betvakti elexusbet gorabet maksibet maltcasino milosbet quennbet setrabet atlantisbahis artoscasino dumanbet elitbahis fashionbet favoribahis hiltonbet liderbahis oslobet romabet vegabet yorkbet kalebet bet10bet bahislion bahislion bahislion betpark dakikbet dumanbet fenomenbet holiganbet kalebet kolaybet lordbahis olabahis onwin piabet pusulabet süper10bet vipbahis supertotobet mariobet bahigo bahis siteleri güvenilir bahis siteleri kaçak bahis siteleri 1xbet ligobet polobet verabet
lordcasino aresbet

20 November 2021 Jam 07:57

Plh Bupati Banjarnegara kunjungi longsor Pagentan, sampaikan belasungkawa

BANJARNEGARA – Plh Bupati Banjarnegara,  Syamsudin, bersama Forkompinda Kabupaten Banjarnegara menyambangi lokasi terjadinya bencana tanah longsor di Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan, sekaligus ikut menyampaikan belasungkawa terhadap masyarakat yang terkena musibah, Sabtu pagi (20/11).

Dalam kesempatan tersebut, dia juga meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah terkait agar upaya penanganan bencana dapat dilakukan secara optimal serta agar sosialisasi kepada seluruh masyarakat terkait dengan potensi bencana hidrometeorologi terus ditingkatkan.

“Kami juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada karena bahaya bencana dapat datang kapan saja secara tiba-tiba,” katanya.

Plh Bupati juga meminta seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat upaya mitigasi atau pengurangan risiko bencana menyusul peningkatan intensitas curah hujan di wilayah setempat.

Terlebih lagi, berdasarkan kajian risiko bencana yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, diketahui bahwa sejumlah wilayah di wilayah itu mempunyai risiko sedang hingga tinggi terkait dengan kemungkinan terjadinya bencana alam, terutama tanah longsor.

Sebelumnya, BPBD Banjarnegara menginformasikan bahwa empat orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka dalam kejadian tebing longsor di Desa Pagentan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo menjelaskan, pada jumat (19/11) malam hari, tebing dengan ketinggian sekitar 25 meter dengan kemiringan sangat terjal, yakni sekitar 70 derajat, longsor dan menimpa dua rumah warga.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, dua rumah warga mengalami rusak berat dan disampaikannya juga bahwa terdapat 5 orang korban dengan 1 korban luka ringan, yakni PO (7 tahun), saat ini tengah dirawat di Puskesmas 1 Pagentan, dan empat korban meninggal dunia, yaitu B (14 tahun), F (11 tahun), A (seorang bidan) dan P (38 tahun).

Artikel Terkait…

Plh Bupati Resmikan SPBU Klampok

Plh Bupati Resmikan SPBU Klampok

BANJARNEGARA - Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Viroma Gas...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *