Wed12132017

Last updateTue, 12 Dec 2017 9am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Pendidikan Peminat SMK Meningkat

Peminat SMK Meningkat

Anggoro, Tahun 2018 Diusulkan Pendirian Tiga SMK
BANJARNEGARA - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banjarnegara saat ini semakin diminati siswa apalagi dengan adanya pendidikan vokasi yang ditandai melalui kerjasama antara SMK dengan industri.

Namun sayangnya, perkembangan ini tidak diiringi dengan peningkatan daya tampung gedung sekolah untuk menerima siswa baru, sehingga banyak siswa yang melanjukan pendidikan SMKnya di kabupaten tetangga. Sebagian bahkan ada yang tidak melanjutkan. Sehingga masih banyak masyarakat yang menamatkan pendidikan hanya sebatas SMP saja.

“Saat ini jumlah SMK di Banjarnegara ada 26, yang tersebar di penjuru wilayah Banjarnegara, namun jumlah tersebut masih kurang sehingga diharapkan tahun 2018 ada penambahan jumlah SMK,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah raga Banjarnegara Noor Tamami.

Penambahan jumlah gedung SMK juga diharapkan mempermudah siswa yang berminat melanjutkan ke SMK, sehingga mereka tidak harus melanjutkan ke Kabupaten tetangga, karena kuota dan jarak sekolah yang jauh dari tempat tinggal.

Banyak siswa lulusan SMP yang melanjutkan sekolah diluar Banjarnegara, terutama yang lokasinya berbatasan dengan kabupaten tetangga.

“Mereka lebih memilih ke Banyumas, Wonosobo, Purbalingga atau bahkan Kebumen yang lokasinya berdekatan dengan lokasi tempat tinggalnya,” lanjut Noor Tamami.

Selain penambahan sekolah SMK, Dia juga berharap ada pengembangan ruang bagi SMK, hal tersebut untuk mengantisipasi penambahan jumlah siswa peminat SMK di tahun-tahun mendatang. “

Sementara Penjabat Bupati Banjarnegara Prijo Anggoro mengatakan, dunia pendidikan khususnya SMK di Banjarnegara harus terus maju. Selain pendirian sekolah dan gedung sekolah baru, Anggoro juga meminta agar SMK  bisa menjalin kerjasama dengan perusahaan industri.

“Kerja sama dengan dunia industri harus inten dilakukan untuk meningkatkan proses pendidikan dan latihan untuk menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan berkualitas sesuai dengan tuntutan dunia industri,” lanjutnya.

Anggoro menambahkan, kerja sama antara sekolah dengan perusahaan juga akan memberi dampak positif bagi sekolah maupun perusahaan, karena dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

Anggoro menambahkan, dalam Musrenbangwil Banyumas belum lama ini Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tahun 2018 mengusulkan melalui bantuan keuangan Propinsi agar bisa membangun dua SMK di Kecamatan Susukan Dan Pagentan serta pengembangan gedung SMK di Kecamatan Pandanarum.

Usulan ini merupakan tuntutan, mengingat jumlah peminat SMK di Banjarnegara semakin meningkat. Usulan Pemkab membangun tiga SMK tersebut rencananya akan dilaksanakan dan diharapkan bisa direalisasikan pada 2018.

“Pemkab telah menyiapkan lahan, dan Pemkab mengusulkan melalui bankeu propinsi untuk bangunan fisik bangunan, ” kata Anggoro

Untuk pengembangan SMK Pandanarum masih membutuhkan tambahan lahan seluas 6.300 m2 untuk melengkapi lahan yang sudah ada yaitu seluas 8.700 m2, sehingga total luas sekolah rencananya seluas 15.000 m2.

Sementara untuk SMK Susukan masih membutuhkan 15.000 m2, lahan yang tersedia baru 5.300 m2, sehingga masih butuh lahan seluas lahan 9.700 m2 untuk pengembangannya. Sedangkan untuk SKM Pagentan membutuhkan lahan 16.000 m2. (**anhar)

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan