Mon09252017

Last updateFri, 22 Sep 2017 11am

News Featured

Rampag Bedug Awali Pergantian Tahun Baru Islam

Rampag Bedug Awali Pergantian Tahun Baru Islam

Banjarnegara~Detik-detik pergantian tahun baru Isl...

KPU Banjarnegara Launching Rumah Pintar Pemilu Gilar-Gilar

KPU Banjarnegara Launching Rumah Pintar Pemilu Gilar-Gilar

Banjarnegara~KPU Banjarnegara membuka Rumah Pintar...

Hibah Bansos Periode Juli - September 2017

Daftar Penerima Hibah Bansos Periode Bulan Juli s....

Angka Kemiskinan di Banjarnegara Menurun

Angka Kemiskinan di Banjarnegara Menurun

BANJARNEGARA- Meski masih tergolong tinggi, namun ...

Gerakan Pramuka Mempersiapkan Pemimpin Bangsa

Gerakan Pramuka Mempersiapkan Pemimpin Bangsa

Banjarnegara~Dengan semangat persatuan dan kesatua...

Video Banjarnegara

  • Pengumuman

  • Prestasi Siswa

  • Adipura

Berita

SETTING

PEMENANG LOMBA FOTO TINGKAT NASIONAL TAHUN 2017

5 DAYS AGO  |  Admin2
PEMENANG LOMBA FOTO TINGKAT NASIONAL TAHUN 2017

JUARA-1 : “Rayah Gunungan Cilik”  

Karya : Agung Pramudita (No. Peserta : 048)

 

PEMENANG LOMBA FOTO TINGKAT NASIONAL

Berdasarkan Berita Acara Penjurian Lo...

Read more

Bupati Buka Festival Jerami

27 DAYS AGO  |  psgbanjar
Bupati Buka Festival Jerami

BANJARNEGARA-Festival Jerami 2017 yang dihelat di jalan baru di Desa Pucang, Kecamatan Banjarnegara, berlangsung meriah. Warga berduyun-duyun mendatan...

Read more

Kiat Jitu Menjaga Perasaan

1 YEAR AGO  |  psghumas

Oleh : Triyatno, S.Pd, M.M
----------------------------------
Bagaimana seseorang dapat menjaga perasaan? Bagaimana menjaga perasaan dalam 
menghadapi se...

Read more

Bulletin DerapSerayu

SETTING

Hujan, Antara Berkah dan Musibah

1 YEAR AGO  |  psghumas

Hujan pertama selalu indah. Bau harum tanah ditingkah senyum sumringah setelah lama
berbulan-bulan merasakan musim kemarau yang penuh gerah. Alhamdulil...

Read more

“ U P A ” Lilis Ujianti

1 YEAR AGO  |  psghumas

Upa, sega seblindi sing kapiran ora melu bathir mlebu maring cangkem. Sega sing  semangsang nang klambi utawa nang meja. Sega sing ora mlebu maring ca...

Read more

Sawang Sinawang

1 YEAR AGO  |  psghumas

Jere pedagang, dadi pegawai si kepenak gajihe rutin saben wulan ora nggrengga rugi. Jere petani, pedagang si seneng olih duwit saben dina. Jere pegawa...

Read more

Public Relations Sebagai Bagian dari Ilmu Komunikasi

1 YEAR AGO  |  psghumas

Ilmu Komunikasi adalah ilmu yang mempelajari tentang tata cara berkomunikasi serta menggunakan berbagai alat komunikasi sebagai sarana komunikasi kepa...

Read more

Fortuna ke Semi Final Dandim Cup

1 YEAR AGO  |  psghumas

Bermain taktis dan kompak, Fortuna Rakit menaklukkan PS BK Kutawuluh 3-0, pada laga perempat final turnamen Dandim Cup IV di Stadion Merden, Purwonego...

Read more

Wacana/Opini

SETTING

Indonesia Power Promosikan Batik Ramah Lingkungan

1 YEAR AGO  |  psghumas

  Selama dua hari pelaksanaan Pesona Citra Batik Gumelem Banjarnegara 2015, PT. Indonesia Power UPB Mrica menampilkan batik alam hasil kerajinan kelomp...

Read more

Back You are here: Home Wacana/Opini Wacana Umum Indonesia Power Promosikan Batik Ramah Lingkungan

Indonesia Power Promosikan Batik Ramah Lingkungan

 Selama dua hari pelaksanaan Pesona Citra Batik Gumelem Banjarnegara 2015, PT. Indonesia Power UPB Mrica menampilkan batik alam hasil kerajinan kelompok binaannya Kelompok Usaha Bersama Batik “aGiri Alam” Gumelem Wetan. Upaya ini dimaksudkan sebagai ajang promosi bagi para pecinta batik bahwa pembuatan Batik Gumelem bisa dibuat dengan pewarna alami yang lebih ramah lingkungan. Demikian disampaikan Manager Keuangan dan Administrasi, Murjoko, (26/11) di sela-sela kegiatan

Batik alam ini merupakan pengembangan dari binaan pengrajin batik sebelumnya. Usianya belum lama sebab KUB Giri Alam ini baru bulan Juni berdiri sehingga belum banyak menghasilkan, masih belajar, dan juga masih banyak orang belum tahu. Karena itulah kami tempuh upaya promosi ini” katanya.

 Pembinaan pada para pengrajin batik Gumelem melalui Corporate Social Responbility (CSR) PT. Indonesia Power telah dimulai sejak tahun 2010. Baru pada tahun 2015 kami mulai mengembangkan pembuatan batik dengan bahan-bahan alam yang ramah lingkungan. Pilihan ini, sambungnya, sejalan dengan misi perusahaan yang menitikberatkan pada pengembangan konservasi alam.

 “Harapan kami trend batik alam ini makin banyak peminatnya sehingga membantu pengembangan batik ramah lingkungan. Sebab jika peminatnya besar tentu akan membantu secara ekonomi para pengrajinnya sehingga batik alam ini tetap hidup” katanya.

 Selain itu, lanjutnya, kami berharap dari 15 pengrajin yang saat ini kami bina masing-masing mampu mengembangkan dan menularkan keterampilannya kepada para tetangganya sehingga ilmunya menyebar kepada para pengrajin Batik Gumelem lainnya.

 Humas PT. Indonesia Power Rina menambahkan bahwa untuk ajang Pesona Citra Batik Gumelem Banjarnegara 2015 penampilan kain Batik Alam baru sebatas di sesi eksibisi. Alasannya karena pecinta Batik Gumelem belum banyak yang tahu keberadaan batik alam. Untuk eksibisinya, pihaknya bekerja sama dengan Inggil Production dari Banjarnegara yang menaungi para model profesional.

 “Harapan kami penampilan para peragawati ini mampu membuka mata para pencinta batik Gumelem untuk mulai menggunakan batik alam sebagai pilihan pakaian batiknya” imbuhnya.

 Ketua Kelompok Usaha Bersama Batik “Giri Alam” Desa Gumelem Wetan, Waridah mengatakan pada prinsipnya perbedaan batik alam dengan batik lainnya adalah pada penggunaan pewarna batik. Batik alam pewarnannya menggunakan bahan-bahan non kimiawi seperti warna coklat dari pohon Tingi dan pohon Mahoni, warna kuning dari pohon Tenger, warna hitam dari Pohon Jolawe, warna merah dari pohon Secang, dan warna biru dari daun Tom.

Sayangnya dari seluruh bahan yang ada di sekitar kita baru Mahoni. Bahan-bahan lain kita beli langsung dari Yogya” katanya.

 Di dalam hal proses pembatikannya, lanjutnya, secara umum sama saja dengan pembuatan batik lainnya. Sedikit perbedaan hanya pada lama pembuatannya.

 “Hal ini disebabkan pada proses pencoretan dan pencuciannya batik alam memakan waktu lebih lama. Dengan pewarna alam pencoretan memakan waktu dua hari dan pencucian tiga hari. Dua-tiga hari lebih lama dibanding dengan pewarna non alami” katanya.

 Untuk hasilnya, lanjutnya, corak batik alam penampilan warnanya lebih lembut dibanding batik non alami. Keuntungan dari pewarnaan menggunakan batik alam ini, lanjutnya, warna batik usianya lebih lama dan kainnya juga cenderung lebih awet dengan model pewarnaan alam ini.

 “Untuk harga jual batik alam memang terkesan relatif lebih mahal dibanding batik non alami. Namun harga ini terbayarkan dengan keawetan warna batik dan kainnya” katanya. (**—eko br)

 

 

 

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan