Banjarnegara – Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah Jateng Brigjend TNI Sondi Siswanto, SH, MM memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan Pemkab Banjarnegara dalam melaksanakan pembangunan serta menciptakan iklim sejuk yang kondusif di Kabupaten Banjarnegara secara menyeluruh. Hal tersebut disampaikan Sondi saat kunjungan BIN Jateng yang diterima Bupati Budhi Sarwono di Pringgitan, Selasa (7/1/2020).

Hadir dalam kunjungan singkat tersebut antara lain : Dandim 0704, Kajari, Ketua DPRD, Sekda serta Forkompimda lainnya. Juga turut hadir mendampingi Bupati para Staf Ahli, Asisten Sekda, Kepala Dinas, perwakilan LSM dan tokoh masyarakat Banjarnegara lainnya.

“Kinerja pembangunan di Banjarnegara sangat nyata, karena saya cukup lama bertugas di Banjarnegara sebelum menjadi kepala BIN Jawa Tengah,” sambut Kabinda Jateng, Brigjend TNI Sondi Siswanto, SH, MM dalam pengarahannya.

“Saya ingat betul dulu jika saya ke Banjarnegara dari Semarang, mobil saya semua bunyi. Mungkin cuma klakson yang nggak bunyi. Artinya infrastruktur jalan dulu parah. Namun sekarang kebalikannya, bahkan jalan kampung pun sudah bagus. inilah bentuk upaya kasat mata Pak Bupati untuk mensejahterakan rakyatnya. Karena dilihat rakyat adalah yang nyata,” lanjut Sondi.

Lebih jauh, Sondi juga mengapresiasi karena di Banjarnegara dan di wilayah Jawa Tengah, aman terkendali, semuanya aman dan kondusif. Hal ini, katanya, tak lepas dari kemitraan BIN dengan pemerintah, LSM, Ormas, Keagamaan dan Kepemudaan.

“Alhamdulillah, tidak ada bom di Jateng. Ini karena kita bersinergi dan mengaktifkan seluruh ormas. Ada dari Pemuda Pancasila, Lindu Aji, Banser, Ansor, Pramuka, dan banyak organisasi lain. Mereka sangat membantu mendampingi TNI, Polri dan aparat Pemda,” terangnya.

Sondi juga membeberkan masih banyaknya kelompok yang menginginkan perpecahan bangsa, antara lain dari kelompok radikal kanan, intoleran, dan teroris. Disebutkan ada 127 napi teroris (napiter), 226 ex napiter. Salah satu dari Banjarnegara atas nama Ageng Nugroho tertangkap di Temanggung beberapa waktu lalu. Yang bersangkutan merupakan jaringan Solo.

Hal tersebut, katanya adalah berkat kemitraan masyarakat dan kesigapan aparat. Salah satu tugas Intelejen, yakni mengumpulkan semua data dan informasi di suatu daerah. Kemudian data itu akan menjadi masukan bagi pimpinan daerah bahkan masukan untuk Presiden.

“Akan tetapi mengumpul data bukan hanya tugas dari Intelejen, Pemerintah dan unsur lainnya, bahkan masyarakat pun harus ikut ambil bagian dalam mengumpulkan data dan informasi. Karena, yang tahu keadaan daerahnya adalah masyarakat daerah itu sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Budhi Sarwono berharap agar kemitraan Pemerintah dengan BIN terus ditingkatkan. Bupati juga meminta pejabat yang hadir untuk menjadi pioner dalam penyampaian informasi dari masyarakat untuk menjaga stabilitas Banjarnegara.

“Saya berharap, jika menemukan hal yang aneh di daerahnya, segeralah melaporkan ke pihak yang bertugas menangani hal tersebut untuk diselesaikan secara mufakat dan musyawarah, karena itu berfungsi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di sekitar masyarakat,” kata bupati.

Budhi juga mengajak Forkompimda, unsur Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif bisa bekerja untuk melayani masyarakat penuh dengan mengedepankan penyelesaian masalah dengan musyawarah dan hati nurani.

“Keberhasilan pembangunan Banjarnegara berkat hubungan dan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat. Mari kita wujudkan Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera,” kata bupati.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan tukar menukar cindera mata, dan bergambar bersama. *(Muji P/Dinkominfo)*