28 Juni 2022 Jam 06:23

Gerakan Sayang Ibu dan Bayi Diharap Mampu Tekan Angka KIB dan KIA

BANJARNEGARA – Program Gerakan Sayang Ibu dan Bayi (GSIB) diharapkan mampu untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, dan menekan angka Kematian Ibu dan Bayi (KIB) di Kabupaten Banjarnegara.

Hal tersebut disampaikan Sekertatis Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Drs Sila Satriana  saat  memberikan pengarahan pada rapat koordinasi (Rakor) GSIB di Aula  Dinsos PPPA Banjarnegara, Selasa (28/6).

Sila Satriana menyampikan, tujuan GSIB adalah untuk memantapakan komitmen dan dukungan dari Kepala Daerah, sektor terkait di lingkungan Pemda, masyarakat dan swasta dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, memantapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat

“Hal ini penting untuk  membangun mekanisme rujukan sesuai dengan kondisi daerah sehingga ibu dan bayi tidak terlambat ditolong oleh petugas kesehatan, dan untuk menguatkan kelembagaan GSIB meningkatkan jumlah dan kualitas kecamatan sayang ibu dan bayi,” kata Sila.

Dia menambahkan, Rakor GSIB juga bertujuan untuk meningkatkan peran GSIB dan mengevaluasi pelaksanaan program GSIB dalam upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) dan  angka kematian bayi (AKB) di Banjarnegara.

“Angka kematian ibu di kabupaten  Banjarnegara tahun 2019 sebanyak 22 orang, tahun 2020 sebanyak 19 orang, tahun 2021 sebanyak 41 orang dan tahun 2022 sebanyak 5 orang. Sedangkan  Angka Kematian Bayi Tahun 2019 sebanyak 191 orang, thun 2020 sebanyak 179 orang dan tahun 2021 sebanyak 183 orang,” jelasnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Banjarnegara Lucia Tri Harso berharap kegiatan Rakor GSIB kali ini dapat dijadikan sebagai momentum, untuk menyusun rencana kerja yang strategis dan terpadu oleh seluruh anggota kelompok kerja tetap (Pokjatap) GSIB di Kabupaten Banjarnegara.

“Sehingga target tahun 2022 untuk menekan angka kematian ibu dan bayi dapat tercapai,” ujar Ibu Lucia Tri Harso.

 

Artikel Terkait…

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.