Thu01172019

Last updateThu, 17 Jan 2019 8am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Sosial Budaya Pembangunan Jalan Asinan Libatkan Ahli Geologi

Pembangunan Jalan Asinan Libatkan Ahli Geologi

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meninjau ruas jalan yang terdampak bencana longsor dan tanah bergerak, Senin (7/12/2019). Beberapa jalan yang ditinjau antara lain ruas Punthuk Bayi di Desa Asinan dan Kalibombong Kecamatan Kalibening yang putus karena longsor, dan ruas jalan Getas Jambean, Kecamatan Pandanarum yang ambles karena pergerakan tanah. Bupati didampingi Kepala DPUPR Tatag Rochyadi, Kepala Baperlitbang Mulyanto dan Stah Ahli Bupati, Aris Sudaryanto, Camat Kalibening dan Kades Asinan, Enin.

Menurut Budhi Sarwono, jalan di Asinan tersebut merupakan jalur yang sangat strategis karena menghubungkan Kecamatan Kalibening, Banjarmangu dan Pandanarum. Jalan itu juga menjadi jalur alternatif yang terhubung ke kabupaten Pekalongan melalui Kalibening.

“Dengan putusnya jalan Asinan, otomatis mobilitas terganggu dan berdampak buruk juga bagi ekonomi warga,” kata bupati

Menurutya, Pemerintah kabupaten beberapa kali berusaha memperbaiki jalan yang rusak tersebut, namun kondisi tanah yang labil selalu jadi kendala.

“Penanganannya tidak bisa asal-asalan. Untuk jalan Asinan ii kami berkordinasi dengan tenaga ahli dari Undip Semarang untuk kajian geologi terhadap struktur tanah yang akan dibangun jalan, “terangnya,” kerusakan jalan di Asinan sebabkan karena pergerakan tanah. Jadi tanah penyangga jalan itu labil atau rawan longsor. Maka tidak bisa asal bangun. Karena kalau dibangun pasti longsor lagi karena kontur tanahnya memang labil.”

Demikian juga untuk jalur Jambean, Getas di Pandanarum. Jalur ini membelah hutan pinus yang hijau subur di kanan kiri jalan. Plang peringatan rawan longsor dan bahaya terpasang besar juga garis kuning polisi, serta dijaga warga yang menjadi sukarelawan untuk pemakai jalan yang tidak berani melintas. Mengingat di titik ini ada tanjakan yang ekstrim. Beberapa mobil dan sepeda motor tidak berani melintas sehingga dibantu sukarelawan sementara pengendaranya turun sejenak.

Menanggapi kondisi ini kepala DPU PR, Tatag Rochyadi menerangkan bahwa penanganan jalan akan dilakukan dengan prosedur kebencanaan.

“Tadi Bapak Bupati sudah menginstruksikan kepada para kades setempat untuk segera mengirimkan surat resmi ke BPBD, DPU PR dan bupati. Untuk penanganan awal akan kami gunakan sumber daya yang ada seperti sirtu dan pengerasan serta perataan jalan,” terangnya.

Sementara kades Asinan, Enin, mengatakan pihak desa juga sudah berupaya untuk bergotong royong mengamankan dan mengantisipasi jalan yang putus itu, “Kami siagakan warga untuk menjaga dan membantu pengguna jalan. Kami juga bikin jalur untuk sekedar bisa dilewati kendaraan dengan aman. Kordinasi dengan berbagai pihak seperti Polsek dan Koramil serta Dinas terkait juga terus dilakukan,” pungkasnya. (mjp)

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan