~ Juga Himbau Gunakan BLT Rp 600 Ribu dengan Cermat ~

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, menyatakan keresahannya akan kondisi Kabupaten Banjarnegara yang saat ini masih dinyatakan merah, sehingga belum siap untuk memulai “new normal”. Keresahan Bupati ini disampaikan di sela-sela peninjauan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II di Kelurahan Argasoka, Selasa (16/6/2020).

“Di Banjarnegara sampai hari ini masih ada 10 pasien terkonfirmasi positif corona dan 15 orang yang dikarantina yang sedang menunggu hasil swab. Maka tetap masyarakat harus waspada akan bahaya Corona,” kata bupati yang juga ketua Gugus Tugas Covid-19.

“Jadi Banjarnegara masih zona merah, belum zona hijau. Kalau belum ada data semua dari lab, dari Dinas kesehatan bahwa semua pasien sudah sembuh kita belum berani melangkah maju ke new normal, ini demi keselamatan rakyat,” imbuhnya.

“Saat ini masih baru persiapan untuk menuju new normal. Saya tegaskan, baru persiapan menuju new normal. Kita akan menyatakan memulai new normal apabila sudah tidak ada pasien yang terkonfirmasi corona,” sambungnya lagi.

Lebih lanjut Bupati juga menghimbau kepada masyarakat penerima BLT untuk lebih bijak dalam membelanjakan uang yang diterima.

“Uang BLT ini utuh 600 ribu rupiah jumlahnya. Pergunakan sebaik dan sehemat mungkin. Jangan untuk foya-foya, dan bila ke pasar atau toko perhatikan protokol kesehatan. Jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun,” pesannya yang diamini ratusan warga penerima manfaat. Bupati didampingi Forkopimda, Camat Banjarnegara, dan perangkat kelurahan Argasoka.

Hari ini, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). BLT APBD Kabupaten Banjarnegara dianggarkan sebesar 50,4 Milyar yang direncanakan akan diberikan untuk 28.000 KK yang berhak. Bantuan BLT APBD Kabupaten Banjarnegara Tahap II tetap diberikan dengan besaran Rp. 600.000,- per KK. demikian juga yang direncanakan untuk tahap III nanti yang akan diberikan pada bulan depan.

Anggaran yang disediakan untuk BLT Tahap 2 sebesar Rp. 13,2 M yang akan diberikan untuk 22.015 KK di Banjarnegara dengan rincian 20.000 KK menerima 600 rb per KK dan sisanya sejumlah 2.015 KK menerima 1,2 Juta per KK (tidak bisa diambil pada bulan lalu karena kurangnya lengkapnya data Kependudukan, sehingga dirapel pada bulan ini).

Kepala Dinsos Banjarnegara, Aziz Achmad, menjelaskan, mekanisme Penyaluran BLT APBD Kabupaten Banjarnegara tetap melalui Kantor Pos Banjarnegara. Direncanakan dalam waktu 7 hari sejak sekarang, penyaluran BLT APBD Kabupaten Banjarnegara Tahap 2 akan selesai dilaksanakan oleh POS Banjarnegara.

“Untuk Periode 3 Bulan pertama, diberikan kepada 20.000 masyarakat penerima per bulan, dengan data yang berasal dari hasil musyawarah desa / kelurahan yang terdampak pandemi covid-19,” jelasnya.

“Kemudian untuk 8.000 sisanya akan kita cadangkan untuk periode selanjutnya jika kondisi masyarakat secara nyata masih terdampak,” imbuhnya.

Salah seorang penerima BLT, Sudarto, warga Argasoka merasa sangat terbantu dengan adanya BLT dari APBD ini.

“Syukur alhamdulillah, bulan ini saya menerima dua bulan, karena bulan kemarin belum tercatat. Terima kasih Pak Lurah, Pak Camat dan tentu saja Bapak Bupati atas kepeduliannya,” pungkasnya. *** (Muji P/Dinkominfo).

downloadfilmterbaru.xyz bigoporn.club bok3p.site sablonpontianak.com

Share This

Share this post with your friends!