17 Agustus 2021 Jam 15:08

Bupati Banjarnegara Jadi Inspektur Upacara Bendera Peringati HUT ke-76 RI

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menjadi inspektur upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (17/8/2021). Upacara bertempat di halaman Kantor Bupati Banjarnegara, mulai pukul 07.00 WIB. Adapun komandan upacara diampu oleh Ulil Ryanto SH, SIK, dari Polsek Madukara, sementara ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara Ismawan Setyo Handoko, bertindak membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Upacara berlangsung khidmat diikuti oleh sekitar 50 peserta dari perwakilan berbagai OPD dan instansi lintas sektoral, antara lain Kodim 0704, Polres, Satpol PP, Hansip, KORPRI, BUMN/BUMD, PGRI, Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan. Peserta dibatasi dan menggunakan protokol kesehatan. Hadir pula Forkopimda Banjarnegara, antara lain Wakil Bupati H. Syamsudin, S. Pd, M.Pd, Ketua DPRD Ismawan Setyo Handoko, Sekda Drs. Indarto, Dandim 0704 Letkol. ARH Sujeidi Faisal, Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto dan pejabat lainnya.

Sebagai petugas Paskibra, telah mengemban tugas mengibarkan bendera merah putih dengan sempurna, yakni Wisnu Adi Baskoro siswa SMA Negeri 1 Banjarnegara, Agus Setiawan dari SMK Negeri 1 Punggelan, dan Kamilia Hilma Fariktia siswi MA Negeri 2 Banjarnegara. Adapun Tiga putra putri terbaik lainnya sebagai tim cadangan turut bersiaga, yakni  Andika Putra Widiarto dan Ulfah Nuraini Aprilia (keduanya dari SMA Negeri 1 Wanadadi), serta Adinda Wahyu Illahi dari SMK Negeri 1 Wanayasa.

Dalam sambutanya, Bupati Budhi Sarwono yang membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengajak masyarakat untuk merenungi kondisi dua tahun terakhir dimana wabah covid-19 telah memporak poranda tatanan kehidupan manusia. Untuk itu, masyarakat diminta meningkatkan gotong-royong bahu membahu, bersama-sama memperbaiki keadaan.

“Percuma selama ini kita menyebut diri sebagai bangsa besar kalau ternyata riset saja masih lemah. Percuma kita memaksakan diri sebagai bangsa adiluhung kalau laborat saja masih jadul tidak bisa diadu di kancah dunia. Mulai sekarang ayo gotong-royong bahu membahu dalam segala hal. Kita tingkatkan riset ilmu pengetahuan. Apa kita tidak ingin bisa bikin obat-obatan sendiri, menciptakan vaksin dan alat kesehatan sendiri?. Masa untuk mencukupi kebutuhan masker saja kita harus impor apa kita tidak malu?” pekik bupati yang membacakan sambutan gubernur.

Lebih jauh diserukan juga, bahwa kedaulatan dan kemandirian ini bukanlah hanya untuk sektor kesehatan saja. Sektor pertanian dan pangan sektor kemaritiman juga harus berdaulat dan mandiri.

“Kita ini mestinya jadi lumbung pangan dunia bukan sebagai penerima bantuan pangan. Kita ini mestinya jadi raja di lautan bukan tempat pelarian apalagi ladang pencurian. Juga demikian untuk sektor energi dan teknologi. Semua nikmat yang tercurah di negeri ini saya haqul yakin bisa jadi kendaraan untuk mewujudkan kedaulatan dan kemandirian di segala bidang,” serunya.

Selanjutnya, peserta upacara melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Sureng Yudha dalam acara Ziarah Nasional, dimana tampil sebagai inspektur, Dandim 0704 Letkol ARH Sujeidi Faisal.

Sementara itu untuk upacara detik-detik Proklamasi dilaksanakan secara virtual dengan melakukan relay upacara detik-detik Proklamasi dari Istana Negara. Meskipun virtual, namun tak mengurangi sakralnya upacara tertutup di ruang Bupati Banjarnegara tersebut, yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB dan diikuti anggota Forkompimda serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Banjarnegara.*** (mjp)

Artikel Terkait…

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *