Sat09232017

Last updateFri, 22 Sep 2017 11am

Back You are here: Home Derap Serayu online Tajuk 150 KK Miskin Terima Bantuan Dana Bedah Rumah

150 KK Miskin Terima Bantuan Dana Bedah Rumah

 150 rumah di lima Desa di Kecamatan Susukan menerima bantuan bedah rumah. Kelima desa penerima bantuan bedah rumah tersebut adalah Desa Gumelem Wetan, Gumelem Kulon, Kemaranggon, Berta dan Dermasari.

“Masing masing rumah atau KK menrima bantuan sebasar Rp. 10 juta sehingga total bantuan yang diberikan dari kementrian sosial sebasar Rp. 1,5 Milliar,” Kata Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo pada acara pencanangan program bedah kampung kementrian sosial RI di Desa Gumelem Wetan, (11/10).
 Sutedjo menambahkan saat di Banjarnenegara  terdapat 17.318 rumah tidak layak huni yang tersebar di beberapa Kecamatan di Banjarnegara. Pemkab Banjarnegara bersama masyarakat telah melakukan berbagai upaya penanganan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial (PKMS) dengan berbagai program kegiatan melalui APBD II serta berkoordinasi dengan melakukan penanganan program kemiskinan dengan pemerintah propinsi dan pemerintah pusat.
Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo saat meberikan laporan Penanganan kemiskinan sejak tahun 2011 sampai dengan 2014 dari APBD Banjarnegara di berikan melalui bantuan pemugaran perumahan tidak layak huni telah dilakukan oleh pemkab Banjarnegara  dengan melakukan pemugaran kepada 1500 rumah,” Tambah Sutedjo
 Penanganan lainnya adalah Program Fasilitasi dan Asistensi kelompok usaha bersama keluarga miskin kepada 40 kube atau 200 KK serta program pemberdayaan keluarga  miskin melalui fasilitasi manajemen berusaha nagi keluarga miskin 260 KK. Program lainnya adalah penanganan disabilitas kepada 721 orang
Selain upaya penanganan penyandang masalah kesejahteraan  sosial tersebut pemkab juga mendorong program pemberdayaan potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) yang terdiri dari Karang Taruna sebanyak 214 kelompok pekerja sosial masyarakat (PSM) sebanyak 708 orang, lembaga kesejahteraan sosial LKS 4 panti, taruna siaga bencana 29 personil, lembaga konsultasi kesejahteraan sosial (LK3) 2 kelompok dan dunia usaha melalui program CSR.
“Melalui program CSR selama tahun 2013 telah dilaksanakan membantu program penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial dengan anggaran dengan total anggaran sebesar Rp. 1.493.888.000,” tambah Sutedjo.
Pada program bedah kampung yang dicanangkan oleh menteri sosial dunia usaha juga memberikan dukungan melalui bantuan dalam berbagai bentuk. Sementara wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmoko menambahkan pemerintah propinsi juga  serius menangani  penyandang masalah kesejahteraan sosial, berbagai program kegiatan telah di lakukan antara lain dengan memberikan bantuan  melalui program peningkatan kemampuan dan ketrampilan bagi keluarga rawan sosial ekonomi, penanganan korban tindak kekerasan dan pekerja migran, pelatihan ketrampilan  bagi anak putus sekolah, wanita rawan sosial ekonomi, serta pelatihan bagi penyandang disabilitas.
“Untuk program bedah kampung kami saat ini kami bantu 150 sak semen,” kata Heru.
Pada kesempatan yang sama Dirjen Pemberdayaan Sosial  Hartono Laras mengatakan acara bedah kampung ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian  pemerintah, masyarakat dan perusahaan .
Hartono menambahkan program nasional penanggulangan kemiskinan telah banyak dilakukan, namun banyak tantangan masih cukup besar terutama jika di bandingakan dengan jumlah data kemiskinan yang ada yaitu 25 persen ditingkat nasional.
“Perlu  ada perhatian serius semua stake holder  untuk mencari solusi menangani masalah kemiskinan ini. Apa yang dilakukan merupakan salah satu upaya pemerintah bagaimana agar kita bisa meningkatkan gotong royong untuk memberikan bantuan bagi rumah tidak layak huni kepada masyarakat yang memerlukan bantuan. Pemerintah hanya memberikan bantuan sebesar 10 juta, untuk itu semua elemen harus terlibat dalam hal ini untuk menangani langkah langkah penanggulangan kemiskinan ini sehingga nilainya dapat dilipat gandakan,” lanjut Hartono
Kami berharap terus ada sinergi dari pemerintah pusat propinsi, dan daerah untuk meningkatkan prpgram penanggulangan kemiskinan  yang lebih baik lagi.
Pemerintah telah mengeluarkan melalui Inpres nomer 3 tahun 2010 tentang progra pembangunan yang berkeadilan, untuk memprioritaskan pengentasan masyarakat miskin secara nasional, terutama berpihak kepada masayarakat atau kelompok penyandang masalah kesejahteraan sosial masyarakat miskin memprogramkan mengutamakan masyarakat miskin secara nasional terutama  kepada masyarakat miskin.
Dan sebagai upaya mengentaskan kemiskinan pemerintah pusat telah memberikan bantuan melaui program bedah kampung kepada 6 kabupaten di Jawa Tengah yaitu Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga,Cilacap, Banyumas, Pekalongan, dan Kabupaten Brebes dengan bantuan sebesar total 4.000.800.000,-
“Masalah kemiskinan tidak selesai sampai disini, Perlu ada  koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah dalam penanganan masalah kemiskinan,” Kata Hartono (**anhar)

 

 

 

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan