KORPRI Banjarnegara Serahkan Dana Sosial kepada 225 Anggotanya

Banjarnegara - Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Banjarnegara menyerahkan dana sosial kepada 225 anggotanya. Mereka terdiri dari 187 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah pensiun, 19 orang yang pensiun karena meninggal dunia, dan 4 ASN yang mutasi ke luar daerah. Bantuan dansos ini diserahkan oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, di aula Gedung KORPRI Banjarnegara, Senin (17/6/2019).

Sekretaris DP KORPRI Kabupaten Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo, SH, M.Si, dalam laporannya Dana Sosial KORPRI yang diberikan sebesar Rp 2.250.000,- bagi PNS yang memasuki pensiun, sedangkan bagi ASN yang pensiun karena meninggal dunia Rp 3.000.000, sedangkan untuk yang mutasi diberikan tali asih sebesar Rp. 1.750.000 (untuk masa kerja 20-30 tahun), sedeng yang masa kerjanya sampai dengan 10 tahun sebesar Rp. 1.000.000,-


“Adapun untuk penyerahan bantuan dana sosial KORPRI diberikan menjadi 2 tahap setiap tahunnya, tahap pertama diberikan Bulan Juni bagi ASN yang pensiun antara Januari hingga Juni, sementara yang pensiun antara bulan Juli sampai Desember, diberikan pada bulan Desember,” katanya.

Adapun Ketua PWRI Banjarnegara Drs H Suhardi Ahmad dalam sambutannya mengajak agar para pensiunan tetap kekraban, senang kumpul menjaga silaturahmi.

“Meski sudah tua tapi sering srawung. Insya Allah akan awet muda. Dan tetap semangat mengabdi pada masyarakat,” kata Suhardi.

Dia mengutip pemikian PM Malaysia, Mahatir Muhammad yang mengatakan jika otak dan pikiran tidak digunakan akan menjadikan manusia cepat pikun.

“Tak kalah penting adalah pengendalian hati. Jika hati tenang, makan enak sehingga badan tetap sehat dan berguna bagi masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdiannya sebagai aparatur pemerintah, abdi negara dan abdi masyarakat yang telah mengakhiri purna tugasnya. Dia berharap perjuangan dan pengabdian para ASN yang telah pensiun tetap dapat diteruskan dalam kegiatan kemasyarakatan dilingkungan masing-masing.

“Bagi anggota KORPRI yang mutasi keluar daerah tak lupa kami ucapkan rasa terima kasih, atas dharma baktinya pada Banjarnegara, walaupun terasa berat kami melepaskan untuk mengabdi diluar kabupaten Banjarnegara. Walaupun demikian ilmu dan pengalaman saudara masih juga kami butuhkan untuk membangun Kabupaten Banjarnegara ke depan” katanya.

Budhi juga menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada ASN yang pensiun karena meninggal dunia, dia mendoakan agar arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kemudian bagi keluarga yang ditinggalkan dia mendoakan agar selalu diberikan kekuatan dan ketabahan serta dapat melanjutkan perjuangan dan pengabdian yang telah dirintis oleh almarhum.

“Bantuan ini jangan dilihat nilainya. Inilah wujud perhatian dan penghargaann pemerintah melalui KORPRI. Yang oenting silatutahmi harus terus terjaga,” kata Budhi.

Budhi menegaskan, KORPRi harus bisa menjaga kode etik dan jadi pemersatu bangsa.

“Maka, kami serahkan pegawai yang pensium kepada wadah PWRI, yang mempunyai  visi membangun selaras dengan visi Banjarnegara,” ujarnya.

Salah seorang pensiunan yang menerima dansos, Tarso, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah kepada pegawainya yang telah pensiun.

“Alhamdulillah sangat membantu dan terima kasih untuk pemerintah atas perhatiannya kepada para pensiunan,” pungkasnya. (muji prast).

новинки кинематографа
Машинная вышивка, программа для вышивания, Разработка макета в вышивальной программе, Авторский дизайн