Tue04252017

Last updateTue, 25 Apr 2017 5pm

Back You are here: Home Derap Serayu online wacana Wabup Minta Warga Terus Waspada di Musim Hujan

Wabup Minta Warga Terus Waspada di Musim Hujan

 

 

 

Wakil Bupati Drs. Hadi Supeno, M. Si., meminta warga yang hidup di daerah rawan bencana untuk senantiasa waspada karena musim hujan belumlah berakhir. Hal disampaikannya Jumat (06/02), saat memberikan sambutan pada pemakaman mbok Darno (60 th) korban longsor di dukuh Pagergunung, desa Pagergunung, Kecamatan Wanayasa.

Menurut Badan Metereologi dan Geofisika, kata Hadi, hujan masih akan turun hingga akhir Februari. Karena itu, lanjutnya, masyarakat harus tetap sigap dengan kewaspadaan terhadap turunya hujan. Apalagi jika hujan turun sangat lebat. Jangan sampai kita abai hingga berakhir dengan adanya korban.

“Kalau kita masih di ladang saat hujan turun deras. Tinggalkan saja semua pekerjaan. Ini merupakan salah satu bentuk sikap kewaspadaan akan bencana sebab nyawa lebih penting dari harta. Kalau harta, lain waktu kita bisa mencarinya, namun kalau nyawa yang hilang siapa yang mau ganti” katanya.

Bagi kaum lelaki, lanjutnya, jika hujan turun deras paksakan untuk tetap terjaga.

“Biar kaum perempuan dan anak-anak tertidur, tapi laki-lakinya tetap terjaga. Bila hujan telah reda, kitari lingkungan rumah apabila ada gejala-gejala yang membahayakan segera pergi dari rumah” katanya.

Para leluhur, lanjutnya, sesungguhnya sudah sangat bijak memberi peringatan kepada kita. Nama Pagergunung itu sendiri mengandung pesan bahwa masyarakat yang tinggal di sini berada di daerah yang dikelilingi oleh gunung-gunung. Karena itu dibutuhkan sikap-sikap dan perilaku yang berkelarasan dengan lingkungan agar bahagia dan selamat.

“Boleh menanam tanaman rendahan seperti teh, sayur-sayuran, dan seterusnya. Akan tetapi jangan dilupakan juga untuk menanam tanaman tegakan seperti pohon puspa, mahoni, aren, dan bambu. Tanaman in penting sebagai pengikat tanah agar kuat sehingga tanah tidak mudah gugur, sekaligus berfungsi menyimpan air” katanya.

Bahkan untuk tanaman aren, lanjutnya, tidak hanya berfungsi menguatkan tanah namun juga mempunyai nilai ekonomis. Tanaman aren, kata Hadi, budidayanya tidak sulit karena bisa ditanam di sembarang tempat dan ditanam bersama-sama tanaman lain. Tanaman aren, imbuhnya, bisa diambilnya ijuknya untuk bahan pelindung kabel laut terbaik dan niranya untuk dibuat gula aren yang bernilai ekonomis tinggi.

“Bila pohon aren ditanam dengan baik, setelah enam – tujuh tahun satu pohon bisa menghasilkan nira 60 liter per harinya. Jumlah ini bila diolah menjadi gula bisa menghasilkan kurang lebih 5 kg gula aren. Dengan harga jual Rp 12 ribu, satu pohon per harinya bisa diperoleh Rp 60 ribu. Berapa rupiah bisa diperoleh jika memiliki lima pohon” jelasnya penuh semangat.

Bagi siapa saja yang berniat membudidayakan tanaman aren ini sebagai tanaman konservasi, lanjutnya, silahkan mengajukan permintaan ke Kabupaten. Pemerintah, lanjutnya, akan mengupayakan pemenuhannya secara gratis.

Menurut Kades Pagergunung, Suprianto, longsor yang menewaskan mbok Darno (60 th) salah satu warganya, terjadi Kamis siang saat hujan turun sangat lebat. Saat itu, lanjutnya, mbok Darno tengah berada di ladang memetik daun teh. Saat hujan turun lebat tersebut, sesungguhnya mbok Darno juga berupaya pulang. Saat melintas di jalur sulit sisa dua longsoran sebelumnya, kata Supri, longsor ketiga datang menggulung mbok Darno hingga sejauh 100 m.

 

“Kejadian pukul 12.00 siang hari. Namun Jenasah almarhumah baru bisa berhasil ditemukan pada pukul 20.00 wib dan terlempar sejauh 100 m dari titik kejadian” katanya. (**—eko br)

 

 

 

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan

Link Penting

SIM ONLINE

PPDI

  • Profil
  • Peraturan
  • Pedoman & Standar Pelayanan
  • Formulir Permintaan
  • Info Serta Merta
  • Info Setiap Saat
  • Hak dan Tata Cara
  • Pengaduan
Info Penting
  • Penelitian / Praktek Kerja