Mon09252017

Last updateFri, 22 Sep 2017 11am

Back You are here: Home Berita Umum Seribu Takir di Festival Karangjati Gumregah

Seribu Takir di Festival Karangjati Gumregah

Ribuan takir yang diusung Ibu-ibu dan para gadis perwakilan warga se Desa Karangjati membludag memenuhi jalan menuju komplek Balai Desa Karangjati. Hal ini dikarenakan pada hari ini warga desa Karangjati tengah mengadakan selamatan desa sekaligus kegiatan ini sebagai tanda dibukanya rangkaian kegiatan Festival Karangjati Gumregah yang akan berlangsung dari tanggal 23 – 25 Oktober 2015. Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Karangjati Gumregah, Hendar, Jumat (23/10) di lokasi kegiatan’

Ibu-ibu dan para gadis tersebut merupakan perwakilan dari 23 RT se Desa Karangjati. Masing-masing perwakilan membawa tenong yang didalamnya berisikan takir. Pada kegiatan hari ini total terkumpul 3500 takir. Setelah acara dibuka dan didoakan, takir-takir itu dimakan oleh semua hadirin” katanya.

Rangkaian Festival Karangjati Gumregah, lanjutnya, terselenggara merupakan inisiatif para pemuda desa Karangjati yang ingin meramaikan desanya. Sebagai pembuka kegiatan, lanjutnya, adalah Festival 1000 takir yang dilanjut pukul 14.00 sampai dengan selesai acara Hunting bersama fotografer se Banyumas Raya dengan obyek seni tradisional Ujungan. Acara malam juga ada, selain penampilan musik juga ada orchestra anak dan pagelaran wayang kuit dalang anak. Kegiatan ini berlanjut dengan acara menarik lainnya seperti festival ebeg, festival makanan lokal non beras hingga ditutup pada hari minggunya.

Malam minggu kita khususkan untuk anak muda yang ditandai dengan pemapilan penyanyi tenar dari ibukota Dion Idol. Karena itu, jangan sampai ketinggalan. Ayo ramaikan acara ini” katanya setengah promosi.

Kepala Desa Karangjati, Kuswiyati, menambahkan bahwa yang namanya selamatan desa merupakan kegiatan tahunan warga desa. Acara ini dikenal juga sebagai Maerti Suran. Dari namanya, lanjutnya, maka kegiatan ini diselenggarakan tiap bulan Sura di bulan Jawa dan bertepatan dengan bulan Muharam.

Maerti Suran diselenggarakan pada hari Jumat Kliwon di bulan Sura. Bila tidak ada maka diselenggarakan tiap hari Selasa Kliwon. Khusus untuk tahun ini, kegiatan bertepatan dengan pembukaan Festival Karangjati Gumregah, sehingga acara ini dikemas sedikit berbeda” katanya.

Wakil Bupati Drs. Hadi Supeno, M. Si., menyampaikan aspirasinya terhadap kegiatan Festival Seribu Takir. Kegiatan selamatan ini merupakan warisan tradisi, namun dengan kreativitas anak-anak muda setempat dikemas dan diselenggarakan dalam bentuk populer menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Festival Karangjati Gumregah. Sehingga kegiatan tradisi ini mempunyai daya tarik untuk menarik perhatian wisatawan dan pihak luar. Terbukti pada hari ini, lanjutnya, Karangjati dipenuhi media cetak dan elektronik lokal serta nasional dan para fotografer se Banyumas Raya.

Saya harap kegiatan ini ke depan dapat dikemas lebih baik lagi sehingga dapat dijadikan destinasi wisata baru di Banjarnegara” katanya. (**—eko

 

 

 

 

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan