Tue04252017

Last updateTue, 25 Apr 2017 5pm

Back You are here: Home Derap Serayu online Laporan Khusus HKTI Sosialisasikan Hasil Studi Banding

HKTI Sosialisasikan Hasil Studi Banding

Bupati Banjarnegara yang juga ketua HKTI Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo mengatakan saat ini pola pertanian di Banjarnegara  masih bervariasi sehingga dengan seringnya ada perkumpulan diharapkan pola pertanian kita akan tersentra , selain itu dengan banyaknya usulan dan realisasi membuat organisasi pertanian menjadi lebih hidup.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sutedjo Saat memberikan sosialisasi Hasil Studi Banding pertanian di Kecamatan Pejawaran  (11/12). “Studi Banding di Kabupaten Demak sangat bermanfaat, mengingat pola pertanian di Kabupaten Demak hampir sama dengan Banjarnegara,” kata Sutedjo.

Menurutnya di Banjarnegara  saat ini sangat potensial di kembangkan  pertanian, perikanan , peternakan dan perkebunan, sehingga butuh koordinasi yang baik agar potensi tersebut menjadi unggulan setiap pengurus ranting HKTI. “Pertanian tanaman pangan, peternakan dan perikanan bisa dikembangakan dengan baik di sini, hanya butuh kreativitas dari anggota HKTI,” Katanya

Lebih lanjut Sutedjo  meminta agar HKTI melakukan aksi dengan berbagai kegiatan pertanian yang inovativf

“Banjarnegara mempunyai potensi di bidang pertanjin,itulah kenapa pemkab Banjarnegara memprioritaskan pertanian sebagai unggulan,  untuk itu peran HKTI sangat diandalkan sebagai pioneer pertanian di Banjarnegara,” kata Sutedjo.

Dengan dikukuhkannya pengurus anak cabang dan ranting , Bupati berharap dukungan penuh dari lini terbawah dalam pembangunan Pertanian di Banjarnegara.

“Pengukuhan pengurus ranting ini nantinya akan menjadi contoh bagi PAC HKTI lainnya untuk melakukan hal serupa, jika semua sudah mempunyai pengurus hingga lini paling bawah, saya optimis pertaniain di Banjarnegara bisa diandalkan,” lanjutnya.

Sementara Sekretaris HKTI Banjarnegara Suhardjo berharap dengan adanya anak ranting cabang HKTI di di Kecamatan Wanayasa ini akan memancing generasi muda di Wanayasa  untuk kembali berpaling kepada pertanian.

“Generasi  muda sekarang lebih suka bekerja keluar kota yang belum tentu menjanjikan kesuksesan, padahal di daerah sendiri mempunyai lahan dan tanah yang subur untuk dikembangkan pertanian, kalaupun tidak mempunyai lahan bisa bergabung dan belajar pertanain sehingga tidak perlu ke kota untuk mencari kerja,” katanya.(**anhar)

“saya berharap dukungan ini tulus dan tidak ewuh pekewuh karena saya seorang bupati, saya mohon adanya kebersamaan dan ketulusan dari semua anggota untuk memajukan pertanian di Banjarnegara ,” Harap Sutedjo.

terkait susunan kepengurusan HKTI, Sutedjo mengatakan, pihaknya akan menyusun secepatnya. “ Saya akan berupaya sesegera mungkin membentuk kepengurusan, dan pengurus yang dipilih harus benar-benar punya keinginan untuk membangun dan mendukung pertanian di Banjarnegara ,” lanjutnya.

Ketua Panitia Muscab HKTI Suharno mengatakan secara jelas mengatakan hampir semua pengurus ranting  kecamatan menghendaki Bupati Banjarnegara tersebut untuk memimpin HKTI Banjarnegara lagi.

Saat agenda pemandangan umum, pengurus dari 20 dewan pimpinan HKTI kecamatan  pada semua menghendaki Bupati Banjarnegara tersebut itu kembali menahkodai HKTI.

(**anhar)

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan

Link Penting

SIM ONLINE

PPDI

  • Profil
  • Peraturan
  • Pedoman & Standar Pelayanan
  • Formulir Permintaan
  • Info Serta Merta
  • Info Setiap Saat
  • Hak dan Tata Cara
  • Pengaduan
Info Penting
  • Penelitian / Praktek Kerja