Wed11222017

Last updateTue, 21 Nov 2017 12pm

News Featured

Sebentar Lagi Banjarnegara Punya Pusat Kuliner

Sebentar Lagi Banjarnegara Punya Pusat Kuliner

 

BANJARNEGARA – Selain memiliki kuliner di eks ter...

Banjarnegara Mendapat Satu Paket Preservasi Jalan 42 M

Banjarnegara Mendapat Satu Paket Preservasi Jalan 42 M

Usulan Bupati Disetujui Kemen PU -  Banjarnegara Me...

Penyerahan Hasil Bulan Dana PMI 2017

Penyerahan Hasil Bulan Dana PMI 2017

Banjarnegara~Pelaksanaan Bulan Dana PMI 2017 yang ...

PERPANJANGAN PENDAFTARAN LOWONGAN CALON DIREKTUR TRMS 2017

PENGUMUMAN

Nomor : 810/ 05/pansel Direktur/2017

 Ten...

Video Banjarnegara

  • Pengumuman

  • Prestasi Siswa

  • Adipura

Berita

SETTING

Bupati Buka Festival Jerami

2 MONTHS AGO  |  psgbanjar
Bupati Buka Festival Jerami

BANJARNEGARA-Festival Jerami 2017 yang dihelat di jalan baru di Desa Pucang, Kecamatan Banjarnegara, berlangsung meriah. Warga berduyun-duyun mendatan...

Read more

Kiat Jitu Menjaga Perasaan

1 YEAR AGO  |  psghumas

Oleh : Triyatno, S.Pd, M.M
----------------------------------
Bagaimana seseorang dapat menjaga perasaan? Bagaimana menjaga perasaan dalam 
menghadapi se...

Read more

Bulletin DerapSerayu

SETTING

Hujan, Antara Berkah dan Musibah

1 YEAR AGO  |  psghumas

Hujan pertama selalu indah. Bau harum tanah ditingkah senyum sumringah setelah lama
berbulan-bulan merasakan musim kemarau yang penuh gerah. Alhamdulil...

Read more

“ U P A ” Lilis Ujianti

1 YEAR AGO  |  psghumas

Upa, sega seblindi sing kapiran ora melu bathir mlebu maring cangkem. Sega sing  semangsang nang klambi utawa nang meja. Sega sing ora mlebu maring ca...

Read more

Sawang Sinawang

1 YEAR AGO  |  psghumas

Jere pedagang, dadi pegawai si kepenak gajihe rutin saben wulan ora nggrengga rugi. Jere petani, pedagang si seneng olih duwit saben dina. Jere pegawa...

Read more

Public Relations Sebagai Bagian dari Ilmu Komunikasi

1 YEAR AGO  |  psghumas

Ilmu Komunikasi adalah ilmu yang mempelajari tentang tata cara berkomunikasi serta menggunakan berbagai alat komunikasi sebagai sarana komunikasi kepa...

Read more

Fortuna ke Semi Final Dandim Cup

1 YEAR AGO  |  psghumas

Bermain taktis dan kompak, Fortuna Rakit menaklukkan PS BK Kutawuluh 3-0, pada laga perempat final turnamen Dandim Cup IV di Stadion Merden, Purwonego...

Read more

Wacana/Opini

SETTING

Indonesia Power Promosikan Batik Ramah Lingkungan

1 YEAR AGO  |  psghumas

  Selama dua hari pelaksanaan Pesona Citra Batik Gumelem Banjarnegara 2015, PT. Indonesia Power UPB Mrica menampilkan batik alam hasil kerajinan kelomp...

Read more

Back You are here: Home Berita pemerintahan Inventarisasi Permasalahan Kemiskinan dari Rakor Pronangkis

Inventarisasi Permasalahan Kemiskinan dari Rakor Pronangkis

BANJARNEGARA – Di dalam upaya menginventarisis permasalahan program-program pronangkis di lapangan, Bidang Sosial Budaya pada Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) dalam satu pekan ini telah melaksanakan Rakor Pronangkis. Kegiatan yang dipusatkan di tiap eks Kawedanan telah terlaksana untuk tiga tempat yaitu eks Kawedanan Wanadadi, eks Kawedanan Klampok, dan Eks Kawedanan Banjarnegara. Peserta di setiap Rakor adalah 13 OPD yang membidangi pronangkis, Camat dan Kasi Kesra, UPT tingkat Kecamatan, Kades dan Tomas, TSK dan PKH. Demikian disampaikan oleh Kabid Sosbud, Sagiyo, Kamis (18/05) di Sasana Bhakti Praja.

Dari sejumlah kegiatan tersebut, sambungnya, terinventarisis sejumlah permasalahan yang disampaikan oleh peserta Rakor.

“Ada empat kelompok besar permasalahan yaitu kualitas beras rastra, berbagai persoalan pelaksanaan RTLH dan kelanjutan program ini ke depannya, perbedaan data kemiskinan yang ada di Basis Data Terpadu (BDT), dan usulan untuk memanfaatkan penggunaan zakat profesi tidak hanya dari PNS dan Guru namun diperluas dari IDI, Advokat, dan profesi lainya untuk pembangunan RTLH” katanya.

Intinya dari semua masukan tersebut, masyarakat mau menerima semua program bantuan tersebut, hanya saja ada sejumlah usulan perbaikan. Seperti halnya rastra, mereka setuju dan menyambut baik, namun kualitas beras untuk ditingkatkan. Mereka mempertanyakan mengapa permasalahan kualitas beras ini selalu mengiringi saat pembangian raskin. Bila alasannya karena stok lama, mereka minta beras lama jangan dibagi.

“Pendeknya. Bantuan Ok. Kualitas no. Ini yang harus dipikirkan” katanya.

Gagasan lain yang menarik lahir dari pembicaraan mengenai program RTLH. Peserta justru mengusulkan agar program ini tidak berhenti pada masalah fisik. Ada usulan justru berkait dengan pemberdayaan warga miskin tersebut. Karena kemiskinan itu komplek. Kalau rumahnya saja yang diperbaiki, urusan perut dan lainnya tidak diurus, maka warga miskin masih saja terjebak di tempat sama.

“Pemberdayaan ekonomi warga ini menjadi pemikiran kami. Diakui selama ini program hanya mengacu pada bantuan social. Sementara untuk pemberdayaan kurang tersentuh secara terkoordinir. Masing-masing OPD masih berkutat pada sektornya masing-masing hingga hasilnya kurang optimal” katanya.

Roadshow pronangkis, kata Sagiyo, masih menyisakan 3 tempat lainnya. Untuk wilayah atas distrik Karangkobar dibagi dua, yaitu Kecamatan Pandanarum digabung dengan kecamatan Kalibening, dan Kecamatan Karangkobar digabung dengan Kecamatan Wanayasa. Batur, Pejawaran, dan Pangentan dalam satu distrik eks Kawedanan Batur.

“Eks kawedanan Karangkobar dibagi dua untuk memudahkan koordinasi. Sehingga menjadi 6 tempat” katanya.

Salah seorang peserta, Mahud, dari Banjarmangu mengkritik penyelenggaraan program pronangkis ini. Hal ini, kata Dia, disebabkan pemahaman pengentasan kemiskinan tidak dilakukan secara komprehensif sehingga terkesan penanganannya parsial. RTLH bukan satu-satunya permasalahan kemiskinan. Ada masalah lain yang terkait seperti masalah pendidikan, pangan, dan pemberdayaan warga miskin.

“Setelah bantuan tersebut, bagaimana kelanjutan kelanjutannya kehidupan warga miskin. Tidak cukup hanya diberikan rumah dan beras tanpa membantu mereka untuk lebih berdaya secara ekonomi. Harapan kami ada program nyata untuk membantu mereka agar berdaya secara ekonomi” katanya. (**--eko br)

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan