Sun09242017

Last updateFri, 22 Sep 2017 11am

Back You are here: Home Berita Pendidikan Anggoro, Pekerja Usia Sekolah Harus Dikembalikan Ke Bangku Pendidikan

Anggoro, Pekerja Usia Sekolah Harus Dikembalikan Ke Bangku Pendidikan

BANJARNEGARA-Penjabat Bupati Banjarnegara Prijo Anggoro meminta agar anak usia sekolah yang menjadi pekerja diberikan kesempatan untuk kembali melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga bisa setara dengan anak lainnya yang secara wajar dan mengikuti pendidikan secara normal.

Menurutnya pemerintah harus memikirkan seluruh anak usia sekolah, termasuk putus sekolah. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menerima anak-anak putus sekolah yang mengikuti mengikuti jalan sehat dalam rangka peringatan hari buruh Internasional tahun 2017 di komplek stadion Soemitro Kolopaking kemarin

"Tugas kita bukan saja memikirkan anak-anak yang sudah berada dalam sekolah, tapi memikirkan semua anak usia sekolah," ujar Anggoro

Anggoro juga memerintahkan kepada Dinas terkait untuk memastikan akses pendidikan ada pada semua anak usia sekolah. Hal ini agar anak yang putus sekolah dapat melanjutkan pendidikannya di sekolah sesuai jenjangnya.

“Bukan saja kita memikirkan hanya yang sudah bersekolah, namun anak-anak yang putus sekolah yang kini bekerja memerlukan solusi, salah satu solusinya adalah melalui program kejar paket," lanjut Anggoro

Anggoro menyadari anak yang telah putus sekolah biasanya sulit kembali melanjutkan pendidikan di sekolah. Apalagi jika sudah pernah bekerja dan sudah bisa mendapatkan uang.

"Bagi mereka yang sudah pernah berada di lapangan pasti tahu persis anak yang sudah putus sekolah, apalagi jenjangnya SMP ke atas menarik kembali ke sekolah itu adalah pekerjaan yang tidak sederhana. Apalagi kalau sudah putus sekolah lebih dari 1 tahun, biasanya sulit sekali," tambahnya.

Lebih lanjut Anggoro berharap agar ada solusi  kepada mereka yang kenyataannya sudah tidak bisa kembali ke sekolah. Dengan melakukan kejar paket, atau dengan melakukan kursus-kursus.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Banjarnegara Suyatno mengatakan, Sekitar 60 anak putus sekolah yang berada di luar Banjarnegara, sengaja dihadirkan pada acara jalan sehat dalam rangka hari buruh.

“Mereka sekarang dalam bimbingan konseling di Balai Latihan kerja di Klampok, tujuannya adalah agar anak tersebut kembali mau bersekolah karena mereka masih dalam usia sekolah,” kata Suyatno.

Suyatno menjelaskan, anak-anak putus sekolah tersebut sebelumnya bekerja serabutan di luar Banjarnegara, dan setelah melalui pendataan mereka dibawa kembali pulang karena masih dibawah umur dan masih dalam usia sekolah.

“Kami tampung dan kami berikan daya tarik agar mereka mau kembali ke bangku sekolah, karena salah satu tujuan kami tidak lain adalah untuk memotivasi bagi anak di bawah umur yang bekerja. Sesuai dengan aturan mereka harus kembali ke bangku sekolah,” lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan olahraga Noor Tamami menambahkan, pihaknya akan memfasilitasi kepada anak putus sekolah agar bisa kembali kesekolah, melalui program paket A,B dan C sesuai dengan usia dan masa putus sekolah anak.

“Kami akan memberikan pendampingan penuh, terutama kepada mereka yang mengikuti program paket A dan B, sementara untuk program Paket C sebagian biaya akan kami fasilitasi,” katanya. (**anhar)

 

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan