Banjarnegara – Upacara Peringatan HUT Korpri Ke-48, HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Tingkat Kabupaten Banjarnegara, digelar di alun-alun Banjarnegara, Jumat (29/11/2019). Tampil sebagai inspektur upacara adalah Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono. Sementara komandan upacara dibawakan oleh Nur Sahid, S.Pd, pengibar bendera dari Korpri dan PGRI, pembaca UUD 1945, Setiawan Adi Nugroho, sementara paduan suara dari PGRI Banjarnegara.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dalam amanatnya mengingatkan, bahwa KORPRI dan PGRI sebagai ASN hendaknya terus meningkatkan pelayanan. Pelayanan yang diberikan haruslah baik, wajar dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan.

“Di era sekarang tugas dan fungsi birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Sekedar melayani saja sudah tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan,” sambutnya.

Disebutkan, bahwa Presiden RI yang juga selaku Penasihat Korpri mengingatkan agar Korpri harus mengurangi kegiatan seremonial yang sifatnya rutinitas dan lebih meningkatkan produktivitas serta berorientasi pada hasil. Orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata.

“Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus dipotong, dipercepat dengan cara penerapan teknologi ” lanjutnya.

Dengan kemajuan teknologi, ungkapnya, cara kerja birokrasi juga harus berubah. Inovasi teknologi harus bisa mempermudah, bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah.

“Saat ini, kita berada di dunia yang berubah dengan cepat, yang sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan,” katanya.

“Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi,” urainya.

Karena itu, Ia mengajak seluruh anggota Korpri untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linear. Dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi harus berubah. Korpri harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan.

“Saya mengajak seluruh anggota Korpri untuk terus menerus bergerak mencari, terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi,” katanya.

Ketua Korpri Banjarnegara Drs. Indarto M. Si, mengatakan Peringatan HUT Korpri Ke-48, HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru dijadikan satu waktunya agar lebih fokus dan gayeng.

“Dengan bersinergi seperti ini kita lebih mantap dalam melakukan kegiatan, dan pastinya lebih efektif efisien,” kata Indarto yang juga Sekda Banjarnegara.

Usai upacara dilanjutkan dengan pemberian satya lencana 10, 20 dan 30 tahun dan kepada ASN yang purna tugas, Penghargaan atau sertifikasi Paripurna untuk RSUD Banjarnegara, juara lomba Kebersihan Lingkungan kepada Dinas Sosial sebagai juara, dan penghargaan Inovasi Pelayanan Publik kepada Khusnul Khotimah, dengan karyanya “Oce Oke”. Usai upacara Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Banjarnegara juga melakukan tabur bunga di TMP Sureng Yudha.

Upacara diikuti oleh Forkopimda, Kepala OPD, Jajaran Korpri PGRI, PKK Dharma Wanita, Polres, Kodim, Satpol PP dan undangan lainnya. *(Muji P/Dinkominfo)