BANJARNEGARA – Dalam upaya memberikan kenyamanan kepada warga dan pengunjung, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Semampir atau Taman Srikandi terus berbenah. Pemkab melalui DPKPLH tengah giat melakukan penataan pada kompleks taman, agar lebih cantik dan menambah keindahan kota. Kepala DPKPLH, Tursiman S. Sos melalui Kasi Kebersihan, Rakiwan SH, mengatakan, Penataan tersebut antara lain meliputi pengecatan pohon, perapihan tanaman, dan pembenahan lampu agar suasanadi lokasi menjadi lebih indah.

“Disamping itu walaupun sekarang sedang musim kemarau, kami juga secara rutin mengadakan penyiraman agar pohon tanaman tidak layu, kata Rakiwan.

Dia menambahkan, untuk menghidupkan RTH, masyarakat atau instansi, sekolah bisa   berkegiatan di lokasi RTH, dengan mengajukan surat resmi.  Kegiatan masyarakat atau sekolah meliputi : Kemah, olah raga, pentas seni dan memungkinkan juga untuk resepsi pernikahan.

“Silakan saja, kami membuka kesempatan siapa saja bisa memanfaatkan RTH untuk kegiatan yang positif, agar suasananya lebih hidup,” tambahnya.

Penyiraman dilakukan pagi dan sore hari dua kali dalam sehari. Adapun Pekerja yang terlibat dalam perawatan RTH sebanyak 7 orang

“Air kita ambilkan dari saluran irigasi dan manakala irigasi sedang tidak mengalir kita ambil dari sumber air yag ada di komplek RTH,” jelasnya.

Taman Srikandi atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang bertempat di Desa Semampir Kecamatan Banjarnegara Kabupaten Banjarnegara sebagai Taman Srikandi, diresmikan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Desember tahun lalu.

Harapannya, pembenahan RTH ini mampu mewujudkan ruang publik yang berkualitas, aman, nyaman, serta dapat diakses dengan mudah dan murah bagi masyarakat. Serta untuk menegaskan fungsi RTH sebagai tempat rekreasi berbasis keluarga sekaligus ruang ekonomi masyarakat. Pemberian nama Taman Srikandi diharapkan memberi kesan semangat yang lebih positif, cantik, dan bersih.

Ketika dimintai pendapatnya, Budhi Sarwono mendukung pembenahan ini, karena sebagai upaya untuk mengembalikan fungsi RTH yang dulu kerap disalahgunakan hal negatif.

“Hal ini perlu dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, masyarakat dan terutama kaum muda yang kreatif untuk saling bersinergi membenahi,” kata Bupati.

“Proses revitalisasi Taman Srikandi atau RTH Semampir akan terus dilakukan, dengan mewujudkan tempat rekreasi keluarga yang sehat dan layak, dan yang tak kalah penting nantinya mampu menumbuhkan ruang ekonomi rakyat,” terangnya.*