Thu08222019

Last updateThu, 22 Aug 2019 8am

Kelembagaan

4,7 Persen Masyarakat Jawa Tengah Buta Aksara

 

Plt Asisten III Sekda Provinsi Jawa Tengah Tofik Hidayat saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah mengatakan berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah saat ini masih ada kabupaten yang jumlah buta aksaranya di atas 40 ribu, masing-masing Kabupaten Brebes, Tegal dan Sragen.

 

Sedangkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2011, di Jawa Tengah ini saat ini 977.961 (4,7%) buta aksara. Sebagian besar dari jumlah tersebut adalah perempuan dan mayoritas berada di perdesaan.

 

Untuk itu kata Dia untuk menurunkan angka buta aksara, Jawa Tengah telah melalukan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah Kabupaten, Kota, serta dukungan dari berbagai lembaga mitra Pendidikan Non Formal (PNF), seperti Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Aisyiyah, Kowani, lembaga keagamaan, Perguruan Tinggi (PT) melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, Pusat Kegiatan Belajar Masyara-kat (PKBM), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Forum Tutor Keaksaraan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

 

Kita juga patut bersyukur karena men-dapatkan penguatan dari Tentara Nasional Indo-nesia (TNI) melalui Bintara Pembina Desa (Babin-sa),” kata Tofik.

 

Tofik juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada lembaga terkait atas dukungan dan kerjasamanya dalam meningkatkan layanan pendidikan keaksaraan di Jawa Tengah.

 

Hingga tahun 2015, kita mampu menurunkan angka buta aksara orang dewasa usia 15-19 tahun, hingga tinggal 854.918 (2,57%). Jumlah dan persentase tersebut merupakan kemajuan penting yang dicapai Jawa Tengah dalam memenuhi target Deklarasi Dakar tentang Pendidikan Untuk Semua (PUS) atau Education for All (EFA),”lanjutnya.

 

Tofik menambahkan perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Menteri Pendidikan sedunia, menetapkan tanggal 8 September 1965 sebagai Hari Aksara Internasional (International Literacy Day) dan diperingati setiap tanggal 8 September oleh masyarakat dunia. Harapannya adalah mengingatkan kembali pentingnya melek hurufatau aksara dalam pembangunan sumber daya manusia.

 

Lebih lanjut Gubernur juga mengajak untuk menyukseskan gerakan nasional pemberantasan buta aksara dan Gerakan Ayo Membaca sebagai perwujudan pemerataan layanan pendidikan kepada semua pihak.

 

Mari, masing-masing dari kita melakukan pendekatan keaksaraan fungsional, minimal pada orang ter-dekat di sekitar kita yang masih buta aksara,” lanjutnya.

 

Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo pada kesempatan tersebut mengatakan pelaksanaan pendidikan non formal di Banjarnegara saat ini berjalan dengan lancar, hal tersebut karena adanya kerjasama yang baik antara dinas pendidikan propinsi, pemerintah daerah dengan organisasi mitra pendidikan non formal diantaranya PKBM dan HIPKI.Kerjasama yang baik pula antara pemerintah Banjarnegara dengan legislatif senantiasa mendorong dan mendukung kemajuan dengan melalui bantuan keuangan yang dianggarkan dalam APBD yang setiap tahunnya selalu meningkat,” kata SutedjoSementara Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah Nur Hadi Amiyanto mengatakan pelaksanaan layanan pendidikan masyarakat khususnya pendidikan keaksaraan di Jawa Tengah sudah berjalan baik dengan hasil yang cukup menggembirakan.Sebagai bukti adalah diberikannya penghargaan keaksaraan dan penghargaan lainnya dari pemerintah pusat kepada Gubernur dan Kepada lembaga lain di Jawa Tengah, diantaranya .berupa anugrah aksara tingkat pratama, Anugrah Aksara Tingkat Madya, Anugrah Aksara Tingkat Utama, Anugrah keaksaraan.(**anhar)

Read more: 4,7 Persen Masyarakat Jawa Tengah Buta Aksara

SOTK

Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 14 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Yang Mcnjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah Kabupaten Banjarnegara (Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2008 Nomor 14 Seri E Nomor 8, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 106):

Perda Nomor 15 s/d 19 Tahun 2008

- Ditetapkan tanggal :22 Juli 2008.

- Diundangkan tanggal : 4 September 2008.

  1. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 15 Tahun 2008 tentang Organisasi dan l'ata Kerja Sekretariat Daerah dan SSekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banjarnegara ( Lembaran Daerah Kabupaten Banj arnegara Tahun 2008 Nomor l5 Seri D Nomor 2, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor I 07);
  2. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 16 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Banjarnegara (Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara tahun 2008 Nomor 16 Seri D Nomor 3. Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 108);
  3. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 17 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Banjarnegara (Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2008 Nomor l7 Seri D Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 109);
  4. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 18 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kabupaten Banjarnegara (Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2008 Nomor l8 Seri D Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor l 10);
  5. Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2008 tentangOrganisasi dan tata Kerja Kantor Pelayanan Perijinan terpadu Kabupaten Banjarnegara (  Lembaran daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2008 Nomor 19 Seri D Nomor 6 Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 111 )

 

Sumber Bagian Organisasi, Setda Banjarnegara

 

Sekretariat Daerah

Sekretariat Daerah : (Perda Nomor 15 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banjarnegara)

Read more: Sekretariat Daerah

Data Kelambagaan Dinas Daerah

Dinas Daerah : (Perda Nomor 16 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten

Read more: Data Kelambagaan Dinas Daerah

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan