Fri05242019

Last updateThu, 23 May 2019 2pm

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Sosial Budaya Tarling, Ajang Silaturahmi dan Menyerap Aspirasi Warga

Tarling, Ajang Silaturahmi dan Menyerap Aspirasi Warga

BANJARNEGARA – Selama Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Kegiatan Tarawih Keliling (tarling). Pada putaran ketiga, tim tarling yang dipimpin Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengunjungi Desa Leksana Kecamatan karangkobar, Senin (13/5/2019).

Salat tarawih berjamaah bertempat di Masjid Nurul Huda Dusun Krajan Desa Leksana. Selain bupati, tarwih juga diikuti oleh Wakapolres, anggota Forkompinda, ketua Baznas, kepala OPD, Muspika Karangkobar, BUMN/BUMD/instansi seperti Perum Perhutani, Bank Jateng, ormas, dan sekitar 300 masyarakat umum.

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono dalam sambutannya kembali menekankan, makna kegiatan tarawih keliling adalah sebagai ajang silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. “Bulan Ramadhan ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan ibadah agar kita mampu mencapai derajat taqwa,” kata bupati. “Apalagi suasana di Karangkobar ini adem, saya yakin, seperti itulah suasana kebatianan masyarakatnya. Cinta damai dan penuh persaudaraan,” imbuh Bupati.

Sementara itu Camat Karangkobar, Waris Puji Rahayu, menyampaikan, bahwa pemerintah dan masyarakat Karangkobar terus mengikuti irama dan grengseng pembangunan yang digalakkan Bupati. “Kami selalu bersinergi. Alhamdulillah, infrastruktur sudah bagus, warga kami mengucapkan terima kasih jalannya sudah halus jadi tadi sangat antusias menyambut rombongan bupati,” ucapnya. “Perlu kami sampaikan juga, di Karangkobar terutama Desa Leksana ini sedang menyelenggarakan Kampung Ramadhan, jadi nggak kalah dengan yang di Banjar,” ujarnya bangga.

Kades Leksana, Hambali, menambahkan kegiatan kampung Ramadhan digagas oleh para pemuda desa. “Semua mereka yang mengatur. Kami tut wuri handayani saja. Alhamdulillah, suasana sore, malam semakin hidup dalam suasana religius,” komentar Hambali. Ada lagi usulan kades Karanggondang kepada bupati yang memperkenalkan wisata di desanya, namanya Bukit Mandala yang menurutnya sangat eksotik namun terkendala jalan menuju kesana. “Bukit Mandala ini view nya sangat cantik, semua dataran di bawahnya bisa terlihat dengan jelas, bahkan hingga ke kabupaten tetangga terilhat jelas,” ujarnya berpromosi.

“Kami mohon Pak Bupati bisa membuatkan jalan untuk memudahkan wisatawan kesana. Kami juga akan kerjasama dengan Perum Perhutani dan Bumdes,” tambahnya. Pada kesempatan itu, Bupati didampingi Ketua Baznas Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, juga menyerahkan bantuan dana kepada takmir masjid yang diterima oleh ketua takmir. Bupati juga mengadakan kuiz berhadiah yang disambut antusias oleh jamaah, baik kaum bapak, ibu, kawula muda dan anak-anak.

Tarling ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh KH Musobihin dari Majelis Ulama Indonesia Cabang Banjarnegara. Dalam pengajiannya, Musobihin kembali mengingatkan manusia untuk selalu berusaha menjadi orang Islam yang kaffah. “Bulan Ramadhan ni merupakan momen yang sangat bagus untuk kembali bersatu, setelah pesta demokrasi 17 April lalu. Hilangkan semua ketegangan karena beda pilihan, beda pendapat apalagi permusuhan, mari kita bersatu padu dengan seluruh elemen untuk membangun Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera,” ujar Kyai Musobihin. (mujiprast).

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan