Sun07232017

Last updateFri, 21 Jul 2017 8am

Back You are here: Home Berita Sosial Budaya

umum

Dekopinda Beri Bantuan Bedah Rumah RTLH

Banjarnegara~Satu rumah milik Rali Hidayat (47) warga desa Gembongan kecamatan Sigaluh dipugar untuk diperbaiki karena keadaannya tidak layak huni. Bantuan diberikan oleh Dekopinda Banjarnegara bersama STIE Semarang, Rabu (19/7). Pemugaran dilakukan oleh satgas PGRI yang bergotong royong untuk menyelesaikan perbaikan rumah tersebut.

Read more: Dekopinda Beri Bantuan Bedah Rumah RTLH

Pemerintah Banjarnegara Siapkan Relawan Tangguh Bencana

Banjarnegara~Dalam upaya peningkatan kapasitas relawan dalam penanggulangan bencana, maka pemerintah Banjarnegara melalui BPBD Kabupaten Banjarnegara melaksanakan berbagai macam kegiatan yang salah satunya adalah Gladi Manajemen Penanggulangan Bencana 2017. Kegiatan dilaksanakan di The Pikas Adventure desa Kutayasa Kecamatan Madukara, Rabu (19/7).

Read more: Pemerintah Banjarnegara Siapkan Relawan Tangguh Bencana

Bupati, Hibah Alat Pertanian Dari Korea Jangan Sampai Mangkrak

BANJARNEGARA- Dinas Pertanian Dan Perikanan Banjarnegara diminta untuk mengoptimalkan alat pertanian hibah dari Pemerintah Korea Selatan. Beberapa alat tersebut saat ini masih tersimpan di Gudang Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Purwanegara. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono saat meninjau peralatan tersebut di komplek BPP Purwanegara kemarin.

Read more: Bupati, Hibah Alat Pertanian Dari Korea Jangan Sampai Mangkrak

Bayi Yang Dibuang Itu Diberi Nama Arjuna

Jadi Salah Satu Penghuni Rumah Dinas Bupati
BANJARNEGARA-Bayi yang ditemukan dipinggir jalan di Desa Karangkobar diberi nama Muhammad Arjuna Arrasya dan kini resmi menjadi salah satu keluarga besar Budhi Sarwono.

Read more: Bayi Yang Dibuang Itu Diberi Nama Arjuna

Kelompok Tani Kembali Dapat Bantuan Alat Pertanian

BANJARNEGARA- Untuk meningkatkan produksi pertanian , pemerintah kembali memberikan bantunan alat produksi pertanian (Alsintan) kepada 34 kelompok tani di Banjarnegara. Bantuan diberikan secara simbolis oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono kepada  kelompok tani di Balai Penyuluh Pertanian Purwonegoro, Selasa (18/7). Bantuan alat pertanian tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan program kemandirian pangan di Banjarnegara.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengungkapkan, produksi pertanian khususnya tanaman pangan terus digenjot. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah yakni dengan mendorong mekanisasi pertanian. ''Penggunaan mesin panen dalam pertanian ini akan meningkatkan produktivitas petani,’’jelasnya.

Menurutnya, Kabupaten Banjarnegara sebagai salah satu sentra pertanian dituntut untuk meningkatkan produksi pertanian. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan di daerah sendiri, juga diharapkan bisa menyuplai kebutuhan pangan daerah lain.

Pada kesempatan tersebut Bupati Budhi juga meminta agar penerima bantuan agar menggunakan alat tersebut sesuai kebutuhan dan fungsinya. Misalnya power tresher Multiguna yang dirancang untuk merontokan hasil panen, baik padi maupun jagung serta hasil pertanian hortikultura lainnya.

Selain itu, Bupati juga harus bisa merawat peralatan tersebut sehingga bisa dimanfaatkan oleh petani lain. ''Gunakan alat secara proporsional dan bergilir sehingga bermanfaat dan bisa awet,’’tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Banjarnegara Singgih Haryono menambahkan, Bantuan yang diberikan petani berupa alat pemipil Jagung, serta alat perontok padi dan jagung.

“Tiga jenis alat pertanian yang dibagikan berupa power tresher (Mesin perontok) Multiguna, Corn Sheller (alat pemipil Jagung ) serta Power Thersher Padi, Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani dan menyesuaikan produksi utama pertanian yang dihasilkan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Banjarnegara Singgih Haryono.

Kelompok tani yang mendapat bantuan berasal dari Kecamatan Susukan, Banjarmangu, Pagentan, Wanadadi, Purwanegoro, Mandiraja, Pejawaran, Sigaluh, Banjarnegara dan Kalibening. Sedangkan bantuan yang diberikan berupa 7 unit mesin perontok serbagunai, 4 Alat Pemipil Jagung serta 23 alat perontok Padi.

Singgih menambahkan, bantuan alat dan mesin pertanian ini merupakan dukungan pemerintah kepada petani untuk meningkatkan produksi tanaman pangan.

“Dengan bertambahnya ketersediaan mesin pertanian di tingkat petani, maka diharapkan akan menunjang produktivitas petani,” pungkasnya. (**anhar)

Bupati Canangkan Dusun Wanarasa Sebagai Kampung KB

BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Senin (17/7) mencanangkan kampung keluarga berencana (KB) di dusun wanarasa, Desa Kebutuh Dhuwur , Kecamatan Pagedongan. Pencanangan ini merupakan yang ke-20 di seluruh Kabupaten Banjarnegara. Melalui pencanangan tersebut bupati berharap program KB pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas keluarga di Kabupaten Banjarnegara, khususya di Dusun Wanarasa, Desa Kebutuh Dhuwur.

“Dengan dicanangkannya dusun wanarasa sebagai kampung KB, maka saya berharap segala sesuatu terkait dengan pernikahan, kehamilan dan KB oleh warga makin terencana,” kata Budhi.

Bupati Budhi juga berharap program KB tidak hanya sekedar dengan mempunyai dua anak saja tetapi peningkatan kualitas hidup mulai dari kesehatan, pendidikan dan bahkan kesejahteraan keluarga.

“Saya minta dinas terkait untuk memantau pelaksanaan kampung KB tersebut. Setiap semester beberapa parameter keberhasilan kampung KB akan dipantau dan dievaluasi,”lanjutnya.

Lebih jauh Budhi mengatakan, pihaknya akan menjadikan kampung KB sebagai miniatur pelaksanaan program KB dan pembangunan keluarga sejahtera di wilayah setingkat kelurahan, dusun, RW atau yang setara dengan syarat dan kriteria tertentu.

“Kampung KB sendiri diutamakan bagi daerah miskin, padat penduduk, wilayah pesisir, terpencil atau perbatasan dengan akses pelayanan kesehatan yang minim,” lanjutnya.

Kepala Badan KBPP Banjarnegara,Puji Astuti, mengatakan, pencanangan kampung KB tersebut diharapkan makin memotivasi warga dan pemerintah desa untuk menyukseskan program KB.  Kepesertaan KB di Desa Kebutuh Dhuwur juga  diharapkan makin tinggi.

“Melalui pencanangan kampung KB ini diharapkan ada peningkatan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait agar terwujud keluarga kecil yang berkualitas,”katanya.

Puji menambahkan, di pada tahun 2016 laju pertumbuhan penduduk 0,35, KK miskin 18,37, rata-rata lama sekolah  6,17. Perempuan menikah di bawah usia 20 tahun 26,51 persen dan ibu hamil berusia di bawah 20 tahun sebanyak 15 persen. Sedangkan angka kematian Ibu (AKI) tercatat 120.3 dan angka kematian Bayi (AKB) sebanyak 13,17 per seribu kelahiran.

“Kampung KB merupakan program inovasi yang strategis yang diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan laju pertumbuhan penduduk sekaligus pengurangan AKI dan AKB,” lanjutnya.

Kampung KB juga harus melibatkan seluruh sektor terkait dan memiliki daya ungkit, sehingga manfaatnya dapat diterima secara langsung oleh masyarakat. (**anhar)

IKAPTK Diminta Dukung Program Bupati

BANJARNEGARA- Alumni dari pendidikan tinggi kedinasan pemerintahan dalam negeri yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) diminta untuk mendukung penuh program-program pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Budhi Sarwono dan Syamsudin

Hal itu ditegaskan Bupati Budhi Sarwono saat menghadiri acara halal bi halal Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) di Saung Mansur kemarin.

Terlebih, kata Bupati, kiprah mereka sudah terbukti dalam roda pemerintahan daerah di Banjarnegara. Bupati menilai, para lulusan yang tergabung dalam IKAPTK sangat menonjol. 

"Hampir semua lulusannya menonjol. Mari mendukung program pemerintah, dengan kekuasaan yang kita punya gunakanlah untuk kesejahteraan masyarakat," tegas Budhi saat menyampaikan sambutan arahannya pada acara halal bi halal Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) di Saung Mansur kemarin.

Bupati Budhi juga tidak segan menegaskan kepada Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan yang masih aktif bekerja ntuk memberikan loyalitas dan dedikasinya untuk mendukung program pemkab. Banjarnegara. “Jika tidak siap lebih baik mundur, masih banyak yang antri menunggu untuk bekerja,” tegasnya.

Ketua IKAPTK Kabupaten Banjarnegara, Indarto, menegaskan para alumni yang tergabung dalam IKAPTK siap mendukung sepenuhnya program-program yang dicanangkan oleh bupati.

"Kita dukung sesuai dengan OPD-nya masing masing. Kami siap mendukung program-program bupati," ungkapnya.

Indarto menjelaskan, IKAPTK merupakan wadah organisasi non kedinasan. Anggotanya merupakan alumni dari pendidikan tinggi kedinasan pemerintahan dalam negeri. Mulai dari KDC, Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP).

Anggota IKAPTK di Kabupaten Banjarnegara sebanyak 92 orang yang masih aktif, yang purnatugas 30 orang. Sedangkan yang masih aktif sebagai PNS sebanyak 62 orang.

Ketua Panitia Silaturahmi dan halal bi halal, Imam Kusharto , mengatakan kegiatan silaturahmi tersebut merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun di bulan Syawal. "Dengan tujuan untuk menyambung silaturahmi juga untuk memperkuat jiwa korp diantara para anggota IKAPTK," kata nya.

Indarto mengungkapkan, pada silaturahmi kemarin mengangkat tema "Bersama Purna Praja Mengabdi Untuk Negeri". Tema ini diangkat, dengan harapan agar para alumni kepamongprajaan yang masih akitif bekerja di Pemkab Banjarnegara siap mengabdi untuk Negara khususnya mengabdi di Kabupaten Banjarnegara .

Dengan selalu meningkatkan kinerja dengan cara selalu meningkatkan prestasi, berkomitmen yang tinggi terhadap pekerjaan. Selain itu, loyalitas terhadap pimpinan dan tidak tida ada cela atau kekurangan dalam bersikap dan bertingkah laku.

"Apalagi program bupati yang tercantum dalam draf RPJMD 2016-2021 cukup banyak. Dimana terdapat 124 indikator kinerja utama," Pungkasnya.(**anhar)

Bupati, BUMD Berikan Keuntungan

 

BANJARNEGARA- Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meminta agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mampu memberikan keuntungan atau kontribusi bagi pemerintah daerah. Untuk itu Bupati budhi meminta agar BUMD bisa berinovasi untuk memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah.

Read more: Bupati, BUMD Berikan Keuntungan

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan