Mon02182019

Last updateMon, 18 Feb 2019 9am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Pengumuman Harga Anjlok, Bupati Mengajak PNS Borong Cabe dari Petani

Harga Anjlok, Bupati Mengajak PNS Borong Cabe dari Petani

BANJARNEGARA – Harga sayuran pada tingkat petani di Banjarnegara anjlok karena melimpahnya pasokan di musim panen ini. Yang paling menonjol adalah cabe dan kacang panjang. Harga cabe di tingkat petani jatuh hingga harga Rp. 7.000,- per kilogram dan kacang panjang Rp. 700,- per kilogram. 

Para petani di Pejawaran, Kutawuluh, Kaliajir, dan Pucung Bedug mengeluhkan harga sayuran yang anjlok ini. Selama ini, sebagian besar petani di wilayah tersebut menjadikan cabai sebagai produk pertanian utama yang ditanam di lahan mereka.

"Harga cabai anjlok, kami petani mengeluh," kata Aji, petani di Desa Pucung Bedug, Kecamatan Purwanegara, Kamis (17/1/2019). Beberapa rekannya hampir putus asa dengan membiarkan hasil panennya membusuk di pohon. Karena anjloknya harga cabai ini menyebabkan para petani harus menanggung rugi. Hasil panen tak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan. 

"Ongkos tenaga petik Rp 25 ribu. Dalam sehari mereka bisa memetik sampai 5 kilogram cabai cengis. Jika harga cabai Rp 7.000 per kilogram, hanya cukup untuk membayar tenaga itu. Petaninya tidak dapat untung, malah buntung," kilahnya. Ia dan rekannya sempat mengadu ke Bupati Banjarnegara.

Menanggapi permasalahan ini Bupati Budhi Sarwono meminta para petani untuk bersabar. Dirinya telah menindaklanjuti surat edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, agar seluruh ASN bisa membeli cabai secara langsung dari petani. Hal itu dilakukan untuk menstabilkan harga cabai yang turun drastis di pasaran.

Menurut Bupati, dalam SE Nomor 520/0000579 perihal Gerakan Selamatkan Petani Cabai tertanggal 14 Januari 2019 itu, Gubernur Ganjar meminta seluruh kepala daerah di Jateng untuk memerintahkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya membeli cabai langsung dari petani. Harga cabai merah keriting di tingkat petani anjlok pada musim panen tahun ini di angka Rp7.000-Rp9.000 per kilogram. Padahal di pasaran, harganya bisa mencapai Rp 20.000 per kg.

“Meneruskan instruksi Pak Gubernur, saya menghimbau para PNS atau ASN untuk bisa membantu dengan membeli cabai langsung dari petani kita,” himbau Bupati Budhi Sarwono. Ia dan keluarga pun memborong cabai sejumlah 2 kwintal serta aneka sayuran dari sejumlah petani, antara lain : kacang panjang, tomat, jagung, oyong, mentimun, dan lainnya.

“Ayo kita bantu petani, dengan gerakan beli cabai kita berharap harga di pasaran bisa kembali stabil,” lanjutnya. Bupati sedang mencari solusi dengan beberapa dinas terkait, juga dengan PKK untuk merespon hal ini. 

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Totok Setya Winarno, menjelaskan, anjloknya harga cabai antara lain karena panen raya, sementara permintaan stagnan, dan kualitas cabe juga ada penurunan.

“Tepat sekali kebijakan Pak Gubernur dan Pak Bupati Budhi Sarwono untuk membantu petani dengan membeli produknya langsung dari mereka,” ungkapnya.

“Dengan gerakan beli cabai dan sayuran lain langsung ke petani berarti kita membantu mereka agar minimal tidak merugi, syukur bisa meningkat pendapatan sekaligus menstabilkan pasar. Ayo kita sayangi produk dalam negeri,” ajak Totok. 

Seperti diberitakan, harga cabai akan terus mengalami fluktuasi hingga beberapa pekan ke depan. Padahal, saat ini panen cabai di tingkat petani baru 50%, artinya masih ada 50% cabai yang siap panen dan harus diintervensi mengingat harganya di tingkat petani yang sangat rendah. Pemprov Jateng sudah melakukan upaya intervensi harga itu dengan membeli cabai langsung dari petani mencapai 10 ton. Cabai yang dibeli dari petani itu lantas dijual kepada ASN di lingkungan Pemprov Jateng dengan harga Rp18.000 per kg. Kabupaten Banjarnegara sudah merespon dan segera menindaklanjuti dengan aksi serupa. (mujipras/dinkominfo_bna).

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan