Thu04272017

Last updateTue, 25 Apr 2017 5pm

Back You are here: Home Derap Serayu online Laporan Khusus BNK Rintis Kader Anti Narkoba

BNK Rintis Kader Anti Narkoba

Bersamaan dengan peringatan Hari AIDS sedunia, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) melakukan langkah alternatif dalam upaya penanggulangan narkoba di wilayah Banjarnegara dengan melakukan peresmian upaya rintisan pembentukan Kader Anti Narkoba. Target dari Perintisan kader peduli anti narkoba adalah menciptakan daerah Kabupaten Banjarnegara yang bebas dari Narkoba. Secara simbolis peresmian ditandai dengan pengenaan rompi anti narkoba dari seluruh unsur terkait. Demikian disampaikan oleh Ketua Penyelenggara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), drg. Puji Astuti, M. Kes.

 

“Jumlah kader perintis anti narkoba ada 125 orang. Karena sasaran kader Anti Narkoba adalah  warga muda Kabupaten Banjarnegara maka unsur pendukung kader rintisan ini didominasi oleh kaum muda yang mewakili lembaganya masing-masing dan berasal dari 20 kecamatan. Unsur yang mendukung diantaranya adalahA KNPI, Karang Taruna, Forpis, Granat, Penyuluh Agama Kecamatan, Pemuda Ansor, Pemuda muslimat, Pemuda Muhamadiyah, dan Banjar Srawung” katanya.

Kegiatan ini dibarengi dengan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dengan tujuan memberikan pembekalan materi dan pemahaman bagi para kader perintis akan bahaya narkoba. Sebab di Indonesia sekarang ini, lanjutnya, angka pencandu narkoba semakin meningkat dan rentang skala usian pecandu antara 11 sampai 24 tahun. Hal ini menunjukan bahwa kejahatan Narkoba terang-terangan menyerang kelompok usia produktif ini yang merupakan harapan kita di masa mendatang.

“Semoga dengan pembekalan ini para kader ini makin paham bahaya narkoba, mengenal pengaruh-pengaruh yang mendorong keterlibatan anak muda pada pengaruh narkoba, lebih kuat lagi secara moral, dan mampu berbagi pengetahuan bahaya narkoba pada rekan-rekan se usianya agar generasi muda Banjarnegara jauh dari narkoba” katanya.

Wakil Bupati Drs. Hadi Supeno, M. Si., menegaskan bahwa ada fenomena menarik berkait dengan pecandu narkoba di Indonesia yang angkanya dari tahun ke tahun menunjukan peningkatan jumlahnya. Fenomena ini menjadi sangat memprihatinkan karena para penjahat narkoba sekarang ini justru secara sengaja menyasar anak-anak usia sekolah melalui berbagai produk kamuflasenya. Diantaranya melalui mencampurkan kandungan narkoba di dalam produk permen yang dijual murah kepada anak-anak sekolah.

“Ini kejahatan luar biasa karena menjebak anak-anak pada narkoba yang memiliki efek ketergantungan bagi para penggunanya. Saat anak-anak terpengaruh narkoba derajat kesehatan generasi penerus ini makin lama makin buruk. Narkoba merusak sel syaraf otak mereka yang membuatnya tidak bisa berpikir jernih. Kalau dibiarkan rusaklah masa depan negeri ini” katanya.

Ancaman lain, sambungnya, narkoba sekarang ini sepertinya tak mengenal lagi batas teritorial. Kejahatan narkoba tidak lagi menyerang warga perkotaan dan pada profesi tertentu. Sekarang ini, lanjutnya, pecandu narkoba juga ditemukan di wilayah pedesaan dan penderitanya berasal dari berbagai kalangan profesi serta latar belakang pendidikan.

“Mari mulai dari sekarang, jaga diri dan keluarga kita dari pengaruh buruk narkoba dengan menguatkan kembali lembaga keluarga. Jangan biarkan anak-anak dan anggota keluarga kita mencari kebahagian di luar keluarga. Maka seperti pesan Gubernur, kebahagian itu kuncinya sederhana, temukan kembali jalan pulang kepada keluarga” katanya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, AKBP Edy Santoso, S. Sos., M. Si., menambahkan per November tahun 2015 jumlah pengguna narkoba di Indonesia mencapai 5.9 Juta orang. Jumlah ini meningkat signifikan dalam 5 bulan terakhir, yakni sebesar 1,7 Juta orang dari bulan juni 2015.

“Dari jumlah itu, komposisi pecandu narkotika berdasar jenis kelamin yaitu laki-laki 74,5% dan wanita 25,49%. Dan berdasarkan pekerjaan 22,34% tidak bekerja, 27,32% pelajar dan mahasiswa, sedangkan 50,34% merupakan pekerja swasta, instansi pemerintah, dan wiraswasta” katanya. (**—eko br)

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan

Link Penting

SIM ONLINE

PPDI

  • Profil
  • Peraturan
  • Pedoman & Standar Pelayanan
  • Formulir Permintaan
  • Info Serta Merta
  • Info Setiap Saat
  • Hak dan Tata Cara
  • Pengaduan
Info Penting
  • Penelitian / Praktek Kerja