Banjarnegara – Pemkab Banjarnegara kembali mengintensifkan agenda Tarawih Silaturahmi (Tarhim) Forkopimda bersama OPD pada Ramadan 1447 Hijriyah. Senin (23/2/2026) malam, Tarhim Tim IV diselenggarakan di Masjid Raudhatul Janah, Desa Sigaluh, Kecamatan Sigaluh. Rombongan tarhim dipimpin Pj Sekda Banjarnegara, Tursiman S.Sos.
Kegiatan tarhim merupakan upaya mempererat silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program strategis daerah.
Turut hadir dalam rombongan antara lain : Ketua DPRD Slamet SM, Inspektur Agung Yusianto, Ka Satpol PP Fajar Nidaul Syarifah, Kepala Pelaksana BPBD Aji Piluroso, Kabag Umum Anton Risdianto, Camat Sigaluh Dampak Firmansyah, jajaran Polsek, Danramil, serta para kepala desa se-Kecamatan Sigaluh.
Kades Sigaluh, Santo Prihatmoko S.So, menyambut hangat kehadiran rombongan. Menurut Kades Santo, tarhim bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum memperkuat sinergi.
“Kehadiran rombongan Tarhim ini menambah motivasi bagi kami untuk terus bersinergi membangun masyarakat yang maju, sejahtera, dan bahagia,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Tursiman S.Sos memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempromosikan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara. Beragam agenda disiapkan untuk menghibur sekaligus melibatkan masyarakat luas.
Di antaranya event dolanan bocah di Alun-alun Banjarnegara, pemecahan rekor MURI minum dawet ayu sebanyak 45.500 gelas, hingga khitanan massal.
“Khitanan massal bukan untuk masyarakat kurang mampu saja. Ini momen untuk berbagi kegembiraan dengan seluruh masyarakat Banjarnegara,” kata Tursiman.
Selain itu, akan digelar pengajian umum bersama Ustadz Handy Bonny yang menyasar kalangan muda dan disiarkan secara langsung melalui YouTube Dinas Kominfo. Sejumlah hiburan rakyat juga telah disiapkan.
“Tujuannya tak lain adalah untuk menghibur masyarakat dan membangkitkan kebersamaan di momentum hari jadi,” ujarnya.
Tursiman berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Ia juga menyinggung pentingnya sejumlah program strategis berjalan optimal di tingkat desa.
Ia meminta agar KDMP dapat berjalan dengan baik serta program MBG tepat sasaran, sehingga mampu meningkatkan asupan gizi anak-anak mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA.
“Kita semua berharap program-program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Rangkaian Tarhim diisi dengan pengajian oleh Ustazah Hj Siti Musyarafah. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan jamaah tentang tiga fase Ramadan.
Menurutnya, fase pertama berlangsung pada 10 hari awal sebagai masa turunnya rahmat. Fase kedua pada 10 hari berikutnya sebagai masa ampunan. Sedangkan fase ketiga pada 10 hari terakhir menjadi ujian terpenting sekaligus hadirnya malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil.
“Semoga kita bisa istiqomah menjalani seluruh fase Ramadan ini, sehingga puasa benar-benar meningkatkan iman dan takwa kita,” tuturnya di hadapan jamaah.
Kegiatan Tarhim berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang ibadah, momentum ini juga memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat di desa. Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan dari Baznas dan bantuan Alqur’an dari Kementrian Agama Banjarnegara untuk takmir Masjid Raudhatul Janah..*** (kominfo_mjp).





0 Komentar