25 September 2021 Jam 22:13

Ngopi Untuk Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

BANJARNEGARA – Plh Bupati Banjarnegara, Kapolres Banjarnegara, para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat berkumpul dalam satu forum diskusi Ngobrol Perkara Iman (Ngopi) di Joglo Ponpes Tanbihul Ghofilin, Kecamatan Bawang Sabtu malam (25/9).

Obrolan santai tentang peran tokoh agama dalam upaya percepatan penanganan Covid 19 dan menciptakan kondusivitas di Kabupaten Banjarnegara menjadi sajian dalam forum diskusi ini.

Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin mengapresiasi adanya kegiatan Ngopi ini. Dia menyampaikan pertemuan seperti ini penting untuk menjaga komunikasi antar pemerintah, tokoh lintas agama dan masyarakat.

“Dalam forum ini berkumpul semua tokoh lintas agama di Banjarnegara. Semoga dengan bentuk komunikasi seperti ini bisa mempererat rasa persatuan dan kesatuan kita,” katanya

Syamsudin menilai untuk mewujudkan visi Banjarnegara bermartabat dan sejahtera tidak bisa lepas dari peran para tokoh agama. Menurutnya, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, diperlukan dukungan dari semua pihak, khususnya para tokoh lintas agama untuk membina masyarakat sehingga nuansa perdamaian di Banjarnegara bisa diwujudkan.

“Para tokoh agama berperan mendidik masyarakat untuk selalu menjaga persaudaraan, saling tolong menolong dan membantu,” ungkapnya

Pada kesempatan ini Syamsudin juga mengharapkan peran para tokoh agama untuk selalu mengingatkan masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan saat pandemi Covid 19 masih ada.

“Pandemi ini nyata, masyarakat jangan abai. Para tokoh agama mohon untuk tidak jemu mengingatkan akan pentingnya prokes,” ujarnya

Sementara itu, salah satu tokoh lintas agama sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin KH Muhammad Chamzah Hasan atau Gus Chamzah menyampaikan perbedaan adalah sunatullah, sudah digariskan oleh sang Maha Pencipta. Upaya manusia adalah bagaimana menjaga perbedaan itu agar tidak menjadi masalah bahkan konflik.

“Pertemuan seperti ini harus digelorakan terus, sehingga perbedaan bisa dikelola agar tidak menimbulkan konflik,” terangnya

Dia juga mengingatkan agar manusia hidup itu tidak egois dan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri. Baginya perbedaan menjadi sebuah hikmah, melatih sikap tenggang rasa dan empati kepada orang lain.

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto mengatakan, acara diskusi seperi Ngopi ini memiliki banyak manfaat. Beberapa kali pihaknya bersama para tokoh yang tergabung dalam Ngopi ini melakukan kegiatan bhakti sosial untuk merigankan beban masyarakat. Selain itu melalui Ngopi ini juga bertujuan untuk menjaga kerukunan dan keamanan di wilayah kabupaten Banjarnegara.

“Semoga silaturhami ini bisa terus dibina sehingga kerukunan dan keamanan di Kabupaten Banjarnegara senantiasa terjaga,” katanya. (amar)

Artikel Terkait…

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *