Telaga Merdada Akan di Jadikan Area Konservasi

BANJARNEGARA- Dalam rangka program rehabilitasi dan konservasi sumber daya kelautan dan perikanan, Dinas Perikanan dan Kelautan mengadakan  sosialisasi kepedulian lingkungan di perairan umum di komplek Telaga Merdada komplek wisata Dataran Tinggi Dieng akhir pekan kemarin. Sosialisasi dihadiri 25 Kepala rumah tangga nelayan di lingkungan Telaga Merdada.

Argo Wibowo salah salah narasumber dari fakultas perikanan Universitas Diponegoro mengatakan dari sosialisasi tersebut diharapkan Masyarakat sekitar Telaga Merdada mempunyai fungsi makro, salah satunya di bidang perikanan.

“Fungsi makro tersebut nantinya akan bermuara kepada kemakmuran bersama terutama masyarakat di sekitar Telaga Merdada dan sekitarnya. Untuk merealisasikan hal itu nantinya akan di pasang papan larangan dan menggalakan kegiatan ramah lingkungan di sekitar Telaga. Usai sosialisasi menurut rencana akan segera di tebar benih ikan jenis ikan nila dan emas di Telaga Merdada. Tujuannya adalah untuk penambahan stock ikan, serta  untuk perbaikan lingkungan  dan kesejahteraan masyarakat sekitar telaga,” kata Argo.

Sementara Kepala Bidang Perikanan Pada Dinas Pertanian, Perikanan Dan Peternakan  mengatakan penebaran ikan akan dilakukan sehabis lomba pancing yang diadakan oleh masyarakat setempat, dan setelah itu baru ditebar sebanyak 70 ribu benih ikan dari dana APBD Propinsi.

Papan larangan nantinya diantaranya melarang nelayan mencari ikan untuk menangkap ikan selama 6 bulan sebelum ikan yang ditebar tersebut layak konsumsi, dalam papan tersebut juga melarang nelayan menangkap ikan menggunakan mata jaringnya dengan ukuran dua inci. Nelayan juga dilarang menangkap ikan dengan racun, jenu atau petasan.

“Dinas Kelautan dan Perikanan juga meminta agar telaga dipelihara untuk kepentingan hayati di dalam perairan, lingkungan di sekitar telaga juga diminta untuk dijaga agar tidak terjadi erosi. Dari upaya tersebut diharapkan fungsi Telaga dapat memberikan kontribusi untuk masyarakat di sekitar telaga merdada, selain untuk mengairi pertanian disekitar telaga serta berfungsi juga untuk obyek wisata,” kata Totok.

Re stocking di Bendungan Panglima Besar  Sudirman

Pada bulan April mendatang Pemkab melalui Dinas Perikanan juga akan akan melakukan penebaran ikan di Bendungan Panglima Besar Sudirman berupa 125 ribu ikan nila dan 125 ribu nilem. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan program restocking di Banjarnegara.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan masyarakat agar mudah mendapatkan ikan di sungai, sekaligus sebagai salah satu upaya perbaikan gizi keluarga. Selain untuk mendekatkan ikan kepada masyarakat kegiatan restocking juga bertujuan untuk melestarikan lingkungan,” lanjut Totok.

Penebaran ikan tersebut lanjut totok juga bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat agar bisa  memperbaiki gizi keluarga dengan memberikan ikan di perairan umum seperti di sungai dan perairan umum lainya.

Terkait dengan upaya perbaikan gizi keluarga dan mensosialisasikan gemar makan ikan pihaknya juga telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah secara bergiliran.

“Sosialisasi ke sekolah bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat khususnya pelajar pentingnya mengkonsumsi ikan untuk perbaikan gizi,” jelas Totok.(**anhar)

 

 

 

новинки кинематографа
Машинная вышивка, программа для вышивания, Разработка макета в вышивальной программе, Авторский дизайн