adana escort adıyaman escort afyon escort ağrı escort aksaray escort alanya escort amasya escort ankara escort antalya escort artvin escort aydın escort balıkesir escort bartın escort bodrum escort bolu escort bursa escort çanakkale escort çankırı escort çorum escort denizli escort düzce escort edirne escort elazığ escort erzurum escort eskişehir escort gebze escort hatay escort ısparta escort istanbul escort izmir escort izmit escort kayseri escort kilis escort konya escort kütahya escort manisa escort marmaris escort mersin escort muğla escort osmaniye escort samsun escort sivas escort tekirdağ escort tokat escort trabzon escort uşak escort yalova escort istanbul escort konak escort maltepe escort mersin escort

Rakyat Butuh Akses, Beberapa Proyek Infrastruktur Agar Segera Dilelang | Kabupaten Banjarnegara

7 Januari 2021 Jam 17:53

Rakyat Butuh Akses, Beberapa Proyek Infrastruktur Agar Segera Dilelang

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, mengatakan, Pemkab akan bergerak cepat dalam pembangunan infrastruktur di tahun anggaran 2021. Ditegaskan, beberapa proyek jalan harus dilelang, sehingga efektif dan dinikmati masyarakat. Hal ini dikatakan Bupati dalam kunjungan kerja ke Dusun Cengkirlegi dan Kayubima Desa Petir, Kecamatan Purwanegara, Kamis (7/1/2021).

Bupati telah memerintahkan dinas terkait agar pekerjaan segera dilelang sehingga pembangunan mulai di awal-awal tahun.

“Bulan ini harus sudah mulai lelang, bulan depan proses di ULP sehingga awal Maret harus sudah mulai membangun, nanti bisa selesai sebelum jatuh tempo,” kata Budhi.

Adapun beberapa titik penting yang siap dibangun adalah Jalan Plorengan–Simego, Jalan Pucang-Jenggawur, Jembatan Plipiran, Jalan Getas-Pandanarum, dan penyelesaian jalan Petir-Kayubima.

“Plorengan-Simego merupakan akses penting yang menghubungkan Pekalongan, adapun Jembatan Plipiran merupakan akses ekonomi dan wisata ke Dieng, sementara Petir-Kayubima merupakan akses penting dan juga menghubungkan Kebumen,” imbuhnya.

Kabid Bina Marga DPU PR Banjarnegara, M. Arqom, menambahkan, pembangunan jalan Plorengan-Simego ditangani dengan dana dari DAK Rp. 6,6 miliar, dan Rp 4 miliar dari APBD Banjarnegara.

“Total anggaran untuk menangani jalan sepanjang 5 kilometer tersebut adalah Rp. 10,6 miliar. Dan tahun ini selesai semua,” terangnya optimis.

Kemudian jembatan Plipiran dengan bentang 60 meter telah dianggarkan Rp 6 miliar.

“Ini akses wisata tercepat ke Dieng melalui Limbangan Madukara dan Plumbungan Pagentan,” terang Arqom.

“Kemudian di wilayah Pandanarum, dibangun jalan dari Kecamatan hingga Getas Mlaya dengan panjang 5 kilometer, telah dianggarkan Rp. 16 miliar, untuk Petir ke Kayubima, dari total panjang 5 kilometer sebagian sudah ditangani tahun 2020, yang belum adalah dari pertigaan Jambu ke balai desa Petir yang sudah dianggarkan Rp 2,3 miliar,” jelasnya.

Untuk wilayah Kalibening, juga siap dibangun dari Rawapakis-Bakulan dan Kasinoman-Bakulan dengan angaran Rp. 7 miliar sepanjang 5 kilometer. Sedangkan jalan Pucang-Jenggawur total akan dibangun dengan rabat beton selebar 7 meter dan panjang 3 kilometer, telah dianggarkan Rp 10 miliar.

Hadi Sutarno, warga dusun Cengkir Legi sangat gembira dengan kegiatan pembangunan di desanya.

“Baru kali ini desa kami dibangun pemerintah. Terima kasih banyak pak. Inilah yang kami butuhkan selama ini,” katanya girang.

Pada kunjungan tersebut Bupati mengajak HM. Djamil B. B. Sc (mantan Kabid Bina Marga DPU dan Kabag Pembangunan Setda), dan didampingi para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Kades dan perangkat desa Petir. ***(mjp)

Artikel Terkait…

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *