Sat08242019

Last updateFri, 23 Aug 2019 7am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Berita Sosial Budaya Pastikan Hewan Kurban Sehat, Bupati Sidak RPH

Pastikan Hewan Kurban Sehat, Bupati Sidak RPH

BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono  mengunjungi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Banjarnegara, yang berada sebelah timur jalur pasar Kota Banjarnegara, Selasa (6/8/2019). Inspeksi mendadak (sidak) bupati ini untuk memastikan sendiri kebersihan RPH dan kesehatan hewan kurban yang pemotongannya dipusatkan di sana.

 

“Tujuan tinjauan saya kesini untuk melihat kesiapan dan kebersihan RPH, juga kesehatan hewan-hewan ternak yang disembelih di sana, terutama menjelang Idul Adha,” kata Budhi Sarwono di RPH Banjarnegara.

Ketika dia melihat langsung, secara fisik bangunan, RPH tersebut sudah cukup baik kebersihannya, namun bangunan dan fasilitasnya perlu dibenahi. 

“Rasanya sudah lama dibangun, jadi diperlukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya seraya mengamati sapi-sapi yang siap disembelih pada hari raya kurban nanti.

Menurut bupati, RPH Banjarnegara ini menjadi tempat pasokan daging di wilayah kota dan sekitarnya. Sehingga perlu ditingkatkan daya tampungnya terhadap hewan sapi hidup dan kambing. Sehingga Pemkab dapat mengantisipasi fluktuasi harga daging sapi saat hari besar keagamaan, khususnya saat Lebaran

Melihat kondisi RPH disini, menurut drh. Agung, selaku dokter hewan yang bertugas di sana, kebersihan selalu diupayakan, juga antisipasi pencegahan penyakit. Untuk proses pemotongan dibantu pistol bius sebelum disembelih oleh algojo.

“Prosesnya sapi dari kandang kita giring melewati lorong menuju penyembelihan. Di depan gerbang sapi korban ditembak dengan peluru bius, sehingga ketika gerbang dibuka sapi sudah jatuh,” terangnya.

Petugas RPH, Manisoh, menjelaskan, waktu obat bius efektif hanya 20 detik, jadi eksekusi harus cepat sebelum hewan sadar.

“Yang mengeksekusi algojo yang bersertifikasi,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan, Totok Setya Winarna, menjelaskan bahwa Kabupaten Banjarnegara memiliki 2 RPH yakni RPH Banjarnegara dan RPH Wanayasa.

“Sejak dua bulan terakhir kami melakukan pemantauan, pengawasan, serta sosialisasi pencegahan penyakit kepada peternak dan pengepul ternak khususnya sapi, untuk menjaga pasokan hewan kurban yang sehat,” kata Totok.

“Saya sangat setuju dengan arahan Bapak Bupati, bahwa kerja sama dengan peternak, pengepul dan pemasok daging itu mutlak diperlukan, supaya pasokan daging di Banjarnegara dan juga daerah lain terpenuhi,” paparnya.

Menurut Totok, untuk kesehatan dan kebersihan RPH Banjarnegara dan Wanayasa, sudah cukup bagus. Fasilitas cukup baik, tenaga cukup. Sekarang bagaimana menyehatkan hewannya saja. 

“Sebelum hewan dipotong, dites dan dicek kesehatannya. Setelah dipotong daging juga dicek. Untuk memastikan daging yang keluar dari RPH adalah sehat, halal dan higienis,” tegasnya.***

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan