Sun08252019

Last updateFri, 23 Aug 2019 7am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Sosial Budaya Bupati Jemput Gadis Penderita Psikotik (Dirujuk ke RSJ dr Soerojo Magelang)

Bupati Jemput Gadis Penderita Psikotik (Dirujuk ke RSJ dr Soerojo Magelang)

 

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, menjemput Lina Listiana (16 th), warga Desa Prigi penderita gangguan psikotik yang hampir setahun dikurung keluarganya. Bupati beserta tim dari Dinsos, Dinkes dan Jamkesda tiba di rumah keluarga Ratman, ayah Lina, Senin (10/6/2019).

Budhi Sarwono menjelaskan di hadapan keluarga besar gadis itu, bahwa Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menaruh perhatian pada masalah yang tengah dihadapi mereka, dan ingin membantu pengobatan.

“Ananda Lina adalah warga saya. Kami mendengar keluarga ini dan Ananda Lina sedang mengalami masalah ini, maka kami datang untuk membantu pengobatannya,” kata Budhi.

Menurut Bupati, setelah dirinya menengok Lina beberapa waktu lalu, ia memutuskan untuk membawa ke RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang untuk keperluan pengobatan, dengan assessmen dari Dinsos serta pembiayaan melalui Dinkes dan Jamkesda Banjarnegara.

“Yang penting hari ini juga kita antar ke Magelang untuk pengobatan. Yang penting diobati dulu, untuk pemulilan dan kelanjutannya pikir keri,” komentar Budhi. Ia optimis gadis belia itu bisa sembuh dengan cepat.

“Insya Allah cepat pulih, karena di tempat saya ada yang semula jauh lebih memprihatinkan keadaannya. Sekarang alhamdulillah sudah baik,” ujarnya yang sebelumnya sudah berkoordinasi dengan tim assessmen.

Ayah Lina, Ratman, menjelaskan ikhwal anaknya menderita gangguan psikotik.

“Awalnya sakit dan pernah tidak sadar. Tidak tahu kenapa kok jadi seperti ini,” kenang Ratman.

Ia menjelaskan alan keluarga mengurungnya sehingga tidak bisa keluar rumah.

“Tidak ada maksud lain, semua untuk kebaikan dan keselamatan anak saya. Supaya tidak melarikan diri yang justru membahayakan dirinya saja, dan bisa meresahkan warga,” ucapnya.

Ratman berkisah, sebelum jatuh sakit, anaknya bersekolah seperti biasa bahkan pandai mengaji.

“Anaknya baik dan rajin, pintar mengaji. Saya terima Allah memberi ujian ini. Saya juga terima kasih kepada bapak bupati yang membantu pengobatan anak kami,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ahmad Setiawan, menjelaskan, Psikotik adalah gangguan jiwa yang ditandai dengan ketidak mampuan individu menilai kenyataan yang terjadi, misalnya terdapat halusinasi , waham atau perilaku kacau dan aneh.

“Kita doakan bersama semoga Ananda bisa sembuh. Masih sangat muda dan masa depannya masih panjang,” katanya. 

Untuk pembiayaan pengobatan Lina, Bupati telah mengeluarkan kebijakan melalui program Jamkesda. * (Mujiprast / Dinkominfo).

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan