BKR “Tumpuan Harapan” Desa Sirukun Kalibening Siap Wakili Jateng Lomba BKR Tingkat Nasional

 

 

 

Bina Keluarga Remaja (BKR) “Tumpuan Harapan” Dusun Sampo Desa Sirukun Kecamatan Kalibening, Banjarnegara baru-baru ini, dinilai oleh Tim Penilai Provinsi Jawa Tengah pada Penilaian Kelompok BKR Terbaik Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 di aula Balai Desa Sirukun, beberapa waktu lalu.

Hadir dalam acara penilaian seluruh pengurus dan anggota BKR beserta anggota keluarganya yang berusia remaja, Kades Sirukun beserta perangkat, dan Muspika Kalibening dan jajarannya. Hadir pula menyaksikan penilaian, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Hj. Sakinatun Hadi Supeno dan Kepala BKBPP, Drs. Suyatno, M. Hum, sementara dari Tim Penilai diketuai oleh Ny. Anisah Wibowo dengan tiga orang anggota.

Tiga Besar

Dalam sambutan selamat datang, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Banjarnegara, Hj. Sakinatun Hadi Supeno mengatakan kegembiraannya atas terpilihnya BKR “Tumpuan Harapan” sebagai tiga besar dalam Pemilihan Kelompok BKR Terbaik Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015, meskipun harus bersaing dengan dua pesaing lain yakni dari Purbalingga dan Batang. “Kami optimis, semoga Tumpuan Harapan bisa menjadi tumpuan harapan kami, yaitu menjadi yang terbaik sehingga dapat mewakili Jawa Tengah dalam lomba BKR Unggulan tingkat nasional.”

Sakinatun mewakili PKK Kabupaten turut bangga, kegiatan Keluarga Berencana dapat berjalan dengan baik di desa kecil seperti Sirukun. Karena menurutnya, KB bukanlah monopoli kaum wanita. Namun kaum pria, lansia dan remaja punya andil besar menyukseskan program KB yang bermuara pada terciptanya keluarga bahagia yang terencana.

Di awal penilaian, Ny Suwiti Karpi, selaku Ketua PKK Desa Sirukun menyampaikan paparan mengenai kondisi desa dan kegiatan KB khususnya BKR yang sedang dinilai. Suwiti mengatakan, pada awal berdirinya pada 15 Oktober 2013, kegiatan BKR “Tumpuan Harapan” antara lain pemanfaatan lahan pekarangan, usaha ekonomi produktif untuk peningkatan gizi, dan penyuluhan hubungan harmonis dengan keluarga. “Alhamdulillah, warga kami sangat respon, sehingga kegiatan kini sudah banyak berkembang. Uniknya, penyuluhan tidak harus kumpul banyak orang. Di sawah, dimana tempat dengan beberapa orang saja yang ketemu, penyuluhan bisa berjalan,” katanya.

 Triad KKR

Tim penilai kemudian melakukan survey ke sekretariat BKR Tumpuan Harapan yang berlokasi di RT 03 RW 01. Ketua BKR Tumpuan Harapan, Ika Yuliani, S. Pd, mengatakan, saat ini, BKR Tumpuan Harapan yang beranggotakan 66 keluarga, tak hanya fokus pada kegiatan untuk perempuan usia produktif, tapi giat juga melakukan penyuluhan bagi remaja. “Permasalahan remaja menjadi isyu penting. Jumlahnya yang besar karena berdasarkan sensus penduduk 2010 saja, jumlah remaja Indonesia sudah mencapai angka 64 juta lebih atau 27,6 persen lebih dari jumlah penduduk Indonesia, sekarang pasti sudah berkembang. Disamping itu, remaja sangat rentan terhadap resiko Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) atau tiga resiko yang dihadapi oleh remaja, yakni karena seks bebas, ancaman HIV/ AIDS dan Napza. Dalam evaluasi penilaian, Ketua Tim Penilai Pemilihan Kelompok BKR Terbaik Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 menyatakan puas dengan kinerja KBR Tumpuan Harapan dan juga dukungan seluruh masyarakat Desa Sirukun. Anisah Wibowo mengatakan, bahwa penilaian lomba tersebut bukanlah yang utama. “Karena yang lebih penting adalah tindak lanjut pembinaan kegiatan ini agar benar-benar berjalan dengan rajin sehingga anggota BKR dan masyarakat merasakan manfaatnya,” ujarnya. (Muji Prast).

 

 

 

новинки кинематографа
Машинная вышивка, программа для вышивания, Разработка макета в вышивальной программе, Авторский дизайн