Sat08242019

Last updateFri, 23 Aug 2019 7am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Pendidikan Keterampilan Aneka Kripik, Raih Juara Nasional

Keterampilan Aneka Kripik, Raih Juara Nasional

BANJARNEGARA – Keterampilan membuat aneka kripik dari berbagai bahan pangan lokal mengantar SMP Negeri 3 Satap Karangkobar keluar sebagai Juara Lomba Keterampilan SMP Satu Atap tingkat Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 1 – 3 Agustus lalu. Tiga siswa kelas IX Imam, Eva Tarmini, dan Siti Asyiah yang mewakili sekolah dengan kemampuan membuat kripik aneka bahan makanan berhasil mengungguli siswa dari enam sekolah Satap lainnya yang juga diundang pada acara yang sama. Mereka hadir selaku finalis yang terseleksi dari seluruh Indonesia. Demikian disampaikan oleh Kepala Sekolah Masduki, M. Pd., Sabtu (20/08) di sekolahnya.

“Juara satu SMP N Satap 3 Karangkobar, Juara 2 SMP N Satap Wlingi, Kabupaten Blitar Jawa Timur yang menampilkan keterampilan partiseri berbahan baku ubi ungu, juara 3 SMP Satap Jambon dengan keterampilan Makanan olahan dari Waluh Kunti” katanya.
Lomba keterampilan ini, lanjutnya, merupakan ajang apresiasi karya keterampilan siswa SMP Satu Atap. Peserta lomba adalah SMP N Satu Atap pelaksana program Keterampilan yang pernah menerima dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Pendidikan Keterampilan (PPK) SMP Satu Atap dan lolos verifikasi.
“Ada enam peserta yang lolos verifikasi dari semua SMP N Satu Atap yang ada di Indonesia. Mereka adalah 4 peserta dari Jawa Timur, 1 Jawa Tengah, dan 1 Jawa Barat” katanya.
Bantuan Sosial dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementiran Pendidikan Nasional diterimakan pada sekolah di akhir 2015. Sesuai proposal yang kami ajukan, lanjutnya, bansos kemudian diwujudkan untuk membeli peralatan untuk membuat keterampilan keripik buah. Termasuk alat spinner untuk mengeringkan minyak. Dan agar pemasarannya menarik, imbuhnya, guru pembimbing juga mengenalkan packing produk. 
“Pendidikan keterampilan membuat kripik aneka buah ini merupakan mulok yang diajarkan di sekolah. Pilihan pada jenis keterampilan kripik aneka buah karena produk ini dekat dengan lingkungan sekitar dimana siswa tinggal. Sebab mayoritas orang tua siswa bermata pencaharian sebagai petani buah, terutama salak. Sehinga semua yang dikerjakan sebetulnya bagian dari kesehariaan mereka. Maka begitu sentuhan pengetahuan dikenalkan dengan mudah mereka mencerna dan melaksanakannya” katanya.
Kabid Sekmen pada Dinas Pendidikan dan Olah Raga, Drs. Aziz Purwanto, M. Pd., mengatakan pendidikan keterampilan adalah salah satu bagian daripada pendidikan kecakapan hidup yang diajarkan untuk siswa SMP Satap. Pendidikan keterampilan dimaksudkan untuk membekali siswa dengan keterampilan yang dapat dipakai oleh siswa untuk hidup setelah lulus nantinya, jiwa siswa tidak lagi melanjutkan sekolah.
“Di Banjarnegara ada 17 Sekolah satu atap yang tersebar di berbagai wilayah. Dari 17 sekolah tersebut 10 sekolah yang mengajarkan pendidikan keterampilan berupa tata busana, seni kriya, dan tata boga. Setelah ada proses verifikasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementiran Pendidikan Nasional yang lolos keterampilan tata boga SMP N 3 Satap Karangkobar yang ada akhirnya meraih juara satu tingkat Nasional” katanya.
Di tingkat Nasional, lanjutnya, keterampilan membuat aneka keripik dari berbagai bahan lokal ini harus bersaing dengan sekolah lain dari berbagai wilayah di Indonesia. Masing-masing maju dengan keunggulan materinya. Namun keterampilan membuat keripik aneka bahan ini lebih menarik bagi juri untuk dipilih sebagai juara satu.
“Kunci kemenangan SMP N 3 Satap Karangkobar karena dengan satu jenis keterampilan tapi bisa membuat keripik dengan aneka bahan baku diantaranya ketela pohon dan buah salak. Dimana bahan-bahan tersebut tersedia melimpah di sekitar lingkungan sekolah” katanya.
Harapan saya, kata Aziz, kemenangan SMP 3 Satap Karangkobar ini mempu member inspirasi bagi sekolah regular, smp terbuka, dan sekolah satap lainnya di Banjarnegara untuk meraih prestasi tinggi. Paling tidak sama dengan apa yang diraih oleh SMP N 3 Satap Karangkobar.
“Saya yakin peluang itu sangat terbuka karena siswa-siswa di Banjarnegara mempunyai kemampuan sepanjang Bapak Ibu guru mempunyai kemauan kuat pula, kesungguhan, dan pembimbingan berkelanjutan agar prestasi ini terus terlahir dari siswa siswi Banjarnegara. Ditambah lagi pejabat yang membidangi bidang ini rajin turun ke lapangan” katanya.
Wakil Bupati Drs. Hadi Supeno, M. Si., mengapresiasi kemenangan yang diraih SMP N 3 Satap Karangkobar di tingkat Nasional. Kembali lagi, lanjutnya, sekolah desa membuktikan prestasinya. Kemenangan ini juga membuktikan ternyata untuk meraih prestasi di bidang pendidikan, tidak lagi bicara kota atau desa. Semua sekolah di Banjarnegara telah membuktikan potensinya untuk berprestasi, tidak saja di tingkat regional dan Nasional, bahkan kejuaraan di tingkat internasional.
“Karena itu saya yakin dalam pendidikan semua siswa itu punya bakat masing-masing. Tinggal bagaimana mengembangkan dan mengarahkan bakatnya pada jalur yang tepat. Sebab itu, jangan suka membodoh-bodohkan anak. Hati-hati, siapa tahu mereka punya bakat besar namun kita salah membimbing dan mengarahkannya” tegasnya. (**--eko br)

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan