Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Bawang membagikan dana sosial sebanyak Rp.135.575.000 untuk Rumah Tangga Miskin (RTM) di 18 Desa. Secara simbolis pemberian dana sosial dilakukan saat kegiatan Gebyar UPK Kecamatan Bawang di Balai Desa Kutayasa, akhir pekan lalu, Sabtu (5/10).

Manajer UPK Kecamatan Bawang Siti Nugrah ‘Aeni mengatakan, dana sosial tersebut merupakan alokasi surplus UPK tahun 2018 yang ditujukan untuk membantu warga miskin di desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Bawang.

“Bantuan tersebut untuk rehab RTLH dan beasiswa sekolah,” jelasnya

Lebih lanjut dia menyampaikan, saat ini UPK kecamatan Bawang saat ini memiliki aset mencapai Rp.8.674.865.324. Sedangkan untuk pemanfaat dana UPK terdiri dari 230 kelompok UEP (Usaha Ekonomi Produkif) dan SPP( Simpan Pinjam Perempuan) dengan jumlah pemanfaat aktif sebanyak 2400 orang dari 18 desa di Kecamatan Bawang.

“Selama ini UPK berkomitmen untuk memberikan bantuan tambahan modal usaha bagi kelompok di Kecamatan Bawang. Hal tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan usahanya,” terangnya

Ketua Pelaksana Kegiatan Gebyar UPK Kecamatan Bawang, Heri Isminanto mengatakan,  pembagian dana sosial di semua desa wilayah Kecamatan Bawang sudah terealisasikan. Khusus untuk Desa Kutayasa dana sosial diberikan secara langsung kepada warga bertepatan dengan peyelenggaraan Gebyar UPK.

Dikatakan, Gebyar UPK digelar untuk mempererat tali silaturahmi dari semua kelompok di Kecamatan Bawang. Selain itu juga menumbuhkan motivasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada UPK yang telah menjalin kebersamaan melalui program-program yang telah berjalan kurang lebih 21 tahun.

“Selain pemberian dana sosial, untuk memeriahkannya kami mengadakan jalan sehat, pembagian doorprice dan hiburan musik,”  katanya

Pada kesempatan ini Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin memberikan apresiasi kepada UPK Kecamatan Bawang atas dampak positif serta manfaat yang diberikan untuk masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Bawang. Sebagai lembaga yang menyediakan pembiayaan, dana yang dikelola untuk melayani masyarakat mendatangkan keuntungan dan kembali ke masyarakat.

Wabup menilai keberadaan UPK melalui peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat menjadi bagian dalam upaya penanggulangan kemiskinan.”UPK memiliki potensi meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menjadi bagian untuk mewujudkan Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera” tuturnya. * (Amar/Dinkominfo)