Thu11152018

Last updateWed, 14 Nov 2018 10am

Back You are here: Home ILPPD Isi Ringkasan ILPPD (Urusan Pilihan) F. Bidang Industri
Tuesday, 11 July 2017 08:53

F. Bidang Industri

Written by 
Rate this item
(1 Vote)

Industri merupakan salah satu pilar ekonomi dan memberikan peran yang cukup besar kepada pemerintah untuk mendorong kemajuan industri nasional secara terencana. Di Kabupaten Banjarnegara sektor industri merupakan penyumbang ketiga bagi PDRB (Pendapatan ) setelah sektor Pertanian sebesar 35,85%, sektor Jasa sebesar 20,03%, Sektor Industri sebesar 13,15%, serta perdagangan/hotel/restoran sebesar 12,68%.

 Pemerintah Daerah selalu mendorong terciptanya iklim proinvestasi agar makin banyak investor yang menanamkan modalnya di Banjarnegara dengan adanya investor , diharapkan dapat mendorong kemajuan Industri dan menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya. Selain itu pemerintah Kabupaten Banjarnegara tetap memperhatikan dan mendorong pertumbuhan industri. Terutama Industri kecil dan menengah. Pemerintah kabupaten Banjarnegara mempunyai beberapa program untuk mendukung pertumbuhan Industri.

Jumlah Industri di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2015 sejumlah 21.108 unit, Tahun 2016 bertambah menjadi 22.367 unit. Angka Pertumbuhan industri sudah melewati target akhir RPJMD sebesar 20,66. Berdasarkan tenaga kerja Industri di klasifikasikan menjadi 3 (tiga) golongan, meliputi industri besar dengan tenaga kerja berjumlah 100 orang atau lebih, Industri menengah dengan tenpaga kerja berjumlah 20 sd 99 orang, Industri Kecil jumlah tenaga kerja 5 sd 19 orang, dan Industri Rumah Tangga tenaga kerja berjumlah 1 sd 4 orang.

Dalam rangka mengurangi angka pengangguran yang cukup tinggi, Pemerintah kabupaten Banjarnegara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan menengah melalui Bidang Perindustrian memiliki program –program untuk mendorong perkembangan Industri Kecil dan Menengah di Banjarnegara. Program bidang Perindustrian tersebut meliputi : program peningkatan kapasitas IPTEK Sistem Produksi, Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri, Program pengembangan Industri Kecil dan Menengah, dan Program Pengembangan Sentra-sentra Industri Potensial. Dalam Program-program Bidang Perindustrian, masyarakat terutama IKM dilatih untuk dapat berwirausaha dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar lingkungan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Fokus Program-Program Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah tertuang dalam rincian kegiatan masing-masing. Diantaranya Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri dengan kegiatan Penguatan Kemampuan Industri Berbasis Teknologi dengan fokus Gula Semut dan Batok Kelapa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi Gula Semut dan Batok Kelapa. Gula Semut di Kabupaten Banjarnegara yang diproduksi oleh Koperasi Nira Kamukten Kecamatan Susukan merupakan komoditas ekspor, sehingga untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu Gula Semut dan menumbuhkan inovasi bagi pelaku, diperlukan pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berupa pelatihan peningkatan mutu dan kunjungan Industri. Tahun 2016 sudah dilaksanakan pembinaan kepada petani Gula Semut untuk dapat meningkatkan produksinya, berupa perawatan, pemupukan, proses pembuatan Gula Semut yang baik dan kunjungan industri ke Kulon Progo ke Koperasi Jati Logo. Selain Gula Semut, kegiatan ini juga mengampu Batok kelapa. Batok Kelapa di Kecamatan Susukan, Punnggelan dan Rakit sangat melimpah tetapi masyarakat belum memanfaatkan untuk meningkatkan nilai ekonomis Batok Kelapa. Tahun 2016, sebanyak 25 orang dilatih untuk membuat kerajinan yang berasal dari Batok Kelapa. Dengan arahan dari Yanti Craf yang berasal dari Bantul Yogyakarta, Pengrajin diharapkan dapat membuat berbagai kerajinan yang berasal dari Batok Kelapa menjadi tempat asbak, Tas, Dompet, Tempat Koran, Gantungan Kunci dan berbagai hasil kerajinan lainnya.

 

Fokus Kegiatan Pembinaan kemampuan Teknologi Industri Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri yaitu Mabelair Ukir dan Kerajinan Bambu KUB Rakit dan Industri Meubelair. Total peserta pelatihan sebanyak 35 orang, terdiri dari 15 orang pelatihan ukir kayu selama 4 hari di Rakit, kemudian diseleksi menjadi 6 orang untuk magang di Jepara. Pelatihan Batik Bambu berjumlah 20 orang, narasumber berasal dari Bantul. Dengan adanya gambar baik pada kerajinan bambu meningkatkan nilai ekonomis kerajinan tersebut.

Read 1335 times
admin2

Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan