Fri12142018

Last updateFri, 14 Dec 2018 10am

Back You are here: Home ILPPD Isi Ringkasan ILPPD (Urusan Wajib) D. Pekerjaan Umum
Tuesday, 11 July 2017 10:11

D. Pekerjaan Umum

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Infrastrukturyang sering disebut pula prasarana dan sarana fisik, memiliki peran vital dalam pembangunan.Di samping memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan kesejahteraan sosial dan kualitas lingkungan,kondisi infrastruktur berpengaruh terhadap proses pertumbuhan ekonomi suatu wilayah atau regional kecamatan.

Tampak pada wilayah yang memiliki kelengkapan sistem infrastruktur yang berfungsi lebih baik dibandingkan dengan wilayah lainnya mempunyai tingkat kesejahteraan sosial dan kualitas lingkungan serta pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pula. Sebaliknya, keberadaan infrastruktur yang kurang berfungsi dengan baik mengakibatkan problem sosial dan lingkungan.

Jalan merupakan infrastruktur vital yang bermanfaat bagi peningkatan mobilitas penduduk dalam berbagai aktivitasnya, seperti ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Infrastruktur jalan yang baik akan menstimulasi prkembangan sektor lainnya, misalnya kemudahan anak-anak bersekolah, keselamatan ibu hamil dan orang sakit menuju puskesmas, perdagangan hasil bumi dan sebagainya.

Pada tahun 2016, bidang pekerjaan umum diselenggarakan oleh sejumlah SKPD, yakni DPU, Dinhubkominfo, Dinkes, Dinsosnakertrans dan Dinas PSDA dengan total alokasi APBD mencapai 358 Milyard Rupiah.

 

Alokasi Infrastrutur  pada tahun 2016 dengan anggaran Rp. 111.497.176.300 untuk program peningkatan jalan dan jembatan, Rp. 163.205.283.300 untuk program pembanguna jalan dan jembatan serta 6.200.000.000 untuk program pemeliharaaan jalan, telah memperbaiki jalan di berbagai ruas jalan perkotaan maupun perdesaan di wilayah Kabupaten Banjarnegara, berupa sheet sepanjang 112.760 km, lapen 307.135 km, ATB 101.107 km, HRS 318.425 km, buras 6 km, LPB 73.365 km, LPA 8.369 km, rabat 15 km.Kemudian sebanyak 15 unit jembatan, salah satunya yang menghubungkan wilayah Pucang dengan Jenggawur Panjang jalan di Kabupaten Banjarnegara sepanjang 922.861 km. Dengan berbagai upaya pembangunan diatas, indikator kinerja bidang pekerjaan umum, menunjukan bahwa pada tahun 2016 jalan dalam kondisi baik bertambah, menjadi sepanjang 542.942 km atau 58.83% (tahun 2015=493.695 km), kondisi rusak ringan menurun jadi sepanjang 79.160 km (tahun 2015=109.408) dan kondisi rusak berat pun menurun jadi sepanjang 134.660 km (tahun 2015=135.513).

Kondisi jalan yang baik (dalam arti bisa dilalui pengendara dengan kecepatan > 40 km/jam) pada tahun 2016 tercatat lebih baik dibandingkan tahun 2015 (55.57  %) maupun pada awal periode tahun 2011 (51,32%).

Namun demikian, pembangunan jalan dan pelebaran ruas jalan tahun ini terkendala beberapa ruas jalan yang kegiatannya putus kontrak, antara lain : ruas Gumelem Kulon - Derik (Susukan), ruas Karangtengah – Pandansari (Wanayasa), Pembangunan Bronjong dan Talud ruas Jalan Bulukuning (Pegentan), ruas Karangkobar – Leksana (Karangkobar).

Pembangunan jembatan untuk memperluas kota Banjarnegara ke arah utara serta mempercepat akses dan pertumbuhan ekonomi wilayah utara-selatan Sungai Serayu terus dikembangkan. Pada tahun 2016, sebanyak 15 unit jembatan dibangun, salah satunya jembatan yang menghubungkan wilayah Pucang - Jenggawur.

Luas areal irigasi yang ada di Kabupaten Banjarnegara mencapai 24.642 Ha.  Selanjutnya, pada tahun 2016 pembangunan sektor bidang sumber daya air telah dilakukan dengan pemeliharaan, pembangunan, peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pengaman tebing sungai dan bendung.

Pemeliharaan Jaringan Irigasi telah dilakukan pada tahun 2016 yang meliputi  jaringan Irigasi Tratasuren I Desa Slatri Kec. Karangkobar, Limbangan HM 26+00 - HM 27+00 Desa Penawangan Kec. Madukara, Saluran Irigasi DI Bongoh Desa Ampelsari Kec. Banjarnegara, Raga Jaya III Desa Beji Kec. Banjarmangu, Urang III Desa Sijeruk Kec. Banjarmangu, Limbangan HM 109+00 - HM 110+00 Desa Bantarwaru Kec. Madukara, Teru Desa Kebakalan Kec. Mandiraja, Pantog Desa Sokaraja Kec. Pagentan, Brengkut BKR 1 Desa Gumelem Kulon Kec. Susukan, Srengseng Desa Badakarya Kec. Punggelan, Palet IV Desa Argasoka Kec. Banjarnegara, Gumawang IV Desa Wanacipta Kec. Sigaluh dan Kandangwangi II Desa Kandanwangi Kec. Wanadadi.

Adapun Rehabilitasi jaringan irigasi meliputi 84 kegiatan yang telah dilaksanakan  pada jaringan irigasi antara lain : Tempoyan II Desa Panerusan Wetan Kec Susukan, Rehabilitasi Jaringan Irigasi Gebang Desa Lebakwangi Kec. Pagedongan, Jlarang Desa Purwasana Kec. Punggelan, Lumbu Desa Badakarya Kec. Punggelan dan lain sebagainya

DAK Bidang Irigasi telah merehabilitasi Jaringan Irigasi antara lain : Rehabilitasi Jaringan Irigasi Gandulan,  Bombong,  Karangnangka Asianan Cs, Guntur, Dolog II, Paseh Cs, Duren Cs, Mujil, Silak Cs, Koser Cs, Sikubon Cs, Gemawang Cs dan  Bojong Batur.

 

Dengan upaya itu, kondisi jaringan irigasi kabupaten dalam kondisi baik pada tahun 2016 tercatat 15.154 Ha (61,50%). Kondisi infrastruktur irigasi yang baik akan membantu peningkatan produksi pertanian secara luas dan ketahanan pangan.

Read 1351 times
admin2

Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan