Fri12142018

Last updateFri, 14 Dec 2018 10am

Back You are here: Home ILPPD Isi Ringkasan ILPPD (Urusan Wajib) I. Penanaman Modal
Tuesday, 11 July 2017 10:22

I. Penanaman Modal

Written by 
Rate this item
(3 votes)

Pertumbuhan ekonomi adalah bagian penting dari pembangunan sebuah daerah, bahkan bisa dikatakan sebagai salah satu indikator penting untuk menjelaskan kemampuan secara finansial atau kesejahteraan. Pada kondisi ini, pertumbuhan ditandai dengan masuknya dana kedalam sistem ekonomi suatu daerah.

Permasalahannya,perkembangan investasi di daerah tidak hanya bisa digantungkan pada besarnya dana yang masuk.Melainkan diperlukan kesiapan atau kualitas internal, seperti kualitas SDM lembaga perizinan, manajemen pelayanan, ketrampilan masyarakat, fasilitas dan kemudahan investasi yang diberikan, serta stabilitas politik dan penegakan hukum di daerah.

Keberadaan penanaman modal baik skala lokal, nasional maupun internasional amat penting untuk membuka kesempatan dan lapangan kerja, serta meningkatkan kinerja para pelaku usaha kecil dan menengah dan meningkatkan produktivitas berbagai jenis usaha serta optimalisasi sumber daya berbagai produk unggulan Kabupaten Banjarnegara.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara selalu mendorong kebijakan pro-investasi.  Diantaranya, melalui pemindahan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KP2T) ke tempat yang lebih luas sehingga akses investor lebih mudah. Pengurusan perijinan HO, IMB, Ijin Usaha Kepariwisataan (IUK) dan Ijin Prinsip penyelenggaraan hiburan didekatkan dengan konsumen sehingga cukup di kecamatan dengan model Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di 20 kecamatan.

Tim Koordinasi Kerjasama antar Daerah (TKKSD) memproses kerjasama antar pemerintah, kementerian, pihak swasta, perum, perguruan tinggi, rumah sakit, dan perbankan guna mengoptimalkan potensi daerah. KP2T menyediakan data potensi dan akses informasi terbaru untuk memperluas peluang usaha dan investasi. Kemudian, upaya pameran dan promosi  yang gencar dibidang perekonomian dan pariwisata. Tidak lupa, Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dilakukan diberbagai SKPD pelayanan publik guna meningkatkan mutu pelayanan dan menarik minat investasi di daerah. Alokasi APBD 2016 untuk mendongkrak urusan penanaman Modal sebanyak Rp.815.200.000,00.

Berbagai langkah dimaksud untuk mendorong agar investasi di Kabupaten Banjarnegara makin tumbuh. Pada tahun 2016 dibukukan nilai investasi sebesar Rp.261.396.442.365,00 dengan investor skala nasional sebanyak 457. Catatan ini sama dengan tahun 2015, yakni sebesar Rp.333.692.115.480,00 dengan 457 investor.

Upaya untuk mempromosikan produk UMK dan Koperasi telah difasilitasi keikusertaan UMK dan Koperasi di Pameran Java Mall dalam rangka HUT Kota Semarang, Pameran Harkop  tingkat provinsi di Surakarta, dan Pameran HUT Kota Jambi. Selanjutnya, kepada pengusaha kecil telah diberikan pelatihan AMT  sebanyak 25 orang serta fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) berupa merek kepada 8 UMKM, Halal pada 8 UMKM dan barkot kepada 1 UMKM.

 

Angka capaian investasi diatas melebihi nilai yang ditarget RKPD tahun 2016 namun dari sisi jumlah investor yang digaet baru separuh dari yang ditargetkan, yakni sebanyak 871 investor. Sementara daya serap sebanyak 3.568 tenaga kerja baru sepertiga yang ditargetkan, yakni 3.733 orang. Namun, seiring peningkatan nilai investasi memberi makna bahwa iklim pro-investasi di Kabupaten Banjarnegara makin kondusif, persepsi pasar positif serta pelayanan perijinan dan daya saing daerah membaik. 

Read 1195 times
admin2

Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan