Mon09252017

Last updateFri, 22 Sep 2017 11am

Back You are here: Home Berita Olah Raga Nisfi, Raih Prestasi Sejak Dini

Nisfi, Raih Prestasi Sejak Dini

(BANJARNEGARA)~Usia muda tidak menjadi hambatan untuk dapat meraih banyak prestasi. Gadis cilik dengan nama lengkap Alifa Nisfi Romadhoni (10 th), siswi kelas empat dari SD N 4 Krandegan Banjarnegara, membuktikan hal tersebut dengan menggaet banyak mendali serta piagam kejuaraan beladiri Wushu dan Silat dari tingkat kabupaten hingga tingkat nasional.

Gadis kelahiran 11 Oktober 2006  yang akrab dipanggil Nisfi  ini tertarik dengan beladiri sejak usia 7 tahun saat masih duduk dibangku kelas 1 SD. Berawal dari kesukaannya dengan film besutan the DreamWorks Animation, Kungfu Panda yang bercerita tentang seekor panda jenaka yang tegila-gila dengan kungfu, membuat Nisfi  mulai berkeinginan untuk  belajar beladiri.
“Waktu itu sehabis nonton film kungfu panda jadi ingin bisa jurus-jurus si Po Panda yang lucu tapi pintar dan selalu menang melawan musuh-musuhnya”, katanya
Bagai gayung bersambut, orang tua Nisfi mendukung keinginan anaknya untuk belajar ilmu bela diri. Tidak tanggung-tanggung untuk belajar Nisfi berguru kepada beberapa ahli beladiri yang sudah berpengalaman. Menurut ayahnya, banyak guru banyak ilmu,  Untuk pelatih wushu, sebut saja Master Odi Purwanto pelatih Wushu Taolu asal Wonosobo yang juga melatih Menpora Imam Nahrowi. Suhu Chandra Tedy pelatih wushu sanda yang juga atlet Tinju dan Wushu sanda. Untuk pencak silat, Nisfi berguru pada juara dunia pencak silat empat kali dari Banjarnegara yaitu Luthfan Budi Santoso.
Bakat, kemauan kuat dibarengi dengan kerja keras berlatih beladiri membuahkan hasil yang manis. Mengikuti kompetisi beladiri pertama kali 14 Maret 2016 dan meraih mendali perak juara 2 di Kejuaraan Pencak Silat UNS Open 2016 di Sukoharjo menjadi prestasi pertama yang diraihnya.
Prestasi Nisfi  terus berlanjut dengan menjuarai beberapa tournament seperti, meraih juara 2 Kejuaraan Nasional Asosiasi Kungfu Indonesia di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Kejurda Tapak Suci Kelas Bebas Perseorangan Kategori SD. Kemudian Mendapat juara 2 di aliran traditional utara dan juara harapan tiga di aliran tradisional selatan saat Kejurprov Wushu Jateng DIY 2016.
Pada 17 Desember merupakan hari  yang tak terlupakan bagi Nisfi . Untuk pertama kalinya dia berhasil menyabet mendali emas (senjata pendek)  dan mendali perunggu (tangan kosong) sekaligus di Open Wushu Black Dragon di Jakarta yang merupakan kompetisi wushu tingkat nasional.
“Sempat grogi sesaat sebelum pertandingan dimulai. Tapi sama pelatih diberi semangat dan disuruh coba naik podium juara dulu biar merasakan rasanya jadi juara. Padahal belum jadi juara sudah naik podium hahahaha. Alhamdulillah, akhirnya setelah pengumuman bisa naik podium juara betulan,  rasanya seneng banget”, kata Nisfi
Anak pertama dari pasangan A.R Maulana staff BKD Banjarnegara dan Maryati perwat di RSUD ini tidak lupa tugasnya sebagai anak sekolah. Padatnya jadwal berlatih dan kompetisi tidak membuat nilai mata pelajarannya jelek. Di sekolah Nisfi  memiliki nilai rata-rata yang tinggi.
“Kadang untuk mengejar pelajaran yang tertinggal, orang tuaku memanggil guru privat ke rumah. Disamping itu aku juga masih aktif les bahasa inggris. Jadi beladiri tidak mengganggu kewajibanku, aku masih bisa belajar dan dapat nilai bagus di sekolah,” tuturnya.
Gadis kecil yang bercita-cita menjadi polwan ini mengungkapkan keinginannya untuk bertanding ke tingkat internasioanal.
“ingin sekali ikut bertanding di kejuaraan internasional agar bisa mengharumkan nama  Indonesia dan Banjarnegara. InsyaaAllah sebentar lagi hal itu akan terwujud”, pungkasnya. (amar)

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan