Sun07152018

Last updateFri, 13 Jul 2018 9am

Back You are here: Home ILPPD Isi Ringkasan ILPPD (Urusan Wajib) P. Perhubungan
Tuesday, 11 July 2017 10:32

P. Perhubungan

Written by 
Rate this item
(1 Vote)

Pembangunan infrastruktur jaringan transportasi memiliki peran penting dalam pengembangan suatu wilayah dan merangsang pertumbuhan sektor-sektor lain. Keberadaan akses infrastruktur transportasi akan mendekatkan hubungan sosial dan ekonomi antar wilayah.

Transportasi diperlukan untuk mengatasi kesenjangan jarak antara tempat asal dan tujuan. Untuk itu, dikembangkan sistem transportasi dan komunikasi dalam wujud sarana (kendaraan) dan prasarana (jaringan jalan). Kendaraan menjadi aspek utama dalam sektor perhubungan. Selain itu, urusan wajib perhubungan berkaitan erat dengan tugas menyelenggarakan layanan angkutan umum, layanan pengujian kendaraan bermotor dan layanan kelancaran lalu lintas.

Sasaran pembangunan Bidang Perhubungan adalah kemampuan pemerintah dan swasta dalam memberikan pelayanan dalam mobilitas manusia, barang dan jasa. Keberadaan perhubungan yang baik merupakan gambaran rantai penghubung antara produsen dan konsumen yang jika ditangani dengan baik akan memangkas high cost economy ketika barang sampai pada konsumen akhir. Alokasi APBD Tahun 2016 dibidang Perhubungan sebesar Rp  9.230.093.000. Kegiatan yang telah dilaksanakan diantaranya, adalah :

Rehabilitasi Terminal Induk Banjarnegara, rehabilitasi saluran air/drainase di lingkungan Terminal Binorong, pembangunan 4 unit halte yaitu di SMPN 2 Banjarnegara, Depan SKB, SMKN 1 Bawang, SMAN 1 Bawang. Selain itu dilakukan pembelian timbangan portable, pemasangan 57 unit RPPJ dan rambu-rambu lalu lintas, pemasangan 995 m2 marka jalan, pemasangan pagar pengaman jalan dan revitalisasi traffic light pada tiga titik yaitu di perampatan Klampok, Polres dan Pasar Wage. Kemudian juga disusun dokumen Andalalin dan UKL UPL Terminal Batur, penyusunan Naskah Akademik Perda Lalu Lintas, sosialisasi Peraturan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemilihan pelajar pelopor berlalu lintas dan pemilihan juru mudi/supir teladan.Selanjutnya, untuk meningkatkan pelayanan angkutan telah dilaksanakan uji kelayakan angkutan umum, operasi pengamanan lebaran, natal dan tahun baru di 6 pos yakni terminal Induk, Binorong, Mandiraja, Singomerto, Pasar Kota dan Purworejo Klampok. Mudik Gratis dengan menyewa 6 buah bus mudik lebaran bagi perantau di Jakarta pulang kampung halaman.

Capaian kinerja bidang perhubungan hingga tahun 2016 tampak sebagai berikut. Pelayanan angkutan darat di Kabupaten Banjarnegara dilayani oleh sebanyak 377 kendaraan. Armada ini telah mampu mengangkut sebanyak 816.300 orang (tahun 2015 = 796.506 orang). Dengan demikian rasio angkutan darat pada tahun 2016 sebesar 0,046 % (tahun 2014 = 0,046). Angka capaian ini dibawah rasio 0,053 % target RPJM. Angka rasio ini kemungkinan dipengaruhi banyaknya warga yang memiliki kendaraan pribadi, kendaraan roda dua dan kemudahan fasilitas komunikasi, sehingga minat terhadap moda angkutan umum menurun.

Kemudian indikator rasio ijin trayek dan uji kendaraan bermotor untuk angkutan umum pun tercapai sebesar 0,00041. Kepemilikan KIR angkutan umum mencapai 97,82% atau kurang 0,01% dari target 97,83%. Jumlah terminal pada tahun 2015 sebanyak 6 unit, sementara target RPJM sebanyak 7 unit.

Read 953 times
admin2

Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan