BANJARNEGARA – Sebanyak 16 anak dari Kecamatan Karangkobar, mengikuti sunatan massal yang diselenggarakan oleh Asosiasi Parkir Karangkobar (Asopak) bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan, Puskesmas dan Ikatan Perawat setempat, di kompleks Pasar Pisang Karangkobar, Senin (7/10/2019). Ketua penyelenggara, yang juga pengurus Asopak, Hariyanto, menjelaskan kegiatan sunatan massal ini diselenggarakan organisasinya untuk membantu anak-anak yang belum di khitan karena alasan ekonomi.“Kegiatan ini didukung banyak pihak, kami mengucapkan terima kasih terutama kepada Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten, Puskesmas Karangkobar, Ikatan Perawat dan para dermawan yang tak mau disebutkan namanya,” katanya.

Pada sunatan masal ini, kata Hariyanto, peserta mendapatkan bingkisan, baju, makan, sarung, serta uang saku Rp. 200 ribu.
“Tak ketinggalan bola bagi anak agar nanti setelah sembuh bisa langsung bermain,” katanya.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas peran serta komunitas parkir yang punya ide brilian untuk memberikan sumbangsihnya.
“Kegiatan ini bagus sekali, mari kita bersinergi membangun masyarakat Banjarnegara dengan karya yang positif,” katanya.

Bupati jua mengajak anak-anak untuk terus meningkatkan amal saleh, patuh kepada orang tua dan mengembangkan silaturahmi dengan sesama.
“Jadilah anak sholeh yang dapat menjunjung nama baik diri, keluarga dan bisa mengharumkan nama Banjarnegara”.

Ahmad, warga Karangkobar, yang anaknya mengikuti program sunatan massal, mengaku senang dan sangat tertolong dengan penyelenggaraannya.

“Kebetulan sekali anak kami minta sunat, dan kondisi ekonomi kami lagi sulit. Begitu ada informasi ini, kami langsung mendaftar dan anak kami akhirnya bisa disunat,” katanya.

Sunatan massal dihadiri oleh Muspika Karangkobar, tokoh agama dan masyarakat. Anak-anak yang di khitan di kirab dengan becak diiringi drum band dan rebana. Acara ditutup dengan pengajian oleh KH. Khayaul Makky, SH, pengasuh Ponpes Tanbighul Ghofilin, Mantrianom.* (Muji P/Dinkominfo)