Sun07152018

Last updateFri, 13 Jul 2018 9am

Back You are here: Home ILPPD Isi Ringkasan ILPPD (Urusan Wajib) A. Pendidikan
Tuesday, 11 July 2017 10:06

A. Pendidikan

Written by 
Rate this item
(1 Vote)

Pendidikan merupakan kebijakan pembangunan dengan prioritas tertinggi. Selain amanah konstitusi, sebagaimana diujudkan dalam penganggaran maksimal,pendidikan memiliki peran penting dan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Untuk mencapai hal tersebut diatas, dalam APBD 2016 telah dialokasikan belanja sebesar Rp. 802.672.542.700 yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 706.117.757.700 dan Belanja Langsung sebesar Rp. 96.534.785.000 untuk melaksanakan rancanganprogram dan kegiatan dalam RKPD tahun 2016 di Bidang pendidikan sebagai berikut :

1.   Program Utama sebesar Rp. 87.087.470.000,00 atau sebesar 90,21 % dari belanja langsung sebagai berikut :

a.    Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),

b.   Program Dikdas 9 Tahun,

c.    Program Pendidikan Menengah,

d.   Proram Pendidikan Non Formal, 

e.    Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta

f.     Program Manajemen Pelayanan Pendidikan.

2.   Program Pendukung sebesar Rp. 9.447.315.000,00 atau sebesar 9,79 % dari belanja langsung yang terdiri dari :

a.    Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

b.   Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

c.    Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

d.   Program PeningkatanPengembangan Sistem Pelaporan, Capaian Kinerja dan Keuangan

e.    Program Kesehatan Masyarakat

f.     Program Penataan, Penguasaan,Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah

g.    Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutan Gender dan Anak.

 

Masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh pendidikan,bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Periode emas untuk tumbuh kembang anak tidak pernah berulang kembali.

Kegiatan PAUD didorong agar dapat meningatkan sarana dan prssarana pembelajaran, meningkatkan mutu kurikulum dan pengajar, serta memberikan ruang kreativitas dan kesempatan ekspresi bagi anak-anak. Oleh karena itu pada tahun 2016 diselenggarakan berbagai kegiatan, antara lain peningkatan sarana gedung belajar, pengadaan meubeller, pengadaan sarpras PAUD, fasilitasi Ajang Kreativitas Semarak Anak Usia Dini, Lomba PAUD dan lomba KB/TK Berprestasi, Pembinaan PAUD holistik integratif.

Pembangunan pendidikan dasar, menengah dan non formal maupun pendidikan luar biasa diharapkan dapat meningkatkan mutu, relevansi dan daya saing keluaran pendidikannya. Beberapa masalah klasik yang masih dihadapi dunia pendidikan kita adalah kondisi fasilitas prasarana terutama ruang kelas yang dondisinya belum kesemuanya baik. Pada Tahun 2016 keseluruhan jumlah ruang kelas pada jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sebanyak 7.589 unit. Dari jumlah tersebut sebanyak 5,76 %  ruang kelas dalam kondisi rusak sedang/berat ( lebih tinggi dari tahun 2015 sebanyak 5,75%)  dan 22,1% dalam kondisi rusak ringan. Rincian lebih lanjut kondisi Ruang Kelas pada masing-masing jenjang pada tahun 2016 sebagai berikut.

Untuk jenjang SD/MI; sebanyak 3.612 unit (67,72%) dalam kondisi baik, 1.367 unit (25,63%) kondisi rusak ringan dan 355 unit (6,66%) kondisi rusak berat. Untuk Jenjang SMP/MTs; sebanyak 1.199 unit (80,36%) kondisi baik, 226 unit (15,15%) kondisi rusak ringan dan 67 unit (4,49%) kondisi rusak berat. Sedangkan jenjang SMA/MA/SMK; 664 unit (87,02%) kondisi baik, 84 unit (11,01%) kondisi rusak ringan dan 15 unit (1,97%) dalam kondisi rusak berat.

Disamping kondisi ruang tersebut di atas, sarana prasaranapeningkatan mutu sekolah juga masih kurang, seperti gedung perpustakaan, gedung laboratorium, peralatan laboratorium untuk penelitian, alat praktek/peraga. Tingkat apresiasi masyarakat terhadap pendidikan masih kurang yang ditandai dengan masih adanya anak-anak usia sekolah yang belum sekolah atau tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pemerintah Daerah selama tahun 2016 telah berupaya mengatasi persoalan tersebut melalui pembangunan unit sekolah baru terutama SMK, penambahan ruang kelas, pembinaan nasionalisme pendidikan, pembinaan atlet dan pelatih berprestasi, penguatan kapasitas bagi kepala sekolah dan pengawas, Bintek Bedah SKL, Pekan Olah Raga bagi SDLB, serta penyelenggaraan Kejar Paket A, B dan C.

            Tidak lupa, guru didorong terus meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya. Sebab, guru dalam dunia pendidikan adalah motor dan kunci proses belajar dan mengajar di sekolah. Tenaga pendidik di Banjarnegara pada tahun 2016 ada yang berubah dibandingkan tahun 2015, dengan kondisi sebagai berikut.:

Untuk PAUD  jumlah guru pada tahun 2016 sama dengan tahun 2015 sebanyak 1.417. Guru TK/RA/BA juga tetap sebanyak 1.261. Sedangkan guru SD/MI pada tahun 2016 menjadi 6.970. Kemudin jumlah guru SMP/MTs pada tahun 2016 berkurang menjadi 2.630 atau lebih sedikit 18 orang dibandingkan tahun 2015. Dan untuk jumlah guru SMA/MA/SMK pada tahun 2016 adalah 1.737 atau berkurang 15 dibandingkan tahun 2015 yang berjumlah 1.752 guru.

            Program dan kegiatan diatas telah berkontribusi pada capaian kinerja bidang pendidikan di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2016 yakni sebagai berikut:

Untuk indikator Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD pada tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 naik menjadi 69,85 melebihi dari target yang ditetapkan sebesar 69,35. Sedangkan APK SD/MI/Paket A tahun 2016 turun menjadi 104,22 tetapi melebihi dari target yang ditetapkan sebesar 100. Tetapi untuk Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A pada tahun 2016 turun menjadi 84,66 sehingga tidak mencapai target yang ditetapkan sebesar 99,62.

Pada tahun 2016, APK SMP/MTs/Paket B turun menjadi 97,97 dari 100, 01 pada tahun 2015. Namun capaian ini melebihi target yang telah ditetapkan sebesar 95,00. Sedangkan APM SMP/MTs/Paket B pada tahun 2016 naik menjadi 64,10 dibandingkan tahun 2015 sebesar 63,96. Namun angkat ini tidak mencapai target yang telah ditetapkan sebesar 92,93.

APK SMA/SMK/MA/Paket C pada tahun 2016 naik menjadi 66,10 dibandingkan tahun 2015 yang hanya 65,82. Capaian ini juga telah melebihi yang ditargetnya pada tahun 2016 yakni sebesar 56,31. Untuk APM SMA/SMK/MA/Paket C pada tahun 2016 juga naik menjadi 40,30 dibandingkan tahun 2015 yang hanya 39,89. Namun angka ini belum mencapai target yang telah ditetapkan pada tahun 2016 yakni sebesar 48,99.

Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI pada tahun 2016 sama dengan tahun 2015 yakni 0,11 yang termasuk lebih rendah dari target sebesar 0,15. Untuk APS SMP/MTS turun menjadi 0,38 yang berarti lebih rendah dibanding tahun 2015 sebesar 0,90 dan melampaui target pada tahun 2016 yang ditetapkan sebesar 0,46. Sedangkan APS SMA/SMK/MA juga turun menjadi 0,55 dibandingkan tahun 2015 yang sebesar 1,01. Capaian ini juga melampaui target tahun 2016 yang ditetapkan sebear 0,56.

Pada Tahun 2016 Angka Kelulusan (AL) untuk semua jenjang telah mencapai dam melampaui target yang telah ditetapkan yakni,. Untuk AL SD/MI sebesar 99,99 atau lebih dari yang ditargetkan sebesar 99,98.Untuk AL SMP/MTs sebesar 100  dari target sebesar 99,80 dan AL SMA/SMK/MA sebesar 100 dari target sebesar 99,98.

Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs pada tahun 2016 menjadi 92,10 atau turun dari 93,63 pada tahun 2015 serta dibawah target yang telah ditetapkan sebesar 97,97. Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA menjadi 77,27 atau lebih tinggi dari pada tahun 2015 yang hanya 76,63 serta telah mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2016 sebesar 74,06. Sedangkan penduduk yang berusia>15 tahun melek huruf sebesar 99,76 atau lebih tinggi daripada tahun 2015 yang hanya 99,67 namun masih belum mencapai target yang telh ditetapkan ada tahun 2016 sebesar 100.

Capaian Kinerja Guru SD yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV sebesar 90,11 dari target 74,63 pada tahun 2016 yang berarti meningkat dibandingkan tahun 2015 yang hanya sebesar 86,04. Sedangkan Guru SMP mencapai 98,10 sama dengan target dan melebihi tahun 2015 yang sebesar 96,89. Untuk Guru SMA mencapai 99,02 dari target 98,78 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 98,20. Guru SMK yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV pada tahun 2016 sebesar 99,50 dari target 99,00 yang juga lebih tinggi dari pada tahun 2015 yang hanya 98,03.

Prestasi siswa dan guru di kabupaten Banjarnegara diberbagai ajang tingkat Provinsi, tingkat Nasional dan Internasional berhasil meraih banyak prestasi.  Dibawah ini hasil Juara I ditingkat nasional dan internasional pada tahun 2016, antara lain :

a.             Kejuaraan Siswa Tingkat Nasional

1.      Eva Darmini, SMP N 3 Satap Karangkobar, Juara I, Ketrampilan Tata Boga

2.      Siti Asyiyah, SMP N 3 Satap Karangkobar, Juara I, Kertampilan Tata Boga

3.      Imam, SMP N 3 Satap Karangkobar, Juara I, Kertampilan Tata Boga

4.      Khaerunnisa, SMP N 1 Banjarnegara, Juara I, OSN Cabang IPS

5.      Ristanti, SMA N 1 Bawang, Juara I Tk. Nas Pencaksilat

6.      Dian Lintang, SMA N 1 Bawang, Juara I Tk. Nas Pencaksilat

7.      Maulana Hafids, SMA N 1 Bawang, Juara I Tk Nas Pencaksilat

8.      Multiparti, SMA N 1 Bawang, Juara I Tk. Nas Pencaksilat

9.      Agista Kumala Dewi, SMP N 1 Banjarnegara, Juara I OSN Cabang IPS

10.Putra Ragil Wibowo, SMA N 1 Bawang, Juara I Kejurnas Atletik Yunior dan Remaja

11.Andre Pupung Darmawan, SMA N 1 Bawang, Juara I, Lomba Essay Enviroxiland 2016

12.    Zulfikar Maulana Hafidz, SMA N 1 BAWANG, Juara l, Kejuaraan Pencaksilat jakarta Campionship 5 Th 2016 (Ketegori tangan kosong)

13.    Narandri Wahyu Nur H, SMA N 1 Bawang, Juara l, Kejuaraan Pencaksilat Jakarta Campionship 5 Th 2016 (Kategori Tanding)

14.    Dinda Nurmayanda, SD N 1 Karangtengah, Juara l Nasional Master Tenis lapangan

 

b.               Kejuaraan Tenaga Pendidik Tingkat Nasional

1.      Doko Harwanto, S.Pd, Kepala SMP N 2 Banjarnegara, Juara l Penelitian dan Best Practice Manajemen Sekolah Untuk SK

2.      Budiono, S.Pd, Guru SMP N 1 Pejawaran, Juara l Penelitian Pembelajaran Untuk guru

3.      Tri Agus Prasetijo S.Pd, Guru SD N 1 Semarang Kec Banjarnegara, Juara l Penelitian Inovasi Pembelajaran Guru Penjasorkes

Wahyudi S.Pd.I, Guru SMP N 1 Rakit, Juara l Inovasi Praktikum dan Alat Peraga MIPA Nasional 

Read 987 times
admin2

Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan