Banjarnegara – Sebanyak 67 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS di Hotel ASRI Banjarnegara (8/10/ 2019) . Pelatihan Dasar CPNS kali ini diikuti sebanyak 2 Angkatan, masing-masing angkatan ke-263 sebanyak 34 orang, dan angkatan ke-278 sebanyak 33 orang. Mereka mengikuti diklat selama 51 hari. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo, SH,M.Si menjelaskan bahwa tujuan dari Latsar ini adalah untuk membentuk PNS yang profesional yang karakternya dibentuk oleh sikap dan perilaku disiplin PNS.

“Kita tanamkan nilai-nilai dasar PNS dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam NKRI, serta menguasai bidang tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat,” kata Agung.

“Lama pendidikan 51 dengan system on class 21 hari dan 30 hari off class. Peserta CPNS guru dan tenaga kesehatan dari Dinkes serta RSUD,” imbuh Agung.

Bupati Budhi Sarwono saat mengisi materi pada jam pimpinan, memberikan ucapan selamat kepada para peserta latsar atas keberhasilan menjadi CPNS yang telah menyisihkan ratusan ribu pendaftar.

“Kalian harus bersyukur atas pencapaian menjadi CPNS, kalian adalah kader pilihan instansi pemerintah, maka jangan menjadikan sebagai tujuan akhir tetapi jadikan awal karya menjadi pegawai negeri sipil sesuai dengan manajemen PNS,” kata bupati.

‚ÄúDalam Peraturan pemerintah No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dinyatakan bahwa manajemen PNS adalah pengelolaan pegawai negeri sipil untuk menghasilkan aparat yang profesional, memiliki dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik. CPNS wajib menjalani masa percobaan selama setahun, yang merupakan masa prajabatan, yang dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan, seperti kegiatan ini,” imbuh Bupati.

Lebih lanjut Budhi Sarwono mengajak para CPNS untuk menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter, berani mencoba, berani berubah, mantap dalam melangkah, dan tidak takut salah. Ia menceritakan perjalanan hidupnya dari bawah sehingga kini dipercaya menjadi bupati.

“Saya dulu orang yang pernah menyimpang, tapi saya berani berubah dan memperbaiki diri untuk lebih baik. Kalian besok dalam bekerja jangan takut salah. Belajarlah terus dan pedomani aturan yang ada,” pesan bupati.

Kegiatan diakhiri dengan dialog, ramah tamah dan foto bersama Bupati dan peserta Diklat.*(Muji P/Dinkominfo)