Thu12142017

Last updateThu, 14 Dec 2017 2pm

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Sosial Budaya Sosialisasi Imunisasi Campak Rubella

Sosialisasi Imunisasi Campak Rubella

BANJARNEGARA – Campak dan Rubela menjadi satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan efektif. Campak merupakan penyakit yang mudah menular dan dapat menyebabkan kematian apabila disertai komplikasi. Penyakit ini berpotensi menjadi wabah apabila cakupan imunisasi rendah dan kekebalan imunitas tidak terbentuk. Sedangkan Rubela merupakan penyakit akut dan ringan yang sering menginfeksi anak serta dewasa muda. Apabila menyerang ibu hamil, rubella dapat menyebabkan keguguran dan kematian janin. Kepala DKK, Dr. Ahmad Setiawan, Selasa (17/05) di hadapan peserta Sosialisasi kampanye Imunisasi Campak dan Rubela di Sasana Bhakti Praja Setda

Dari semua Negara di dunia, kata Ahmad, ada 10 negara dengan kasus campak terbesar di dunia. Ke sepuluh Negara tersebut adalah India, Cina, Rebuplik Kongo, Mongolia, Ethiopia, Negeria, Mesir, Somalia, Indonesia, dan Philipina. Berkait dengan kondisi ini, Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella pada tahun 2020. Diantara upaya itu adalah penguatan imunisasi rutin untuk mencapai cakupan imunisasi campak ≥ 95% merata di semua tingkatan.
“Salah satu strateginya adalah dengan memberikan imunisasi ganda yang berisikan vaksin campak dan rubella melalui imunisasi rutin dan tambahan dengan cakupan yang tinggi dan merata” katanya.
Berkait dengan hal tersebut, kata Ahmad, Pemkab akan menyelenggarakan program imunisasi campak dan rubella (MR) karena itu dilakukan sosialisasi. Program ini merupakan program nasional yang akan dilaksanakan serentak di bulan Agustus – September 2017 untuk sasaran seluruh Pulau Jawa. Tahun 2018 untuk sasaran di luar pula Jawa. Sedangkan, sasaran imunisasi MR adalah semua anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun.
“Untuk kabupaten Banjarnegara, program ini akan menyasar 191.786 target kampanye imunisasi MR yang tersebar di seluruh wilayah” katanya.
Sebagai tindak lanjut program imunisasi tersebut, akan dilakukan introduksi vaksin MR ke dalam program imunisasi rutin pada bulan Oktober 2017.
“Setelah pelaksananaan kampanye imunisasi MR pada bulan Agustus-September, maka selanjutnya adalah menggantikan vaksin campak dengan vaksin MR ke dalam jadual imunisasi rutin” katanya.
Kasie Surveilans dan Imunisasi pada DKK Banjarnegara, Agus, menambahkan kegiatan sosialisasi dihadiri 80 peserta terdiri dari 20 lintas sektoral, camat 20 orang, kepala puskesmas 35 orang, dan dinas kesehatan 5 orang. Tujuan sosialisasi adalah agar peserta mampu memahami dan menjelaskan rencana pelaksanaan pogram Kampanye Campak Rubella (MR).
“Program ini melibatkan banyak sektoral. Dengan sosialisasi ini harapannya semua pihak terkait memahami capaian kinerja yang ingin diraih dari program imunisasi MR, kebijakannya, dan peran masing-masing sector, sehingga program dapat terlaksana dengan optimal” katanya.
Staf Ahli Bupati Drs. Bambang Siswanto, mengatakan apabila suatu program yang diterapkan di tengah masyarakat ingin berhasil dan mencapai target maksimal maka pengelolanya harus memperhatikan berbagai aspek yang melingkarinya, diantaranya aspek social, aspek kultural, demografi, aspek hukum, dan aspek sosio-ekonomi. Apalagi kegiatan ini melibatkan berbagai sector, karena itu ego sektoral juga harus dihilangkan agar kerjasama dapat berjalan dengan baik.
“Mulailah dengan mengurai cara pandang sektoral. Hal ini penting agar didapatkan cara pandang komprhensif dalam melihat masalah. Contohnya permasalahan tingginya AKI dan AKB. Masalahnya tentu tidak an sich ada bayi ataupun Ibu meninggal karena tidak cukup pertolongan dari paramedis. Ada baiknya untuk menguarai masalah dimulai dari sector hulu. Mengapat banyak angka pernikahan dini. Sebab kematian ibu dan bayi juga dikarenakan kelahiran muda. Intinya, karena setiap masalah tidak berdiri sendiri” katanya. (**--eko br)

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan