Tue07162019

Last updateTue, 16 Jul 2019 7am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Pemerintahan Mengembangkan Pariwisata Melalui Festival Serayu untuk Meningkatkan Perekonomian dan Daya Saing Daerah

Mengembangkan Pariwisata Melalui Festival Serayu untuk Meningkatkan Perekonomian dan Daya Saing Daerah

Visi dan misi pembangunan Kabupaten Banjarnegara, adalah “Terwujudnya Banjarnegara yang Mandiri Dan Berdaya Saing, Menuju Masyarakat Sejahtera yang Berakhlak Mulia”. 

Dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagai buah dari usaha ekonomi daerah yang mandiri maka mengembangkan industri pariwisata merupakan suatu keniscayaan. Pengembangan industri ini sangat dimungkinkan mengingat begitu kayanya alam Banjarnegara dengan begitu banyaknya ragam pesonanya. Mulai dari keindahan alam, khazanah peninggalan sejarah, keunikan adat budaya berbagai wilayah dan aneka atraksi festival dan pagelaran budayanya.

Festival Serayu Banjarnegara 2015 rencana akan digelar pada tanggal 26 - 30 Agustus 2015, dengan  bermacam agenda. Festival ini merupakan ajang ekspresi   bagi semua kegiatan kreatif seperti praktisi seni budaya lokal, maupun  para pengusaha ataupelaku industri pariwisata. Sub kegiatan festival adalah pagelaran seni budaya, workshop dan seminar dengan bentuk tematik, ekspo potensi hasil bumi dan lainnya. Tidak ketinggalan pula akandilaksanakan gelar budaya tradisi yang dilakukan di wilayah-wilayah kantong budaya dengan konsep lokal carnival.

Semua daya pesona itu tentu tidak dapat begitu saja memberi nilai tambah bila kemudian tidak diiringi dengan ikhtiar menggugah minat pasar untuk mengunjungi serta menikmati terhadap berbagai obyek wisata yang ada.Di antara usaha untuk menarik minat pasar itu adalah adanya inisiatif dari industri pariwisata secara periodik berkelanjutan untuk mengadakan Tahun Kunjungan Wisata yang dikenalkan dan dipromosikan ke berbagai daerah dan  bangsa di dunia.

Memang ada persyaratan untuk bisa menyelenggarakan atau terselenggaranya, Tahun Kunjungan Wisata diantaranya adalah meningkatkan jalinan hubungan untuk memperkuat komitmen bersama sebagai pemangku kepentingan dari industri pariwisata yaitu dari kalangan pemerintah, swasta dan masyarakat.

Kebersamaan ketiga unsur ini dalam pengembangan industri pariwisata memiliki posisi yang sangat menentukan karena keterkaitannya secara langsung terlibat dalam berbagai aktifitas kepariwisataan. Mengingat bahwa lahirnya sebuah kebijakan pemerintah kemudian diiringi dengan ikhtiar melakukan pelayanan yang profesional dari pihak swasta serta hadirnya dukungan berupa partisipasi kreatif dari masyarakat maka dengan sendirinya akan terakselerasi gerakan kepariwisataan nasional.

Persyaratan berikut adalah bergeraknya kinerja ekonomi secara lebih sinergis dalam memajukan industri pariwisata seperti misalnya peranan dinas-dinas baik yang langsung berhubungan maupun yang tidak langsung misalnya Dinas Perhubungan dan Kominfo khususnya dalam mengeluarkan berbagai kebijakan yang erat hubungannya dengan transportasi dan lalu lintas, begitu juga Dinas Pekerjaan Umum dalam membangun, memelihara berbagai sarana prasarana seperti jalan dan sarana umum lainnya.

Demikian pula dengan dinas-dinas lainnya, baik Dinas Perdaganan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah terutama dalam menyediakan berbagai produk oleh-oleh khas daerah dan berbagai produk kerajinan. Kendati memang instansi departemen-departemen yang berada di pusat tidak langsung menyentuh para konsumen, akan tetapi koordinasinya dengan berbagai jajaran aparat di bawahnya seperti dalam kebijakan tentang adanya sentra-sentra perdagangan itu sangat berpengaruh pada tata ruang perkotaan, seperti pengembangan pasar swalayan dan pembenahan pasar lingkungan, dalam kaitannya dengan jalur lalu lintas dan keindahan kota.

Kedua hal persyaratan baik kerjasama pemangku kepentingan dan kinerja di bidang ekonomi tadi tidaklah cukup untuk mengembangkan industri pariwisata yang dapat mendukung FSB 2015 karena dalam dunia yang penuh kompetitif dibutuhkan keunggulan komparatif agar memiliki daya saing.

Untuk membangun daya saing ini diantaranya yang harus dikembangkan adalah bagaimana agar obyek-obyek wisata yang ada atau yang akan dikembangkan terjamin keamanannya, terpelihara kebersihannya serta sangat peduli terhadap lingkungan hidup seperti bagaimana gerakan penghijauan perkotaan dengan dialokasikannya hutan-hutan perkotaan dan taman-taman rekreasi yang sekaligus dapat menjaga kesegaran dan kenyamanan perkotaan.

Lebih-lebih tentunya pelestarian lingkungan hidup pada obyek-obyek wisata termasuk menjaga hutan lindung dan reboisasi hutan-hutan yang telah gundul. Bukankah suatu negara bisa dikatakan unggul dari negara lain jika mampu memelihara hutannya dengan terus menerus melakukan penghijauan, yang tidak sebatas halaman rumah saja. Maka masyarakat dunia akan menjadikannyanya sebagai paru-paru yang dapat berfungsi agar dunia bisa bernafas lega sehingga terjamin pula adanya udara yang segar dengan kehidupan manusia yang penuh dengan suasana alam yang nyaman dan menyenangkan. Selain tentunya sebagi upaya menangani pemanasan global yang telah banyak dirasakan berbagai negara dengan perubahan musim yang tidak menentu dan ekstrim.

Jadi kalau demikian, tidak hanya sekedar mengefektifkan kinerja di bidang ekonomi saja bila menghendaki adanya lompatan kesuksesan bagi industri pariwisata, tetapi juga harus melibatkan kerja dari unsur-unsur keamanan. Jadi industri pariwisata membutuhkan sinerji penguatan-penguatan dengan berbagai sektor pemerintahan yang terkait, termasuk dalam hal ini berbagai unsur keamanan.

Membangun daya saing ditengah daerah–daerah  lain yang telah lebih dulu unggul maka jalan yang harus ditempuh adalah bagaimana memetakan persoalan-persoalan yang dihadapi daerah  ini, sekaligus memilah sektor mana yang kiranya dapat menjadi pendongkrak keunggulan daerah ini, sehingga punya posisi tawar, bisa sejajar, bahkan bila mungkin lebih selangkah dari daerah lain. Tentu bagi orang pariwisata sektor itu adalah pariwisata, karena mampu menjalin kedekatan bahkan meningkatkan kinerja di bidang ekonomi juga bidang-bidang lain yang strategis, sehingga apa yang menjadi cita-cita kemerdekaan hidup yang aman, damai, adil dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terdekati adanya. Di sini pariwisata dapat dijadikan media untuk menempatkan rakyat sebagai manusia yang memiliki harkat dan bermartabat. Semoga !  

 

Oleh : KUMBOKARNO

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan