Wed07262017

Last updateTue, 25 Jul 2017 11am

Back You are here: Home Derap Serayu online Pendidikan Menggali Potensi dan Menduniakan Banjarnegara Melalui Pendidikan Mulok Oleh : Parijem

Menggali Potensi dan Menduniakan Banjarnegara Melalui Pendidikan Mulok Oleh : Parijem

Kakang-kakang pada plesir- maring ngendi ya yi

Tuku dhawet dhawete Banjarnegara

Seger anyes legi - apa iya

Dhawet ayu dhawete Banjarnegara

    Sida apa ora, tuku dhawet ayu

Dhawet Banjarnegara segere rasane

Es..campurane krenyes duh rasane

O ra baen-baen segere dicampur duren

( Syair Lagu Mulok Banjarnegara )

 

Banjarnegara sebenarnya memiliki potensi yang cukup banyak untuk bisa dikembangkan. Potensi-potensi itu antara lain kekayaan alam, budaya, seni tradisional, maupun obyek wisata. Potensi-potensi tersebut kalau bisa dikelola dengan baik tentunya akan meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Banjarnegara, sayang sekali semua potensi tersebut belum bisa dimaksimalkan pemanfaatannya, bahkan belum semua masyarakat Banjarnegara mengenal atau mengetahui potensi tersebut.

    Berlatar belakang hal tersebut maka timbul pemikiran dikalangan dunia pendidikan di Banjarnegara untuk  mengenalkan generasi penerus sejak dini,  potensi yang ada di Banjarnegara lewat dunia pendidikan. Sejalan dengan Permendikbud No 79 tentang Mulok Kurikulum 2013, Dindikpora Kabupaten Banjarnegara bekerja keras menyusun Kurikulum Mulok Kabupaten Banjarnegara.  Patut diapresiasi akhirnya keja keras tersebut membuahkan hasil yaitu kita memiliki sebuah Kurikulum Muatan Lokal Kabupaten yang telah ditetapkan dengan  Peraturan Daerah  Kabupaten Banjarnegara No 20 tahun 2013 yang  kemudian diubah dengan Peraturan  Daerah Kabupaten Banjarnegara nomor 7 tahun 2015 tentang Pendidikan Muatan Lokal Kabupaten Banjarnegara. Untuk memperlancar pelaksanaan Kurikulum Mulok Kabupaten, juga telah ditetapkan Peraturan Bupati No 33 tahun 2015 untuk pedoman implementasi Kurikulum Mulok Kabupaten Banjarnegara yang selanjutnya disebut dengan

Kurikulum Muatan Lokal Dawet Ayu.

    Berdasarkan Perda Kabupaten Banjarnegara yang dimaksud dengan Kurikulum Muatan Lokal adalah kurikulum yang memuat beragam potensi daerah/wilayah setempat yang dimungkinkan untuk dikembangkan pada satuan pendidikan. Diharapkan dengan pelaksanaan pendidikan muatan lokal tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik maupun potensi daerah yang dimiliki, karena pendidikan mulok mempunyai tujuan: a). Menyiapkan generasi  muda yang beriman, bertaqwa, cinta tanah air, berjiwa luhur, berbudaya, menjadi teladan, rela berkorban, kreatif,dan inovatif serta professional sesuai nilai-nilai khas daerah, b). Melestarikan dan mengembangkan budaya daerah,c). Meningkatkan, mengembangkan dan melestarikan lingkungan alam daerah, d). Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dibidang tertentu sesuai dengan keadaan perekonomian daerah, e). Meningkatkan wawasan dan kemampuan wirausaha. Dengan dilaksanakannya kurikulum mulok di Banjarnegara, diharapkan semua potensi yang dimiliki Banjarnegara dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kemakmuran masyarakat Banjarnegara dan bekal hidup peserta didik dikemudian hari.

Kurikulum Muatan Lokal Dawet Ayu Banjarnegara merupakan pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran mulok kabupaten yang mencakup lingkup materi dan kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang SD/SDLB/MI Negeri dan swasta di Kabupaten Banjarnegara. Ruang lingkup Kurikulum Muatan Lokal Dawet Ayu Banjarnegara secara garis besar dari kelas I – VI semester I membahas tentang Dawet Ayu dan pada semester II membahas tentang Pariwisata Banjarnegara. Ruang lingkup materi semester I tentang Dawet Ayu meliputi: mengenal asal usul Dawet Ayu Banjarnegara, mengenal penjualannya, manfaat dan kandungan gizinya, bahan dan peralatan pembuatannya, proses pembuatannya, praktek pembuatan Dawet Ayu, produk kreatif Dawet Ayu, serta promosi Dawet ayu lewat poster dan  iklan  baik melalui media cetak maupun media elektronik seperti internet.  Dawet Ayu Banjarnegara merupakan potensi yang sangat menonjol dan luar biasa sehingga diambil sebagai muatan lokal utama di semester I ini agar peserta didik mampu mengenal, membuat, memasarkan dan kelak bisa untuk bekal hidup sehingga Dawet Ayu Banjarnegara yang sudah menjadi  icon benar-benar bisa membumi atau mendunia dikalangan masyarakat Banjarnegara khususnya dan masyarakat Indonesia dan dunia pada umumnya.

Dengan lebih diberdayakannya Icon Dawet Ayu Banjarnegara ini diharapkan Banjarnegara lebih bisa dikenal di masyarakat nasional maupun internasional sehingga bisa mendongkrak potensi yang lainnya seperti pertanian, perkebunan,  pertambangan, kerajinan, dan pariwisata. Alasan lain mengapa Dawet Ayu Banjarnegara yang dipilih menjadi fokus Mulok Banjarnegara adalah : 1) Dawet Ayu sudah terkenal sehingga memperkuat Dawet Ayu Banjarnegara sebagai Icon Banjarnegara. 2). Semua SD/MI di wilayah Banjarnegara dapat mempraktekannya. 3). Biayanya murah (low cost) 4). Dapat meningkatkan perberdayaan ekonomi masyarakat Banjarnegara. 5). Senjata yang ampuh bagi masyarakat Banjarnegar yang terpaksa putus sekolah untuk bisa bertahan hidup(survive) dimanapun berada.

Ruang lingkup Kurikulum Mulok Dawet Ayu Banjarnegara pada semester II adalah tentang Pariwisata di Banjarnegara. Materinya meliputi: a).  Mengenal obyek wisata Banjarnegara yang meliputi Taman Rekreasi Serulingmas, Waduk Mrica, Wisata Dieng, Berbagai Curug di Banjarnegara. b).Sejarah seperti sejarah berdirinya  Banjarnegara,Sungai Serayu,  situs Makam Selomanik, Makam Girilangan, Situs Dieng,dll c). Berbagai upacara adat dan tradisi di Banjarnegara misal: Parak Iwak, Ujungan, Nyadran Gede, Blendung, dll.  d). Seni tradisional dan aneka tari Banjarnegara seperti: embeg(kuda kepang), Rudad,Tari Geol, Tari Aplang, Tari Topeng, dll. e).   Seni ketrampilan dan kerajinan seperti Keramik Klampok, Batik Gumelem, aneka kerajinan bambu, dll  f) Wisata kuliner: selain Dawet Ayu, Carika, Wajik Kletik, dll.

Untuk memperlancar pelaksanaan Mulok tersebut Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara telah mengadakan berbagai upaya antara lain pencetakan perangakat kurikulum seperti dokumen kurikulum, silabus dan buku ajarnya, sosialisasi keseluruh  kecamatan di Banjarnegara sejak tahun lalu dan mengadakan Bimbingan Teknis tentang Pengembangan Kurikulum Muatan  Banjarnegara. Bimtek  yang baru saja diadakan adalah Bimtek Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Dawet Ayu Banjarnegara yang diselenggarakan selama 3 hari tanggal 29-30 Oktober di Gedung PGRI Kabupaten Banjarnegara, 2hari untuk seluruh peserta dan 3 hari untuk bendahara dan fasilitator Kecamatan..

Bimtek ini diadakan dengan tujuan memberikan bekal kepada peserta tentang Mulok Dawet Ayu Banjarnegara dan memberikan bekal ketrampilan cara pembuatan Dawet Ayu Banjarnegara. Bimtek tersebut diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari perwakilan unsur pengawas, KKKS, Kepala Sekolah dan Unsur Guru. Bimtek ini merupakan semacam TOT (Training of Trainer)  sehingga seluruh peserta mempunyai kewajiban untuk menularkannya di tingkat kecamatan masing-masing. Semoga ini menjadi angin segar bagi peningkatan semua potensi yang dimiliki Banjarnegara sehingga  kedepan Banjarnegara bisa lebih dikenal oleh masyarakat nasional dan internasional, potensinya semakin tergali dan makin banyak investor  yang masuk ke Banjarnegara serta makin banyak jiwa-jiwa wirausaha tumbuh dari bumi Banjarnegara yang  pada muaranya bisa meningkatkan kemakmuran, kesejahteraan, harkat dan  martabat masyarakat Banjarnegara. Semoga !

( Parijem, S.Pd,M.M. Guru SD Negeri 1 Karangsari, Kec. Pejawaran)

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan