Dalam sambutanya, Muhdi mengungkapkan tidak bisa melupakan jasa-jasa yang telah dilakukan oleh Sulistyo. “Pak Lis (Sulistyo) telah mencurahkm seluruh hidupnya untuk PGRI sampai akhir hayatnya. Sekarang kita merasakan buah perjuangan beliau. Karenanya pantas kalau hari ini ribuan guru berkumpul disini menziarahi beliau. Semoga spirit perjuangan beliau terus tumbuh di dada semua guru” harapnya

Dalam rangka memeringati Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke 74, ribuan guru dari berbagai daerah melakukan ziarah ke makam Dr Sulistiyo, Sabtu (23/11), di Kalitengah, Purwanegara Banjarnegara. Mereka terdiri dari rombongan Pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah, PGRI Cabang Limbangan Kendal, Cabang Maos Cilacap, Cabang Ketanggungan Brebes, Cabang Somagede Banyumas, Cabang Karanganyar Kebumen, Cabang Purwareja Klampok, Cabang Wedi Klaten, Pengurus Kabupaten Wonosobo dan Cabang Patean Kendal.

Kedatangan mereka disambut Ketua Dewan Kehormatan Guru PGRI Banjarnegara yang juga Wakil Bupati Syamsudin, Ketua Pengurus Besar PGRI Nasional Sukirman dan Ketua PGRI Banjarnegara Noor Tamami. Kegiatan diawali dengan upacara di halaman makam yang dipimpin oleh Ketua PGRI Jawa Tengah Muhdi.

Adapun Wabup Syamsudin berharap, tanah kelahiran Sulistyo bisa “dihidupkan” dengan keberadaan Monumen Dr Sulistyo. “Kita berhutang budi pada almarhum Sulistyo, maka kita upayakan agar Kalitengah ini hidup dengan aktivitas literasi, konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga dengan hal itu, maka nama Sulistyo akan abadi di hati sanubari kita” ujarnya.

Sementara itu Noor Tamami berharap para guru dapat memiliki spirit Sulistyo. “Pak Lis bisa membuktikan jika meski berasal dari Banjarnegara, kota kecip, tapi bisa berperan besar. Kita harap saat ini Pak Sukirman yang menjadi ketua PB PGRI di pusat juga melanjutkan tradisi kepemimpinan sebagaimana Pal Lis. Kita yakin akan terus tumbuh guru-guru hebat yang totalitas berjuang untuk guru seluruh Indonesia” pungkasnya.