Wed07172019

Last updateWed, 17 Jul 2019 9am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Sosial Budaya Pemkab Banjarnegara Siap Genjot Infrastruktur Pariwisata Dieng

Pemkab Banjarnegara Siap Genjot Infrastruktur Pariwisata Dieng

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, Pemerintah siap menggenjot infrastruktur dan penataan Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng Kabupaten Banjarnegara. Hal tersebut disampaikan bupati saat melakukan peninjauan jalur menuju Dieng, serta beberapa fasilitas yang ada di obyek tersebut, Selasa (8/7/2019). Ia didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dwi Suryanto dan Kepala DPU PR, Tatag Rochyadi.

Menurut bupati, melalui peninjauan ini dirinya ingin memastikan kondisi jalan, infrastruktur serta sarpras yang ada, khususnya untuk menghadapi pagelaran budaya akbar, Dieng Culture Festival X yang sudah di depan mata. 

Budhi Sarwono menyerukan kepada wisatawan untuk menikmati jalur mulus Karangkobar-Pejawaran. Jalur tersebut telah diupayakan untuk kenyamanan masyarakat dan tentu saja para wisatawan. 

“Kalau ke Dieng, lewatlah jalur dari Banjarnegara, Karangkobar, Pejawaran. Dijamin lebih cepat, tidak macet dan tidak ditarik retribusi di jalan,” ujar bupati berpromosi.

“Pemandangannya bagus, suasana lebih santai dan pastinya menyingkat jarak cukup signifikan ketimbang lewat kabupaten tetangga,” imbuhnya.

Di kawasan wisata Dieng, Budhi meninjau Kawah Sikidang, Kompleks Candi Arjuna, area parkir, terminal, kompleks pasar/pedagang, fasilitas toilet dan hutan wisata. Ia mengatakan, siap menggenjot infrastruktur wisata Dieng setelah program percepatan infrastruktur jalan selesai di tahun 2020.

Menurutnya, rencana tersebut telah digodok berdasarkan banyaknya masukan dari para ahli, penggiat wisata serta stakeholder terkait untuk pembangunan infrastruktur wisata dan penataan Kawasan Dieng. 

“Setelah program prioritas jalan selesai di tahun 2020, segera kita godok dengan matang termasuk anggarannya, sehingga awal 2021 sudah action,” ujar Budhi.

“Ini yang kesekian saya meninjau Dieng terutama saat DCF dan tahun baru kemarin, lebaran juga musim liburan ini. Dieng memang akan saya genjot dan dicukupi fasilitasnya agar lebih cantik”.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Tatag Rochyadi ST, menjelaskan, infrastruktur wisata yang dimaksud bupati di antaranya revitalisasi terminal, pelebaran jalan, pembuatan jalur pdestrian untuk pejalan kaki, rest area, serta penataan pasar dan pedagang.

“Dieng adalah lumbung pendapatan daerah, pemerintah harus mendukung infrastrukturnya. Perubahan anggaran tahun 2020 Insya Allah sudah anggaran sehingga awal 2021 bisa start” imbuhnya. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Drs Dwi Suryanto M. Si membeberkan, bahwa 85 persen daya tarik Dieng berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara, yang menjadi unggulan Jawa Tengah dan nasional. 

Mengingat tren kunjungan yang terus meningkat, tentu berkonsekuensi pada maksimallisasi pelayanan dan kesiapan sarana dan prasarana infrastrukturnya.

“Konsekuensinya pada maksimalisasi pelayan dan kesiapan sarana dan prasarana infrastruktur sebuah daya tarik wisata atau destinasi antara lain Aksesibilitas, aminitas dan atraksi. Terkait dengan kecukupan asesibilitas atau Infrastruktur jalan telah didukung penuh oleh keputusan politik Bupati,” kata Dwi.

Jalur wisata ke Dieng yang sudah siap dilewati, kata Dwi, adalah jalur Banjarnegara-Karangkobar-Pejawaran- Batur-Dieng dan Jalur Banjarnegara-Singomerto-Pagentan-Batur-Dieng, serta Karangkobat-Wanayasa-Batur-Dieng.

Sedangkan untuk aminitas di sebuah destinasi, lanjut Dwi, antara lain kecukupan parkir, sarana Ibadah, toilet, rest area dan lainnya, yang memang diakui relatif sangat kurang ketika dikomparasikan dengan jumlah angka kunjungan yang rata-rata perhari kurang lebih 2.500 orang. Kecukupan aminitas lain yakni homestay, hotel dan rumah makan. 

“Untuk Atraksi kami harus jujur DCF adalah andalannya. Event ini telah diakui nasional dan telah menerima Anugerah Pesona Indonesia kedua. Jadi jangan lupa mari kita sukseskan DCF kesepuluh, tanggal 2,3,4 agustus 2019,” pungkasnya.* (mujiprast).

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan