asih dan kompensasi sebesar Rp 206 juta” kata Kabag Pemdes Drs. Suroso di sela-sela kegiatan.

Pada pemberian kompensasi bagi Sekdes untuk tahun 2012 ini, lanjutnya, ada 5 Sekretaris Desa yang memenuhi syarat untuk diberikan kompensasi dengan besaran sesuai ketentuan yang berlaku. Masa kerja satu sampai dengan lima tahun, kata Suroso, diberikan kompensasi sebesar Rp 5 juta. Masa kerja lebih dari lima tahun dihitung sebesar Rp 1 juta tahunnya.

“Degan demikian kompensasi secara kumulatif bagi Sekdes paling tinggi besaranya adalah Rp 20 juta” katanya.

Sedangkan bagi Kades dan Perangkat Desa, kata Suroso, dilaksanakan sesuai dengan SK Bupati Banjarnegara Nomor 149/84 Tahun 2012 tentang Pemberian Tali Asih atau Uang Duka/Santunan bagi Kepala Desa dan perangkat desa di lingkungan Pemkab Banjarnegara.

“Besaran Tali Asih bagi Kades adalah Rp 2.5 juta dan bagi Kadus, Kaur, Pelaksana Teknis seperti Kayim dan Ulu-ulu adalah sebesar Rp 1,5 juta. Untuk staf urusan diberikan tali asih sebesar Rp 1 juta” katanya.

Sedangkan bagi Kades dan Perangkat Desa yang meninggal dunia dalam masa jabatannya diberikan uang duka/santunan sebesar Rp 3 juta bagi Kades, Rp 2 juta bagi Kadus, Kaur dan Pelaksana Teknis, serta Rp 1,5 juta bagi Staf Urusan.

Mewakili Bupati Assisten I Sekda bidang Pemerintahan Aziz Ahmad menyatakan bahwa pemberian tali asih merupakan salah satu wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan Perangkat Desa yang telah memasuki masa purna tugas.

“Pemberian tali asih dan kompensasi tersebut juga merupakan wujud terima kasih pemerintah terhadap Kades, Sekretaris Desa, dan Perangkat desa sebagai jajaran terdepan dalam menjalankan pemerintahan di tingkat desa masing-masing” katanya.

Di sisi lain, Aziz berharap adanya perbedaan besaran nominal agar tidak perlu dijadikan masalah. Hal ini tidak lepas karena memang sudah demikian aturanya. “Sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat, taat dan tunduk pada peraturan yang berlaku adalah merupakan sebuah kewajiban” katanya.

Sementara itu, Hadi Suripto, mantan Kadus V Desa Panawaren, Kecamatan Sigaluh, menyatakan ucapan terima kasih kepada Pemkab karena telah memberi tali asih. Menurutnya, uang ini seperti bonus bagi apa dirinya yang telah purna. Namun demikian, kata Kadus yang purna tugas pada tahun 2011 sejak jabatan Kadus dipegangnya di tahun 1985 ini berharap besaran uang tali asih untuk perangkat jumlahnya dinaikan lagi. “Kami bersyukur telah diberikan tali asih, namun kalau bisa besaran uangnya ditambah lagi. Biar gayeng gitu...” katanya (**--ebr)

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 03 Agustus 2012 03:07
 

Kuliner Khas Banjarnegara

leye soto  Kacang Jenang purwaceng dawet ayu
You are here