Tue11202018

Last updateMon, 19 Nov 2018 8am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Sosial Budaya Gelar Inovasi Desa Pamerkan Aneka Potensi

Gelar Inovasi Desa Pamerkan Aneka Potensi

BANJARNEGARA - Program Inovasi Desa (PID) merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui pemanfaatan potensi desa. Sebagai upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan memberikan rujukan inovasi desa. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Banjarnegara menggelar Bursa Inovasi Desa (BID) yang digelar di hall Surya Yudha Banjarnegara, Rab(7/11/2018).

Menurut panitia kegiatan, Prasetyo, BID ini diikuti oleh seluruh desa di Banjarnegara, bertujuan sebagai sarana komunikasi, kordinasi dan interaksi peserta dalam berinovasi di desa.

“Jadi masing-masing peserta bisa sharing pengetahuan dan inovasi di desanya, sehingga inovasi itu terus bertambah," katanya.

Senada dengannya, Kepala Dispermades Banjarnegara, Agus Kusuma menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa. "Tujuannya agar ada kerjasama untuk meningkatkan kualitas pemanfaatan dana desa. Memberikan referensi pembangunan di desanya,” terangnya, "Tiap desa sudah memiliki dana cukup, tinggal kemauan saja jika ingin lebih maju dan berkembang."

Sementara itu Bbupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyambut gembira Bursa Inovasi Desa ini. Menurutnya, melalui kegiatan ini akan memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif. kepala desa akan punya pandangan strategis untuk menyusun penggunaan Dana Desa sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Semua desa memiliki potensi. Tinggal bagaimana Desa bisa mengelolanya dengan baik,” ujar Budhi Sarwono. 

Menurut bupati, melalui peningkatan produktivitas pedesaan dengan fokus pada bidang tertentu dapat membantu ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur desa.

"Fokuslah pada bidang yang potensial, garaplah dan tekuni dengan baik agar hasilnya maksimal," pesan bupati.

Bupati menambahkan bahwa tiap desa punya kesempatan untuk berinovasi melalui proses capturing dan replikasi. "Kata kuncinya tiga : Infrastruktur, Kewirausahaan dan Ekonomi Lokal. Jadi ini pas sekali dengan Visi Banjarnegara."

Sementara itu salah satu peserta dari Stand Kecamatan Pandanarum, Ira mengaku sangat senang mengikuti bursa ini. Menurutnya, dengan adanya BID desa akan terbuka untuk berinovasi mengelola segala potensi yang ada untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Dengan bursa ini Warga mampu mengenali dan mampu memanfaatkan tekonologi canggih atau cara cara baru untuk mengatasi masalah perekonomian dengan menggunakan teknologi yang ada di sekitar secara mandiri,” ungkap Ira saat diajak berdialog dengan Bupati Budhi Sarwono beserta rombongan di stand Pandanarum, yang antara lain memamerkan Penggemukan Sapi dan Budi Daya Rumput Odot.

Pada bursa itu dihadiri antara lain Perwakilan dari Kemendesa, Dispermades Dukcapil Jateng, Sekda, Kepala OPD, Camat dan kepala desa. Juga tenaga ahli desa, pendamping desa, pendamping lokal serta kalangan kampus dan akademisi, diisi oleh stand-stand kreatif dari perwakilan kecamatan dan distrik se-Kabupaten Banjarnegara. (muji pras).

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan